Berita

Polsek Taliwang Amankan Pawai Budaya dan Pembukaan Sandeka Dilao’ 2025 di Desa Labuhan Lalar

×

Polsek Taliwang Amankan Pawai Budaya dan Pembukaan Sandeka Dilao’ 2025 di Desa Labuhan Lalar

Share this article

Sumbawa Barat, NTB — Polsek Taliwang melaksanakan pengamanan kegiatan Pawai Budaya sekaligus pembukaan pagelaran seni budaya Sandeka Dilao’ tahun 2025 yang berlangsung meriah di Desa Labuhan Lalar, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, pada Sabtu (19/07/2025) pukul 15.00 WITA.

Kegiatan Sandeka Dilao’ merupakan tradisi tahunan masyarakat pesisir Desa Labuhan Lalar sebagai wujud rasa syukur kepada Allah Swt. atas karunia dan rezeki dari laut. Acara ini menjadi bagian penting dalam pelestarian budaya lokal, mengingat mayoritas warga desa bermata pencaharian sebagai nelayan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., Dandim 1628/SB Letkol Inf. Andri Karsa, S.Sos., M.Han., Kapolres Sumbawa Barat yang diwakili oleh Kabag Ops AKP I Dewa Gede Wija Astawa, S.H., perwakilan dari Kejari Sumbawa Barat, Wakil Ketua II DPRD KSB Merliza, S.Sos.I., M.M., Kepala OPD Sumbawa Barat, perwakilan manajemen PT AMNT, Kapolsek Taliwang, Danramil 01 Taliwang, Kepala Desa Labuhan Lalar, serta tokoh agama, masyarakat, pemuda, dan sekitar 500 peserta pawai budaya.

Rute pawai dimulai dari Dusun Muhajirin, melintasi Dusun Wara’ B, Dusun Toroh, Dusun Bangsal, dan berakhir di Dusun Wara’ A yang menjadi pusat kegiatan dan lokasi panggung utama Sandeka Dilao’.

Tema Sandeka Dilao’ tahun ini adalah “Menuju Peradaban yang Humanis”, yang merefleksikan harapan masyarakat dalam membangun nilai-nilai budaya yang menghargai kebersamaan dan kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Barat secara resmi membuka acara dan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Labuhan Lalar yang konsisten menyelenggarakan kegiatan ini setiap tahun.

“Sandeka Dilao’ bukan sekadar seremoni budaya, tetapi mengandung nilai adat yang kuat dan menjadi simbol kebersamaan masyarakat. Semoga kegiatan ini terus dilestarikan karena memiliki dampak sosial dan budaya yang besar,” ujar Bupati.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Zulkarnain, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Zainal Abidin, S.H., menyampaikan bahwa Polsek Taliwang mengerahkan personel di sejumlah titik rawan sepanjang rute pawai guna memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan.

“Pengamanan kami lakukan secara maksimal untuk mendukung terselenggaranya kegiatan budaya ini dengan aman dan tertib. Kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan dan komitmen kami dalam menjaga keamanan pada setiap event masyarakat,” jelas AKP Zainal.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana kondusif, tertib, dan penuh antusiasme dari warga maupun peserta yang hadir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…