Berita

Polsek Sekotong Bagi Nutrisi Mantap, Warga Dusun Nambung Tersentuh

×

Polsek Sekotong Bagi Nutrisi Mantap, Warga Dusun Nambung Tersentuh

Share this article
Bhabinkamtibmas Buwun Mas Hadirkan Bantuan Bergizi untuk Warga Sekotong

LOMBOK BARAT – Kepedulian nyata Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung kesejahteraan masyarakat kembali terlihat di wilayah Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pada Rabu, 22 Oktober 2025, jajaran personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sekotong, Polres Lombok Barat, turun langsung ke Dusun Nambung, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, untuk melaksanakan kegiatan sambang dan penyaluran bantuan bertajuk “Nutrisi Mantap”.

Program Nutrisi Mantap ini merupakan inisiatif kemanusiaan Polri yang berfokus pada pemberian makanan bergizi tinggi kepada warga prasejahtera di desa-desa binaan. Lebih dari sekadar bantuan, kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk memperkuat jalinan komunikasi dan silaturahmi antara aparat kepolisian dengan masyarakat, selaras dengan peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan rakyat.

Kehadiran Polri Membawa Bantuan Bergizi di Kaki Sekotong

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 Wita ini dipimpin oleh tim pelaksana yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Desa Buwun Mas, Aipda Teguh Martanto, didampingi Kanit Binmas Polsek Sekotong, Aipda I Komang Sunantara, serta Bamin Binmas Polsek Sekotong, Bripda Rahman. Mereka menyambangi langsung kediaman warga yang menjadi penerima manfaat, yaitu Bapak Papuk Muna, IM, dan Bapak Papuk Pisah di Dusun Nambung.

Pemberian makanan dengan kandungan gizi tinggi ini ditujukan untuk memberikan dukungan nutrisi yang optimal, terutama bagi warga yang membutuhkan perhatian lebih. Program ini menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada isu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga merangkul dimensi sosial kemanusiaan, termasuk upaya peningkatan kualitas hidup warga melalui asupan gizi yang layak.

Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, S.H., M.I.Kom., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah refleksi dari komitmen Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Beliau menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat, tidak hanya saat ada masalah, tetapi juga dalam momen kepedulian sosial.

“Pemberian Nutrisi Mantap ini adalah bentuk nyata kepedulian kami. Kami memilih makanan bergizi tinggi agar manfaatnya optimal bagi penerima, terutama untuk Bapak Papuk Muna dan Bapak Papuk Pisah yang kami sambangi,” ujar Iptu I Ketut Suriarta. “Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan untuk mempererat ikatan emosional antara Polri dan warga. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran Polsek Sekotong sebagai mitra yang peduli dan siap membantu dalam berbagai aspek kehidupan, bukan hanya penegakan hukum.”

Mempererat Silaturahmi, Menjaga Komunikasi yang Hangat

Selain penyerahan bantuan, momen sambang ini juga dimanfaatkan untuk berdialog dan mendengarkan langsung kondisi serta aspirasi dari warga Dusun Nambung. Interaksi yang hangat ini menjadi kunci keberhasilan program Nutrisi Mantap, karena memungkinkan personel Polsek Sekotong memahami kebutuhan riil masyarakat di wilayah binaannya.

Hasil yang dicapai dari kegiatan ini pun bersifat dua arah. Pertama, terjalinnya silaturahmi yang lebih erat di Desa Buwun Mas. Kedua, komunikasi yang berkelanjutan dengan warga desa binaan tetap terjaga. Kehadiran personel Polsek Sekotong di tengah-tengah masyarakat memastikan bahwa informasi dan pesan-pesan Kamtibmas dapat tersampaikan dengan baik, sekaligus menepis jarak yang mungkin ada antara aparat dan warga.

Aipda Teguh Martanto, selaku Bhabinkamtibmas Desa Buwun Mas, yang merupakan ujung tombak Polri di tingkat desa, memiliki peran krusial dalam mengidentifikasi warga yang paling membutuhkan bantuan. Kehadirannya secara rutin memungkinkan program-program sosial seperti Nutrisi Mantap ini tepat sasaran.

Nutrisi Mantap: Program Unggulan Polsek Sekotong untuk Kesejahteraan

Program Nutrisi Mantap Polsek Sekotong, yang merupakan bagian dari inisiatif kemanusiaan yang lebih luas dari Polres Lombok Barat dan Polda NTB, telah menjadi agenda rutin dalam upaya mendukung pemerintah daerah menanggulangi isu-isu sosial, termasuk kesehatan dan kekurangan gizi di kalangan warga prasejahtera.

Langkah ini menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya mencakup upaya preventif dan represif terhadap tindak kejahatan, tetapi juga dimensi sosial-preventif, yaitu mencegah dampak buruk dari kesulitan ekonomi atau kurangnya akses terhadap kebutuhan dasar. Melalui inisiatif ini, Polsek Sekotong berharap dapat terus menjadi bagian integral dari solusi bagi masalah-masalah sosial di masyarakat, serta membangun citra Polri yang humanis, dekat, dan tepercaya.

Diharapkan, program ini akan terus bergulir, menyentuh lebih banyak warga yang membutuhkan, dan memperkuat sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Sekotong. Komitmen ini selaras dengan prinsip Polri Presisi yang berorientasi pada pelayanan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…