Berita

Cetak Generasi Tangguh, Sat Binmas Polres Lombok Barat Gembleng Siswa SMKN 1 Sekotong Lewat Saka Bhayangkara

×

Cetak Generasi Tangguh, Sat Binmas Polres Lombok Barat Gembleng Siswa SMKN 1 Sekotong Lewat Saka Bhayangkara

Share this article
Polres Lombok Barat Turun ke Sekolah, Bekali Ratusan Pelajar Sekotong Mental Disiplin dan Karakter Anti-Narkoba

LOMBOK BARAT – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat melalui Satuan Binmas terus berkomitmen memperkuat pembentukan karakter generasi muda di wilayah hukumnya. Upaya ini diwujudkan melalui langkah preventif dan edukatif, salah satunya dengan menyasar lingkungan pendidikan guna mencetak kader bangsa yang memiliki integritas dan disiplin tinggi.

Pada Rabu, 22 April 2026, jajaran Sat Binmas Polres Lombok Barat melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan Penyuluhan (Binluh) bagi para pelajar di SMKN 1 Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Agenda yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA ini difokuskan pada pengenalan serta pembekalan bagi calon anggota Saka Bhayangkara di wilayah Kecamatan Sekotong.

Membentuk Karakter Melalui Saka Bhayangkara

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kanit Bintibsos, Ipda Rusdin, didampingi oleh personel berpengalaman seperti Aiptu I Made Indra S dan Aipda Alimudin. Kehadiran para personel kepolisian di tengah-tengah siswa ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai peran penting Pramuka di bawah naungan Polri dalam menjaga ketertiban masyarakat sejak usia dini.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas, Iptu Muh. Mahrip, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program berkelanjutan kepolisian untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Menurutnya, pemuda adalah pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan di masa depan.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk tanggung jawab Polri dalam membina generasi muda agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif. Melalui Saka Bhayangkara, kami ingin mewujudkan kader bangsa yang berkarakter, memiliki disiplin yang kuat, serta memiliki pengetahuan teknis tentang kepolisian,” ujar Iptu Muh. Mahrip dalam keterangannya.

Materi Pembinaan dan Kedisiplinan

Dalam pemaparannya di hadapan puluhan siswa di Aula SMKN 1 Sekotong, tim pelaksana memberikan materi komprehensif mengenai struktur organisasi Saka Bhayangkara. Selain itu, para siswa juga dibekali pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan, bahaya kenakalan remaja, hingga pentingnya tertib berlalu lintas. Penekanan utama dalam pertemuan ini adalah bagaimana seorang anggota Saka Bhayangkara dapat menjadi contoh atau role model bagi rekan-rekan mereka di lingkungan sekolah.

Interaksi antara petugas dan pelajar berlangsung dinamis. Para siswa terlihat antusias menyimak penjelasan mengenai keterampilan kebhayangkaraan yang nantinya akan mereka pelajari lebih lanjut jika telah resmi bergabung dalam satuan karya tersebut. Program ini diharapkan dapat meminimalisir potensi gangguan kamtibmas di kalangan pelajar, seperti aksi tawuran atau penyalahgunaan narkoba.

Iptu Muh. Mahrip menambahkan bahwa pembinaan ini tidak hanya berhenti pada sosialisasi formal, namun akan ada tindak lanjut berupa pelatihan rutin.

“Kami ingin para pelajar di SMKN 1 Sekotong memiliki kebanggaan tersendiri saat bergabung menjadi bagian dari Saka Bhayangkara. Disiplin yang ditanamkan di sini akan menjadi modal berharga bagi mereka, baik dalam menempuh pendidikan maupun saat kelak terjun ke dunia kerja atau pengabdian masyarakat,” tambahnya.

Situasi Kondusif di Lingkungan Sekolah

Pihak sekolah SMKN 1 Sekotong memberikan apresiasi positif atas inisiatif yang dilakukan oleh Polres Lombok Barat. Kehadiran polisi di sekolah dinilai memberikan rasa aman sekaligus motivasi tambahan bagi para siswa untuk berprestasi dan menjauhi perilaku menyimpang. Dengan adanya sinergi antara pihak kepolisian dan institusi pendidikan, diharapkan lingkungan sekolah tetap menjadi tempat yang sehat bagi tumbuh kembang kreativitas remaja.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan sangat lancar. Para personel Sat Binmas memastikan bahwa setiap informasi tersampaikan dengan cara yang komunikatif sehingga mudah diterima oleh para pelajar. Hingga berakhirnya acara, situasi di Aula SMKN 1 Sekotong terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Polres Lombok Barat memastikan akan terus menggalakkan program serupa ke sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Hal ini dilakukan guna memastikan penyebaran nilai-nilai positif dan semangat bela negara dapat merata ke seluruh lapisan pemuda di wilayah Bumi Patut Patuh Patju tersebut. Melalui kaderisasi Saka Bhayangkara yang kuat, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang patuh hukum dan cinta tanah air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…