Berita

Cegah Tindak Pidana 3C, Polsek Labuhan Badas Intensifkan Patroli Blue Light di Taman Samota hingga SPBU

×

Cegah Tindak Pidana 3C, Polsek Labuhan Badas Intensifkan Patroli Blue Light di Taman Samota hingga SPBU

Share this article

Sumbawa Besar, NTB – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Labuhan Badas terus meningkatkan kegiatan Preventif guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pada malam hari. Anggota Piket Jaga Regu III Polsek Labuhan Badas melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light serta menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di sejumlah titik strategis wilayah hukum Polsek Labuhan Badas, Senin (24/08/2026) malam.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Labuhan Badas Iptu Eko Riyono, S.H., M.SI., dalam kegiatan patroli rutin yang menggunakan kendaraan dinas roda empat Hyundai tersebut dimulai sejak pukul 21.00 WITA hingga selesai.

Dalam pelaksanaan patroli malam tersebut, petugas menyasar beberapa lokasi yang dinilai rawan serta menjadi pusat aktivitas masyarakat, di antaranya kawasan wisata/publik Taman Samota, permukiman penduduk, serta area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Kehadiran mobil patroli dengan lampu rotator biru (blue light) yang menyala di sepanjang rute perjalanan bertujuan untuk memberikan efek pencegahan (deterrent effect) bagi pelaku kejahatan. Anggota piket jaga secara aktif memantau situasi di tempat-tempat keramaian guna mencegah terjadinya tindak pidana, khususnya kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).” Ujar Kapolsek Labihan Badas.

Selain melakukan pengawasan mobilitas warga, petugas juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan masyarakat serta memberikan imbauan Kamtibmas kepada para petugas keamanan (satpam) perkantoran dan objek vital di sekitar lokasi patroli.

“Melalui patroli Blue Light rutin ini, kami berupaya untuk terus hadir secara nyata di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman, mencegah potensi kejahatan 3C, serta memastikan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Labuhan Badas tetap kondusif.” Ujar Anggota Jaga Regu III di sela-sela kesibukannya.

Melalui pendekatan dialogis ini, petugas mengajak warga dan petugas keamanan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan potensi kerawanan kepada pihak kepolisian. Langkah proaktif ini tidak hanya mempererat sinergitas antara Polri dan masyarakat, tetapi juga wujud nyata komitmen Polri yang humanis dan berdedikasi dalam menjaga stabilitas Harkamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Labuhan Badas.

Seluruh rangkaian kegiatan patroli malam dan pemantauan situasi kamtibmas di berbagai titik strategis tersebut dapat berjalan dengan aman, tertib, serta terkendali tanpa adanya gangguan keamanan. (Hps)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…