Berita

Bhabinkamtibmas Bagik Polak Barat Kawal Ketahanan Pangan

×

Bhabinkamtibmas Bagik Polak Barat Kawal Ketahanan Pangan

Share this article
Polisi di Lombok Barat Motivasi Petani Optimalkan Lahan

Lombok Barat, NTB – Komitmen dalam memperkuat ketahanan pangan nasional terus digelorakan hingga ke tingkat desa. Melalui peran aktif kepolisian di kewilayahan, personel Bhabinkamtibmas Desa Bagik Polak Barat menunjukkan dedikasi nyata dengan terjun langsung ke lahan pertanian guna memberikan pendampingan intensif kepada para petani di wilayah hukum Polsek Labuapi.

Pada Senin (22/12/2025), suasana di Dusun Jogot tampak berbeda dengan kehadiran personel kepolisian yang berbaur dengan warga di tengah ladang. Fokus utama dalam kegiatan sambang desa kali ini adalah melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman jagung yang menjadi salah satu komoditas unggulan warga setempat. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Pendampingan Petani untuk Optimalisasi Lahan

Kehadiran Polri di sektor pertanian bukan sekadar kunjungan formalitas. Personel Bhabinkamtibmas secara proaktif melakukan dialog edukatif bersama para petani untuk membahas berbagai kendala di lapangan serta memberikan motivasi agar masyarakat tetap produktif. Dalam kunjungan tersebut, petugas mendorong warga untuk memaksimalkan setiap jengkal lahan yang dimiliki, mulai dari area persawahan yang luas hingga optimalisasi lahan pekarangan rumah.

Edukasi mengenai pola tanam dan perawatan tanaman jagung menjadi poin penting dalam diskusi tersebut. Mengingat jagung merupakan komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan relatif adaptif dengan kondisi lahan di wilayah Lombok Barat, pengelolaannya yang maksimal diharapkan mampu menjadi tulang punggung ekonomi keluarga petani di Desa Bagik Polak Barat.

Kapolsek Labuapi, Ipda I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa peran kepolisian saat ini telah bertransformasi tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga sebagai katalisator pembangunan ekonomi di tingkat akar rumput. Menurutnya, ketahanan pangan adalah fondasi utama bagi stabilitas nasional yang harus dijaga bersama.

Pernyataan Kapolsek Terkait Ketahanan Pangan

Dalam kesempatan terpisah, Ipda I Nyoman Rudi Santosa memberikan penjelasan mendalam mengenai urgensi keterlibatan personelnya di sektor pertanian. Ia menyatakan bahwa pendampingan ini merupakan instruksi langsung untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan linear hingga ke tingkat desa.

“Kami melalui personel Bhabinkamtibmas di lapangan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya para petani. Fokus kami adalah memastikan bahwa program ketahanan pangan ini bukan sekadar wacana, melainkan ada aksi nyata di lapangan seperti yang dilakukan di Dusun Jogot hari ini,” ujar Ipda I Nyoman Rudi Santosa saat dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, Ipda Nyoman menambahkan bahwa pengawasan terhadap tanaman jagung milik warga dilakukan untuk memantau potensi kendala produksi sejak dini. “Kami memberikan motivasi kepada warga agar lebih produktif mengelola potensi yang ada. Baik itu lahan persawahan maupun lahan pekarangan, semuanya harus dioptimalkan. Jika ketahanan pangan di tingkat desa sudah kuat, maka secara nasional kita akan lebih tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi,” tambahnya.

Harapan Peningkatan Produktivitas di Bagik Polak Barat

Upaya konsisten yang dilakukan oleh Polsek Labuapi melalui Bhabinkamtibmas Desa Bagik Polak Barat ini diharapkan mampu memicu semangat baru bagi para petani. Dengan adanya pendampingan dan jaminan keamanan, para petani merasa lebih terperhatikan dalam menggarap lahan mereka. Hal ini terlihat dari antusiasme warga Dusun Jogot saat berdiskusi mengenai teknik perawatan tanaman jagung yang lebih efektif untuk meningkatkan hasil panen.

Selain aspek teknis pertanian, kehadiran polisi di tengah ladang juga berfungsi untuk menyerap aspirasi warga secara langsung. Dialog dua arah yang tercipta membangun kepercayaan publik yang lebih kuat terhadap Polri, sekaligus memastikan situasi wilayah tetap kondusif selama masa tanam hingga menjelang masa panen tiba.

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan sambang desa dan pendampingan petani di wilayah Desa Bagik Polak Barat berjalan dengan lancar. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara berkala dan berkolaborasi dengan instansi terkait guna memastikan produktivitas pertanian di wilayah Lombok Barat tetap berada pada tren positif demi tercapainya kedaulatan pangan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…