Berita

Kapolres Bima Kabupaten di Dampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bima Menggelar Kunker di Mapolsek Monta ini Pesannya

×

Kapolres Bima Kabupaten di Dampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bima Menggelar Kunker di Mapolsek Monta ini Pesannya

Share this article

 

Kepala Kepolisian Resor Bima Kabupaten Polda NTB AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K., M.H.kembali melaksanakan kunjungan kerja ke beberapa Polsek jajaran di wilayah hukum Polres Bima Kabupaten.

Kali ini orang nomor satu di jajaran Polres Bima Kabupaten yang didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Bima Kabupaten Ny.Lia Anton berserta PJU mengujungi Mapolsek Monta Jum,at 10 Juli 2026 sekira pukul 08.30. Wita

Kapolres Bima mengatakan kunjungan itu selain dalam rangka silaturahmi dengan seluruh personel yang ada di Polsek Monta juga bertujuan untuk mengetahui secara langsung situasi yang ada di Polsek, baik personel, bangunan maupun kelengkapannya.

“Sehingga bisa mengetahui secara langsung kegiatan maupun kondisi yang real di lapangan,” ungkap Kapolres melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka dalam keterangan tertulisnya.

Tidak hanya itu kegiatan tersebut untuk memastikan kesiapan baik personel, sarana dan prasarana dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Dalam kesempatan itu Kapolres menekankan agar seluruh personel Polsek Monta tidak melakukan pelanggaran dan tidak terlibat langsung maupun secara tidak langsung dalam penyalahguaan narkoba dalam bentuk apapun.

“Bagi anggota kedapatan atau ketauan saya pastikan di PTDH”. Tegasnya.

Terkait penyelesaian setiap perkara Kapolres menegaskan kepada Unit Reskrim agar mengedepankan cara musyawarah penegakan hukum adalah pilihan terakhir

Menyinggung beberapa kebijakan pemerintah, salah satunya terkait ketahanan pangan, ia memberikan instruksi agar selalu melakukan koordinasi dengan baik terkait pelaksanaannya.

“Apapun kebijakan yang sudah digulirkan menjadi tanggung jawab kita untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya .

Pria bermelati dua ini juga berpesan kepada seluruh jajarannya agar saat berada di tengah masyarakat mampu memberikan dampak maupun kesan yang positif.

“Jangan sampai kehadiran kita malah bikin masyarakat menjadi resah,”Ujarnya

 

Kunjungan ini juga menjadi momentum bagi Kapolres untuk mengevaluasi kinerja Polsek jajaran, memberikan solusi atas kendala yang ada, serta mempererat hubungan antara Kapolres Tuban dengan jajarannya.

Senada dengan itu Ketua Bhayangkari Cabang Bima Ny.Lia Anton dihadapan Ketua ranting dan pengurus Bhayangkari Monta menyampaikan agar selalu bersikap ramah terhadap masyarakat dilingkungan masing masing.

“Suport tugas suami dan tidak menampakkan kehidupan hedonisme serta bijak dalam menggunakan media sosial serta tetap menjaga kekompakan dalam segala hal ” Ajaknya.

Ny.Lia Anton jiga menyampaikan bahwa bhayangkari dituntut untuk memiliki kreatifitas baik secara organisasi maupun kemasyarakatan.

Sementara itu Kasi Propam AKP Nurdin menekankan kepada seluruh anggota Polsek Monta dan Polsubsektor Wilamaci untuk menghindari pelanggaran sedini mungkin dan Tetap konsisten untuk melakukan pencegahan pelanggaran anggota Polri.

“Tegakkan hukuman secara tegas dan keras bagi personel yang melanggar untuk mewujudkan Polri yang Presisi” tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman situasi Kamtibmas diwilayah hukum Polsek Monta dilaporkan dalam keadaan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…