Berita

Patroli Dialogis di Taman Tiangnam, Polisi Ajak Warga Jaga Keamanan dan Kenyamanan Bersama

×

Patroli Dialogis di Taman Tiangnam, Polisi Ajak Warga Jaga Keamanan dan Kenyamanan Bersama

Share this article
Sumbawa Barat, NTB – Taman Tiangnam, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian personel Satuan Samapta Polres Sumbawa Barat. Untuk memastikan aktivitas masyarakat berlangsung aman dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel menggelar patroli dialogis di kawasan tersebut, Rabu (26/08/2026).

Taman Tiangnam dikenal sebagai salah satu ruang publik yang ramai dimanfaatkan masyarakat untuk bersantai dan berkumpul bersama keluarga maupun teman. Tingginya aktivitas warga, khususnya pada waktu tertentu, mendorong kepolisian meningkatkan kehadiran melalui patroli preventif.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Samapta tidak hanya melakukan pemantauan di sekitar taman, tetapi juga menyambangi para pengunjung dan pelaku UMKM yang sedang beraktivitas. Dengan pendekatan humanis, petugas berdialog sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan menghindari berbagai aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Warga juga diimbau tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan pengunjung maupun memicu gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Rendy Andy Julikhlas, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta AKP Siswoyo, S.H., mengatakan patroli dialogis merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus langkah preventif untuk mencegah berbagai potensi tindak kejahatan.

“Dalam patroli tersebut personel tidak hanya memantau situasi untuk memastikan keamanan di kawasan tersebut, tetapi juga berdialog dengan masyarakat untuk menyampaikan imbauan kamtibmas serta menggali informasi yang berkembang. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, ” ujar AKP Siswoyo.

Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat merupakan salah satu strategi kepolisian untuk membangun kemitraan sekaligus mendeteksi lebih awal berbagai potensi gangguan keamanan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman tanpa mengganggu kenyamanan warga yang sedang menikmati waktu bersama keluarga maupun teman.

“Kami berharap patroli ini dapat memberikan rasa aman bagi para pengunjung yang tengah bersantai di Taman Tiangnam. Namun, warga juga kami imbau agar tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan demi keamanan dan kenyamanan bersama, ” tutupnya.

Polres Sumbawa Barat mengajak seluruh masyarakat menjadikan kawasan publik sebagai ruang bersama yang aman, nyaman, dan tertib. Partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan dinilai sangat penting untuk mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…