Berita

Polri Dorong Ketahanan Pangan di Banyu Urip Lombok Barat

×

Polri Dorong Ketahanan Pangan di Banyu Urip Lombok Barat

Share this article
Sinergi Bhabinkamtibmas dan Peternak Gerung Perkuat Pangan

Lombok Barat, NTB – Upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional terus digalakkan hingga ke level akar rumput melalui peran aktif aparat kepolisian. Di Kabupaten Lombok Barat, sinergi antara kepolisian dan masyarakat tani menjadi kunci utama dalam memastikan ketersediaan pangan mandiri tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global.

Pada Jumat (23/1), Personel Bhabinkamtibmas Desa Banyu Urip, Aiptu Wayan Suartana, melaksanakan kegiatan sambang dialogis dan silaturahmi bersama warga peternak di Dusun Sambiratik, Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi Polri dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat terkait ketahanan pangan melalui pendampingan langsung kepada pelaku sektor agraris dan peternakan di wilayah pedesaan.

Optimalisasi Sektor Peternakan dan Pertanian Lokal

Dalam kunjungan tersebut, Aiptu Wayan Suartana tidak hanya sekadar memantau situasi keamanan, namun juga meninjau langsung area pertanian jagung yang dikelola warga di sekitar pemukiman. Berdasarkan fakta visual di lapangan, tanaman jagung yang menjadi komoditas unggulan warga setempat tampak tumbuh subur, mencerminkan potensi besar lahan desa jika dikelola dengan intensif.

Aiptu Wayan menyempatkan diri berdialog secara mendalam dengan salah satu tokoh peternak kambing setempat, Saudara Rusdi. Dalam percakapan yang berlangsung hangat, beliau memberikan motivasi agar Rusdi dan peternak lainnya tetap menekuni serta mempertahankan usaha peternakan kambing secara serius. Sektor peternakan dinilai bukan sekadar usaha sampingan, melainkan pilar ekonomi keluarga yang tangguh dalam menghadapi fluktuasi harga bahan pokok.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kapolsek Gerung, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran, menegaskan bahwa kehadiran personel di tengah peternak merupakan bentuk dukungan moral sekaligus fungsi pengawasan. Keamanan ternak dan keberlanjutan pakan menjadi fokus utama yang perlu mendapat perhatian bersama agar masyarakat merasa tenang dalam berproduksi.

“Kami terus mendorong personel Bhabinkamtibmas untuk aktif memberikan edukasi dan motivasi kepada warga agar tidak ragu dalam memaksimalkan potensi sumber daya alam di sekitarnya. Fokus kami adalah bagaimana sektor peternakan di Desa Banyu Urip ini bisa menjadi penyokong utama kebutuhan protein masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga itu sendiri,” ujar Kapolsek Gerung, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran.

Edukasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan melalui Media Polibag

Selain memberikan dorongan pada sektor peternakan skala menengah, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan edukasi mengenai pentingnya kemandirian pangan di tingkat rumah tangga. Edukasi ini menyasar pemanfaatan lahan pekarangan kosong yang seringkali terabaikan. Aiptu Wayan mengimbau warga untuk mulai menanam berbagai jenis sayur-sayuran dengan media polibag di area sekitar rumah masing-masing.

Penggunaan polibag dinilai sebagai solusi praktis bagi warga yang memiliki keterbatasan lahan namun ingin berkontribusi dalam ketersediaan pangan. Dengan menanam cabai, tomat, dan sayuran hijau lainnya secara mandiri, ketergantungan masyarakat terhadap pasar dapat berkurang, sehingga pengeluaran rumah tangga dapat lebih ditekan. Langkah preventif ini dinilai sangat efektif untuk menciptakan ketahanan pangan yang dimulai dari dapur keluarga.

Komitmen Polri dalam Pendampingan Berkelanjutan

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan di tingkat desa. Kehadiran Polri di tengah ladang dan kandang milik warga menunjukkan bahwa tugas kepolisian kini telah bertransformasi, tidak hanya terpaku pada penegakan hukum tetapi juga menjadi katalisator pembangunan ekonomi lokal.

Aiptu Wayan Suartana menegaskan bahwa Polri akan terus hadir memberikan pendampingan secara rutin. Hal ini bertujuan agar masyarakat Desa Banyu Urip mampu memaksimalkan potensi sumber daya lokal yang dimiliki tanpa rasa khawatir akan kendala teknis maupun keamanan. Dengan adanya sinergi yang solid, diharapkan Desa Banyu Urip dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Gerung dalam mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional yang berkelanjutan dan mandiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…