Berita

Polsek Sumbawa Gelar Patroli Blue Light dan KRYD, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

×

Polsek Sumbawa Gelar Patroli Blue Light dan KRYD, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Share this article

Sumbawa Besar, NTB — Kepolisian Sektor Sumbawa kembali mengintensifkan kegiatan patroli guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui Patroli Blue Light dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Quick Wins Program 5: Memantapkan Pemeliharaan Kamtibmas, yang bertujuan untuk menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Pada Rabu malam, 30 Juli 2025, mulai pukul 22.00 WITA hingga selesai, anggota Piket Regu III Polsek Sumbawa melaksanakan patroli di seluruh wilayah hukum Polsek Sumbawa. Sasaran utama patroli ini adalah tempat-tempat kerumunan warga dan titik-titik rawan 3C (Curas, Curat, Curanmor), serta potensi tindak pidana lainnya dan aksi premanisme.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K, melalui Kapolsek Sumbawa IPTU Rohmad Rondhi, menyampaikan “Patroli Blue Light dan KRYD ini akan terus kami laksanakan secara rutin, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya 3C dan tindak pidana lainnya. Kami berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sumbawa agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan nyaman. Mari kita bersama-sama menjadi bagian dari upaya menjaga Harkamtibmas.” ujarnya.

Selama pelaksanaan patroli, petugas aktif mendatangi lokasi-lokasi yang menjadi fokus perhatian. Selain melakukan pemantauan, anggota Polsek Sumbawa juga memberikan himbauan Kamtibmas kepada masyarakat dan remaja yang sedang berkumpul. Mereka diajak untuk bersama-sama menjaga Harkamtibmas di lingkungan masing-masing.

Petugas juga secara tegas menghimbau masyarakat agar tidak membawa senjata tajam terutama di tempat umum, sesuai dengan ketentuan UU Darurat No. 12 Tahun 1951. Himbauan ini disampaikan sebagai upaya preventif untuk menekan potensi tindak kriminalitas.

Hingga saat ini, berkat upaya rutin ini, situasi wilayah hukum Polsek Sumbawa dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polsek Sumbawa dalam menjaga stabilitas keamanan, serta pentingnya peran serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai. (MA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…