Berita

Satlantas Latih Siswa SMP di Lombok Barat Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas

×

Satlantas Latih Siswa SMP di Lombok Barat Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas

Share this article
PKS SMPN 1 Labuapi, Generasi Muda Penjaga Kamseltibcar Lantas

Lombok Barat, NTB – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat, Polda NTB, kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan kesadaran akan tertib berlalu lintas sejak usia dini. Pada hari Selasa, 28 Oktober 2025, personel Satlantas melaksanakan kegiatan pembinaan intensif kepada anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di SMPN 1 Labuapi. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukum Polres Lombok Barat.

Edukasi Komprehensif: Dilatih Baris Berbaris dan Gerakan Pengaturan Lalu Lintas

Pembinaan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di SMPN 1 Labuapi ini dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Sat. Lantas Polres Lombok Barat, IPDA SUPRIADI SAPUTRA. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan edukasi mendalam mengenai budaya tertib berlalu lintas kepada para siswa anggota PKS.

Selain pemahaman teoritis, para pelajar juga menerima pelatihan praktik yang krusial. Mereka dilatih tentang baris berbaris untuk menumbuhkan kedisiplinan dan kekompakan, serta yang paling utama adalah menguasai 12 gerakan pengaturan lalu lintas. Kemampuan ini sangat penting agar anggota PKS dapat secara efektif membantu pengaturan lalu lintas, terutama saat jam sibuk di sekitar lingkungan sekolah.

IPDA SUPRIADI SAPUTRA menegaskan bahwa anggota PKS memiliki peran ganda yang sangat strategis. Mereka tidak hanya bertugas membantu kelancaran di sekitar sekolah, tetapi juga menjadi duta kepolisian di tengah rekan-rekan mereka.

“Kami menekankan bahwa anggota PKS adalah pelopor keselamatan berlalu lintas di sekolahnya. Dengan menguasai 12 gerakan dasar pengaturan lalu lintas, mereka bisa menjadi perpanjangan tangan kami dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tertib dari risiko kecelakaan,” ujar IPDA Supriadi.

Upaya Preventif Menekan Angka Kecelakaan Pelajar

Kegiatan pembinaan PKS ini merupakan langkah preventif Satlantas Polres Lombok Barat, mengingat tingginya dominasi usia produktif, termasuk pelajar, dalam kasus kecelakaan lalu lintas. Data kecelakaan yang melibatkan pelajar sering kali disebabkan oleh kurangnya pemahaman akan aturan dan minimnya kesadaran keselamatan. Oleh karena itu, melalui program PKS, kepolisian berupaya menyentuh langsung kalangan pelajar untuk menanamkan disiplin berlalu lintas sejak dini.

Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Dina Rizkiana, S.Tr.K., dalam keterangannya, menyampaikan bahwa pembinaan PKS adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan masyarakat. Beliau menekankan bahwa upaya menekan angka kecelakaan memerlukan kerja sama semua pihak, dan sekolah merupakan salah satu titik krusial.

“Program Pembinaan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk bersama-sama menjaga Kamseltibcar Lantas di wilayah hukum Polres Lombok Barat. Kami percaya bahwa edukasi yang diberikan hari ini akan membentuk karakter pelajar yang disiplin dan bertanggung jawab di jalan raya di masa depan,” tegas Iptu Dina Rizkiana, S.Tr.K., menutup pernyataannya.

Pilar Disiplin di Gerbang Sekolah

Patroli Keamanan Sekolah (PKS) adalah organisasi yang anggotanya berasal dari siswa-siswi sekolah yang bertugas membantu polisi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Dengan pembinaan yang rutin dan terarah, seperti yang dilakukan oleh Unit Kamsel Satlantas Polres Lombok Barat di SMPN 1 Labuapi, anggota PKS diharapkan mampu melaksanakan tugasnya dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelatihan teknis, tetapi juga penanaman nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan etika berlalu lintas. Diharapkan, ilmu yang didapat tidak hanya bermanfaat saat mereka bertugas sebagai PKS, tetapi juga menjadi bekal yang tertanam saat mereka kelak menjadi pengendara di jalan raya.

Apresiasi dari pihak sekolah terhadap kegiatan ini juga sangat tinggi. Kepala Sekolah SMPN 1 Labuapi menyambut baik inisiatif Polres Lombok Barat ini, karena dianggap sangat membantu dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan mendukung pembentukan karakter siswa yang positif. Kolaborasi antara kepolisian dan lembaga pendidikan semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut dan diperluas ke sekolah-sekolah lainnya di Lombok Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…