Berita

Tingkatkan Semangat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Labuhan Lalar Bantu Warga Persiapkan Lahan untuk Tanaman Bergizi

×

Tingkatkan Semangat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Labuhan Lalar Bantu Warga Persiapkan Lahan untuk Tanaman Bergizi

Share this article

Sumbawa Barat, NTB – Demi menyukseskan dan mendorong program ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Labuhan Lalar, Bripka Agus Rahmad Hidayat, yang merupakan anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Taliwang Polres Sumbawa Barat turun langsung membantu warga ke lahan yang sedang dipersiapkan untuk menanam tanaman bergizi, pada Senin, 21 April 2025.

Bripka Agus turun ke lahan warga didampingi oleh Babinsa Desa Labuhan Lalar di lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari di Dusun Wara’a Desa Labuhan Lalar yang dipersiapkan untuk ditanami tanaman bergizi yaitu kacang panjang, terong, cabe, tomat, dan tanaman bergizi lainnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para petani dalam meningkatkan hasil pertanian sayuran dan tanaman lainnya guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Bripka Agus berdialog langsung dengan para petani dan anggota KWT Lestari, memberikan dorongan agar mereka tetap semangat dalam mengembangkan pertanian sayuran. Ia menekankan pentingnya inovasi dalam bertani serta pemanfaatan teknologi pertanian yang lebih modern agar hasil panen semakin meningkat.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Zulkarnain, S.I.K., melalui Kasi Humas, AKP Zainal Abidin, S.H., mengapresiasi langkah Bhabinkamtibmas Desa Labuhan Lalar yang turun langsung mendampingi masyarakat dalam memanfaatkan lahan untuk ditanami tanaman bergizi, karena selain memiliki tugas pokok Bhabinkamtibmas juga sebagai penggerak ketahanan pangan sehingga harus mengambil langkah konkret untuk mendampingi masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.

“Kami tekankan kepada para Bhabinkamtibmas untuk terus mendampingi petani agar tetap semangat dan terus berinovasi dalam bertani, karena sektor pertanian memiliki peran penting dalam ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Zainal.

Dalam kegiatan tersebut, selain memberikan motivasi, Bripka Agus juga mengingatkan para petani untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan serta menjalin kerja sama dengan pihak kepolisian apabila ada permasalahan yang perlu diselesaikan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para petani setempat. Mereka merasa terbantu dengan perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian khususnya Bhabinkamtibmas dalam mendukung kesejahteraan petani bawang merah di wilayah mereka.

Dengan adanya dukungan dari kepolisian, diharapkan sektor pertanian khususnya produksi sayuran semakin berkembang, sehingga dapat berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat serta menyukseskan program ketahanan pangan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…