Berita

Sat Samapta Polres Sumbawa Barat Intensifkan Patroli Dialogis di Kawasan Tana Mira, Cegah 3C

×

Sat Samapta Polres Sumbawa Barat Intensifkan Patroli Dialogis di Kawasan Tana Mira, Cegah 3C

Share this article
Sumbawa Barat, NTB – Aktivitas masyarakat di Terminal dan Pasar Tana Mira, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, mendapat perhatian dari jajaran kepolisian. Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap kondusif, Satuan Samapta Polres Sumbawa Barat menggelar patroli dialogis di kawasan tersebut, Jumat siang (28/08/2026).

Sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat, Pasar dan Terminal Tana Mira menjadi lokasi yang rutin dipantau untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan. Kehadiran personel juga bertujuan memberikan rasa aman kepada pedagang, pengunjung, maupun masyarakat yang tengah melakukan aktivitas di kawasan tersebut.

Dalam patroli tersebut, personel Sat Samapta menyambangi para Sopir, pedagang, juru parkir, petugas pasar, hingga warga yang sedang berbelanja. Dengan mengedepankan pendekatan humanis, petugas berdialog langsung sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan serta lingkungan sekitar, mengingat kawasan pasar memiliki mobilitas masyarakat yang cukup tinggi. Petugas juga mengajak seluruh elemen yang beraktivitas di pasar untuk bersama-sama menjaga ketertiban.

Tak hanya memberikan imbauan, patroli dialogis tersebut juga dimanfaatkan personel untuk menggali informasi dari masyarakat terkait situasi keamanan yang berkembang di lingkungan pasar. Warga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta AKP Siswoyo, S.H., mengatakan patroli dialogis merupakan kegiatan rutin yang terus dilakukan sebagai langkah preventif menjaga stabilitas keamanan sekaligus mencegah berbagai bentuk tindak pidana, termasuk kejahatan 3C yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Dalam patroli tersebut personel tidak hanya memantau situasi untuk memastikan keamanan di kawasan tersebut, tetapi juga berdialog dengan masyarakat guna menggali informasi yang berkembang serta mengajak seluruh warga bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, ” ujar AKP Siswoyo.

Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi salah satu strategi penting dalam membangun kemitraan antara Polri dan warga. Melalui pertukaran informasi di lapangan, berbagai potensi gangguan keamanan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah pencegahan dapat segera dilakukan.

“Keamanan pasar merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak pedagang, petugas pasar, juru parkir, dan pengunjung untuk saling peduli serta tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan, ” tambahnya.

Melalui patroli yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, Polres Sumbawa Barat berkomitmen memastikan aktivitas masyarakat di pusat-pusat ekonomi tetap berlangsung aman, tertib, dan nyaman, sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan di wilayah hukumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…