Berita

Polantas Menyapa: Tekan Laka Lantas di Pelabuhan Lembar Lombok Barat

×

Polantas Menyapa: Tekan Laka Lantas di Pelabuhan Lembar Lombok Barat

Share this article
Operasi Keselamatan Rinjani 2026: Satlantas Lobar Ramp Check Bus AKAP

Lombok Barat, NTB – Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran para pengemudi angkutan umum, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat menggelar aksi simpatik bertajuk “Polantas Menyapa”. Kegiatan yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check ini dilaksanakan di kawasan strategis Pelabuhan Penyebrangan Lembar-Padangbai, Kabupaten Lombok Barat, pada Kamis (12/2/2026).

Langkah proaktif ini menjadi bagian dari rangkaian sosialisasi Operasi Keselamatan Rinjani 2026 yang tengah digencarkan oleh jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB). Dimulai sejak pukul 12.30 WITA, personel kepolisian menyasar para pengemudi bus antarkota antarprovinsi (AKAP) maupun angkutan logistik yang baru tiba maupun yang akan menyeberang menuju Bali.

Komitmen Mewujudkan Kamseltibcar Lantas di Jalur Vital

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mewakili Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si. Kehadiran petugas di lapangan bukan sekadar melakukan pengawasan formal, melainkan membangun dialog persuasif dengan para pengguna jalan guna memastikan terciptanya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).

Kapolres Lombok Barat melalui Kasat Lantas Iptu Anton Prasetya Wijaya menegaskan bahwa Pelabuhan Lembar merupakan titik vital pergerakan orang dan barang. Oleh karena itu, kesiapan fisik kendaraan dan kondisi kesehatan pengemudi menjadi prioritas utama. Menurutnya, kelalaian sekecil apa pun di jalur penyeberangan dapat berdampak fatal bagi keselamatan publik.

“Hari ini kami melaksanakan giat Polantas Menyapa sekaligus ramp check bersama jajaran Dit Lantas Polda NTB. Fokus utama kami adalah memberikan edukasi langsung kepada para driver bus mengenai pentingnya aspek keselamatan di jalan raya, terutama dalam menyambut Operasi Keselamatan Rinjani 2026,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya di sela-sela kegiatan.

Pemeriksaan Teknis Kendaraan dan Edukasi Driver

Dalam pelaksanaan ramp check, personel Unit Kamsel Satlantas Polres Lombok Barat melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap komponen teknis kendaraan. Hal ini meliputi pengecekan fungsi rem, kondisi ban, lampu utama, lampu sein, hingga ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) dan kotak P3K di dalam bus. Petugas ingin memastikan bahwa setiap kendaraan yang beroperasi dari dan menuju Pelabuhan Lembar berada dalam kondisi prima.

Selain pengecekan fisik, edukasi mengenai budaya tertib berlalu lintas menjadi poin krusial dalam program “Polantas Menyapa”. Petugas mengingatkan para pengemudi untuk tidak memaksakan diri berkendara saat mengantuk dan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada. Pendekatan humanis ini diharapkan dapat mengubah pola pikir pengemudi dari sekadar menggugurkan kewajiban menjadi kesadaran akan tanggung jawab nyawa penumpang.

“Kami ingin para driver selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara dan membiasakan budaya tertib berlalu lintas. Tujuannya jelas, agar tercipta Kamseltibcar Lantas yang kondusif di wilayah hukum Polres Lombok Barat, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan,” tambah Iptu Anton.

Sosialisasi Operasi Keselamatan Rinjani 2026

Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari ini juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi intensif terkait Operasi Keselamatan Rinjani 2026. Melalui pembagian brosur dan dialog tatap muka, polisi berharap masyarakat lebih memahami jenis-jenis pelanggaran yang menjadi sasaran prioritas operasi, seperti penggunaan ponsel saat berkendara, melawan arus, hingga penggunaan helm dan sabuk pengaman.

Respon positif datang dari para pengemudi bus di Pelabuhan Lembar. Sebagian besar mengapresiasi langkah kepolisian yang turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan. Bagi mereka, pemeriksaan ini juga membantu memastikan bahwa armada yang mereka kemudikan memang laik jalan sebelum menempuh perjalanan jauh melintasi provinsi.

Dengan adanya kegiatan rutin seperti Polantas Menyapa dan ramp check ini, Polres Lombok Barat berharap angka kecelakaan yang diakibatkan oleh faktor kerusakan kendaraan maupun kelalaian manusia (human error) dapat ditekan secara signifikan. Sinergitas antara petugas dan pengguna jalan menjadi kunci utama dalam mewujudkan jalan raya yang lebih selamat bagi semua pihak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…