Berita

Polres Loteng Berikan Layanan Dan Baksos Gratis Saat Car Free Day.

×

Polres Loteng Berikan Layanan Dan Baksos Gratis Saat Car Free Day.

Share this article

Lombok Tengah, (NTB) – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Lombok Tengah berikan pelayanan publik, layanan kesehatan gratis serta kegiatan sosial kepada masyarakat pada acara Car Free Day (CFD) di Praya, Minggu (22/6).
‎
‎Kegiatan ini merupakan serangkaian acara dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-79 serta merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk selalu dekat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
‎
‎Berbagai layanan kemudahan langsung diberikan kepada masyarakat Lombok Tengah. Pelayanan berupa Samsat Keliling untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor dan perpanjangan STNK dengan mudah.
‎
‎Selain itu, pelayanan pembuatan dan perpanjangan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) juga tersedia, membantu masyarakat dalam berbagai keperluan administrasi.
‎
‎Aspek kesehatan menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini. Pemeriksaan kesehatan gratis diselenggarakan bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pengecekan tekanan darah, gula darah, hingga konsultasi kesehatan dasar. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan memberikan akses pemeriksaan dini.
‎
‎Tak hanya itu, Polres Lombok Tengah juga menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama melalui bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban ekonomi bagi keluarga-keluarga prasejahtera di Lombok Tengah.
‎
‎Selain layanan dan bakti sosial, acara ini juga dimeriahkan dengan olahraga bersama yang diikuti oleh anggota Polres Lombok Tengah dan masyarakat. Kegiatan ini menekankan pentingnya gaya hidup sehat dan kebersamaan dalam menjaga kebugaran fisik.
‎
‎Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini adalah bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dapat memberikan dampak positif dan nyata bagi kesejahteraan masyarakat Lombok Tengah. Polri akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat,” ujarnya.
‎
‎Antusiasme masyarakat terlihat jelas sepanjang kegiatan, hal ini menunjukkan sambutan positif dari masyarakat terhadap kegiatan yang dilaksanakan Polres Lombok Tengah.
‎
‎”Semoga kegiatan yang kami lakukan ini paling tidak tidak dapat meringankan dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Lombok Tengah,” ucap Kapolres.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…