Berita

Panen Jagung P27 di Beleka Berjalan Sukses, Polisi Turun Langsung Kawal Petani

×

Panen Jagung P27 di Beleka Berjalan Sukses, Polisi Turun Langsung Kawal Petani

Share this article

Gerung, NTB – Upaya penguatan sektor pertanian dan menjaga stabilitas ketahanan pangan terus menjadi prioritas di berbagai wilayah. Di Desa Beleka, kegiatan panen jagung varietas P27 milik salah seorang warga, Bapak Muh. Khalid, mendapatkan perhatian khusus melalui kegiatan monitoring dan pengamanan dari pihak kepolisian setempat.

Pelaksanaan Harian (PLH) Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gerung, Ipda Manda Arya Nugraha, S.H., memimpin kegiatan sambang desa sekaligus pengawasan langsung terhadap proses panen komoditas strategis ini. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 10 November 2025, mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai ini, berjalan aman dan lancar berkat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.

Peran Aktif Bhabinkamtibmas dalam Memonitor Panen Komoditas Strategis

Monitoring kegiatan panen jagung ini dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas (BKTM) Desa Beleka sebagai bagian dari tugas pokok dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan. Jagung merupakan salah satu komoditas pangan utama di Indonesia, sehingga setiap proses produksinya, terutama pada masa panen, memerlukan pengawasan untuk memastikan kelancaran dan keamanan distribusi.

Lahan jagung seluas 0.20 hektar milik Bapak Muh. Khalid yang dipanen adalah jenis P27, salah satu varietas unggul yang dikenal memiliki produktivitas tinggi. Setelah proses pemanenan selesai, seluruh hasil jagung tersebut segera diangkut menuju Gudang Nurul Hakim di Desa Beleka untuk melalui tahap penggilingan dan penjemuran.

“Kehadiran kami, khususnya BKTM, di tengah-tengah petani saat musim panen adalah wujud dukungan penuh Kepolisian terhadap sektor pertanian. Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan panen berjalan tertib dan aman, tanpa hambatan berarti,” ujar Ipda Manda Arya Nugraha, S.H., PLH Kapolsek Gerung.

Proses Distribusi Jagung: Dari Lahan ke Bulog untuk Stabilitas Pasokan

Setelah melalui proses pengolahan pasca-panen, jagung milik Bapak Muh. Khalid ini memiliki destinasi akhir yang strategis, yaitu Perum Bulog (Badan Urusan Logistik). Pengiriman hasil panen lokal ke Bulog merupakan langkah penting dalam ekosistem pangan nasional. Hal ini tidak hanya memastikan harga beli yang stabil bagi petani, tetapi juga memperkuat stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang dikelola oleh Bulog.

Ipda Manda Arya Nugraha, S.H., menambahkan bahwa proses ini mencerminkan kontribusi nyata petani lokal dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. “Kami sangat mengapresiasi semangat Bapak Khalid dan petani lainnya. Rencana pengiriman ke Bulog ini menunjukkan bahwa hasil panen di Beleka turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas pasokan jagung, baik untuk kebutuhan pakan ternak maupun konsumsi pangan,” tegasnya.

Keselamatan dan Kelancaran Panen: Indikator Keberhasilan Sinergi Desa

Hasil yang dicapai dari kegiatan monitoring ini adalah seluruh proses panen di lahan jagung berjalan dengan aman dan lancar. Tidak ada laporan mengenai gangguan Kamtibmas atau kendala teknis yang menghambat petani. Keberhasilan ini tidak terlepas dari koordinasi yang baik antara pemilik lahan, kelompok tani, dan BKTM Desa Beleka.

“Alhamdulillah, panen jagung kami berjalan lancar. Adanya pengamanan dan pengawasan dari Bapak BKTM membuat kami merasa lebih tenang dan fokus bekerja. Ini sangat membantu kami, dari awal tanam sampai proses pengangkutan untuk diproses lebih lanjut,” tutur Bapak Muh. Khalid, pemilik lahan, yang merasa terbantu dengan kehadiran aparat kepolisian.

Kegiatan monitoring ini sekaligus menjadi sarana komunikasi dua arah antara kepolisian dan petani, di mana aparat dapat menerima masukan langsung terkait potensi kerawanan yang mungkin terjadi di wilayah pertanian. Dengan narasi yang mengalir, kegiatan ini menegaskan kembali komitmen Kepolisian Sektor Gerung dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi peningkatan produktivitas pertanian di wilayahnya. Keberhasilan panen jagung di Dusun Beleka ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi petani lain dan secara berkelanjutan mendukung Program Ketahanan Pangan Daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…