Berita

Bhabinkamtibmas Dampingi Kadis Pertanian Tinjau Irigasi di Ombe Baru

×

Bhabinkamtibmas Dampingi Kadis Pertanian Tinjau Irigasi di Ombe Baru

Share this article
Peran Nyata Bhabinkamtibmas dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani

Lombok Barat – Sinergi antara Kepolisian, khususnya peran aktif Bhabinkamtibmas, dengan instansi terkait dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Lombok Barat terus diperkuat. Hal ini tampak jelas dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 22 Oktober 2025, di Dusun Rerot Barat, Desa Ombe Baru, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Bhabinkamtibmas Desa Ombe Baru, Aipda Khairul Iman, turut mendampingi dan mengamankan kunjungan Kepala Dinas Pertanian (Kadis Pertanian) Kabupaten Lombok Barat, Damayanti Widyaningrum, beserta staf.

Peran Bhabinkamtibmas dalam Mendukung Pembangunan Irigasi

Kunjungan Kadis Pertanian Lobar yang berlangsung mulai pukul 09.30 WITA tersebut memiliki fokus utama pada pengecekan bangunan proyek pembuatan irigasi pertanian. Irigasi yang dibangun melalui program Dinas Pertanian Lobar ini memiliki panjang mencapai 150 meter dan diharapkan mampu mengoptimalkan pengairan sawah warga.

Aipda Khairul Iman hadir di lokasi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Kehadirannya tidak hanya sebatas pengamanan, namun juga sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan petani. Kegiatan pengecekan ini juga melibatkan PPL Desa Ombe Baru, Ernawati, serta Ketua Kelompok Pertanian Beriuk Pacu, Bapak Tahmid.

Dalam suasana pengecekan, Aipda Khairul Iman dan tim dari Dinas Pertanian turut memantau langsung kondisi dan hasil pertanian warga di sekitar lokasi proyek irigasi. Pengecekan ini menjadi penting untuk melihat kesesuaian antara infrastruktur irigasi yang dibangun dengan kebutuhan riil petani di lapangan.

Kapolsek Kediri, Polres Lombok Barat, Polda NTB, Iptu Pulung Anggara Surya Putra, S.Tr.K, menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi ini. “Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam mendampingi kegiatan pembangunan infrastruktur pertanian seperti irigasi adalah wujud komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami memastikan proses ini berjalan tanpa hambatan, sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh para petani,” ujar Iptu Pulung Anggara Surya Putra, menggarisbawahi fungsi Bhabinkamtibmas sebagai mitra pembangunan di tingkat desa.

Mendorong Peran Pemerintah Desa untuk Antisipasi Bencana

Usai mendampingi pengecekan irigasi, Bhabinkamtibmas Aipda Khairul Iman melanjutkan kegiatan sambang ke rumah Pekasih (Kepala Urusan Pengairan) Desa Ombe Baru, Bapak Mahruf, yang dilaksanakan sekitar pukul 10.30 WITA. Pertemuan ini secara khusus membahas keberadaan irigasi baru dan dampak positifnya bagi petani.

Dalam kunjungannya, Aipda Khairul Iman menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih karena pembangunan saluran irigasi sepanjang 150 meter tersebut sangat membantu warga petani dalam mengairi sawah mereka, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan produksi pertanian. Saluran irigasi yang memadai adalah kunci untuk menghindari gagal panen akibat kekeringan dan memastikan pertumbuhan tanaman optimal.

Namun, di samping keberhasilan pembangunan irigasi, Aipda Khairul Iman juga mengingatkan pentingnya langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam, khususnya banjir.

“Kami juga menitipkan pesan kepada Bapak Pekasih dan Pemerintah Desa agar ikut membantu dalam pemeliharaan atau rehabilitasi saluran air lainnya. Saluran air yang baik bukan hanya untuk mengairi sawah, tapi juga berfungsi sebagai pencegah banjir, terutama saat musim hujan tiba. Sinergi antara petani, pekasih, dan pemerintah desa sangat dibutuhkan untuk menjaga infrastruktur ini,” tambah Aipda Khairul Iman, menekankan aspek keamanan lingkungan (Kamtibmas) yang berkelanjutan.

Manfaat Peningkatan Infrastruktur Pertanian bagi Kesejahteraan

Inisiatif pembangunan irigasi di Dusun Rerot Barat, Desa Ombe Baru, ini menunjukkan fokus pemerintah daerah bersama pihak kepolisian dalam memajukan sektor pertanian. Air merupakan elemen vital bagi pertanian, dan dengan adanya saluran irigasi yang baru dan terawat, petani dapat lebih tenang dalam menggarap lahannya. Peningkatan efisiensi pengairan akan berdampak pada potensi peningkatan hasil panen, yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat petani.

Kegiatan pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas ini adalah contoh nyata hadirnya aparat keamanan di tengah masyarakat. Kehadiran Aipda Khairul Iman memastikan bahwa program pemerintah berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari gangguan kamtibmas. Kolaborasi yang harmonis antara Polri, Dinas Pertanian, dan perangkat desa menjadi model ideal dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan memiliki ketahanan pangan yang kuat, sejalan dengan program-program prioritas pemerintah daerah dan nasional. Diharapkan, sinergi ini terus berlanjut demi mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…