Berita

KAPOLDA NTB PIMPIN PELANTIKAN WAKAPOLDA DAN SERTIJAB DUA PEJABAT UTAMA POLDA NTB

×

KAPOLDA NTB PIMPIN PELANTIKAN WAKAPOLDA DAN SERTIJAB DUA PEJABAT UTAMA POLDA NTB

Share this article

 

Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan SIK., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pelantikan Wakapolda, Karorena dan Dirreskrimsus Polda NTB yang berlangsung di gedung Rupatama Polda NTB, Selasa (06/05/2025).

Selain Kapolda NTB, Upacara Sertijab tiga pejabat utama Polda NTB ini dihadiri Pejabat utama, Kapolres/ta jajaran serta Ketua dan Pengurus Bhayangkari Daerah NTB.

Prosesi upacara ini diawali dengan pengambilan sumpah jabatan yang diikuti oleh tiga pejabat utama Polda NTB yang dilantik sebelum diakhiri dengan penandatanganan berita acara Sertijab.

Adapun pejabat utama Polda NTB yang dilantik adalah Wakapolda NTB, yang kini dijabat oleh Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., menggantikan pejabat sebelumnya.

Karo Rena Polda NTB, diserahterimakan dari Kombes Pol. Suratno, SIK., kepada Kombes Pol. Sosilo Setiawan, S.I.K.

Dirreskrimsus Polda NTB, dari Kombes Pol. Idham Mahdi, S.I.K., kepada Kombes Pol. FX. Endriadi, S.I.K.

Dalam Kesempatan tersebut, Kapolda NTB menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi terhadap pejabat lama atas kinerja untuk Polda NTB selama ini serta berharap agar ditempat tugas yang baru dapat membawa institusi kearah yang lebih baik.

Demikian pula kepada Pejabat Baru, Kapolda NTB mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di keluarga besar Polda NTB serta berharap kehadirannya dapat membawa gairah baru untuk menjadikan Polda NTB kearah yang lebih maju lagi serta semakin dipercaya oleh masyarakat.

Pergantian pejabat dalam suatu organisasi menurut Kapolda NTB adalah sesuatu yang biasa dan lumrah namun diharapkan dapat menumbuhkan semangat sehingga upaya peningkatan kinerja dapat terwujud.

Pergantian Pejabat bukan hanya sekedar job untuk kebutuhan karir akan tetapi sebagai pola regenerasi dalam tubuh Polri dalam rangka mempertahankan serta perkembangan organisasi kearah yang lebih baik.

“Saya hanya berpesan kepada pejabat baru untuk segera beradaptasi dan mengenal medan secara cepat mengingat tantangan kita kedepannya cukup besar, “ucapnya.

Sebagai bagian dari keluarga besar Polda NTB Ia mengajak seluruh personel Polda NTB dan Polres/ta jajaran serta stakeholder terkait untuk terus berkolaborasi meningkatkan sinergi serta menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

“Mari kita berkomitmen untuk selalu menjaga Kamtibmas serta mengedepankan kepentingan negara dan masyarakat diatas segala-galanya, “pinta Kapolda.

“Dengan rasa tanggung jawab dan integritas yang tinggi maka Saya yakin kita dapat menjalankan tugas ini dengan hasil yang maksimal, “ucap Kapolda menambahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…