Berita

KONDISI RUMAH RUSAK PARAH, KAPOLRES BEDAH RUMAH PURNAWIRAWAN POLRI

×

KONDISI RUMAH RUSAK PARAH, KAPOLRES BEDAH RUMAH PURNAWIRAWAN POLRI

Share this article

 

Seorang purnawirawan Polri kini dapat memupus kekhawatiran lantaran rumahnya yang rusak parah, segera dibedah rumah.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menjelaskan bahwa Pemilik rumah yang yang akan diperbaiki tersebut, atas nama Aiptu (Purn) Kamilsyaf (pensiun 2024, jabatan terakhir Kanit Dalmas Polres Cimahi) menempati rumah tersebut sejak 9 Februari 2002.

Aiptu (Purn) Kamilsyaf memiliki istri an. Khusniwati namun pada tgl 24 Mei 2017 meninggal karena sakit, Ia dikaruniai 3 orang putri an. Sarah Avisa (18) pelajar, Syavira mega (16) pelajar dan Alifah syahda (12) pelajar yang pada saat ini tinggal serumah dengan Aiptu (Purn) Kamilsyaf.

“Kondisi rumah Aiptu (Purn) Kamilsyaf dalam keadaan rusak meliputi kusen jendela dan pintu utama rusak, tidak memiliki dapur layak, genting bocor, plafon tengah bolong, dinding luar, dinding luar dan dalam retak retak serta dinding luar juga dalam belum dicat.” ungkap Kombes Hendra, Sabtu (14/6/2025)

Kapolres Cimahi melaksanakan bedah rumah kediaman Aiptu (Purn) Kamilsyaf sebagai wujud apresiasi, penghormatan dan penghargaan setinggi tingginya dari institusi Polri khususnya Polres Cimahi kepada purnawirawan Polri Aiptu (Purn) Kamilsyaf atas pengabdian serta dedikasinya selama 39 tahun berdinas di Polres Cimahi , sehingga nanti apabila perbaikan sudah selesai Aiptu (Purn) Kamilsyaf dan keluarganya dapat tinggal lebih nyaman dan aman untuk menikmati masa pensiunnya bersama keluarga tercinta.

Aiptu (Purn) Kamilsyaf mengucapkan terimakasih kepada institusi Polri dan Kapolres Cimahi yang telah memberikan perhatian sangat besar dan luar biasa yang akan memperbaiki rumahnya serta merasa sangat terharu atas pelaksanaan dan perhatian untuk membedah rumah tersebut karena tidak pernah menduga Bapak Kapolres Cimahi masih memberikan perhatian kepadanya dan keluarganya.

“Bedah rumah akan dilaksanakan selama 2 minggu.” kata Kapolres.

Kegiatan bedah rumah ini dilakukan sebagai wujud kepedulian sosial Polri sehingga mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…