Berita

Sat Binmas Polres Bima Kota Hadiri Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan

×

Sat Binmas Polres Bima Kota Hadiri Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan

Share this article

Kota Bima, NTB — Satuan Binmas Polres Bima Kota menghadiri kegiatan Operasi Pasar atau Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bima sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2026, sekitar pukul 09.00 WITA, bertempat di Kantor Kelurahan Dara, Kota Bima.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasat Binmas IPTU Agus Supriyanto, menjelaskan bahwa kehadiran personel Sat Binmas merupakan bentuk dukungan Kepolisian terhadap program pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pangan bagi masyarakat.

“Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan sinergi bersama dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” jelas IPTU Agus.

Selain membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut juga bertujuan mendukung Perum Bulog dalam mengoptimalkan daya beli masyarakat terhadap hasil panen kelompok tani lokal di wilayah Kota maupun Kabupaten Bima.

Salah satu komoditas yang disediakan dalam kegiatan tersebut adalah beras kualitas medium yang dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran. Kehadiran program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Di sisi lain, Gerakan Pangan Murah juga memberikan manfaat bagi petani lokal karena membantu menciptakan ruang yang lebih luas bagi Bulog dalam menyerap dan menampung hasil panen masyarakat.

Kasat Binmas menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, Bulog, Kepolisian dan seluruh pihak terkait sangat penting untuk menjaga stabilitas pangan, khususnya menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81.

“Polres Bima Kota mendukung berbagai langkah pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pangan dan kestabilan harga. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Polres Bima Kota melalui Sat Binmas akan terus mendukung program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, sekaligus menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…