Berita

Lebaran Topat 2026: Ribuan Warga Padati Senggigi dalam Balutan Tradisi Sasak yang Sakral

×

Lebaran Topat 2026: Ribuan Warga Padati Senggigi dalam Balutan Tradisi Sasak yang Sakral

Share this article
Lebaran Topat 2026: Ribuan Warga Padati Senggigi dalam Balutan Tradisi Sasak yang Sakral
Lebaran Topat 2026: Ribuan Warga Padati Senggigi dalam Balutan Tradisi Sasak yang Sakral

LOMBOK BARAT – Kemeriahan tradisi pasca-Idulfitri kembali menyapa masyarakat Pulau Seribu Masjid. Tepat satu minggu setelah hari raya kemenangan, Kabupaten Lombok Barat menggelar perayaan Lebaran Topat 2026 yang berlangsung khidmat sekaligus semarak. Berpusat di Amphiteater Pasar Seni Senggigi, Kecamatan Batu Layar, kegiatan ini menjadi simbol kerukunan, rasa syukur, dan pelestarian budaya yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Sasak.

Sejak pagi hari, kawasan wisata Senggigi telah dipadati oleh ribuan warga yang antusias menyaksikan rangkaian ritual tahunan ini. Kehadiran para tokoh penting daerah menambah nilai sakral acara tersebut. Terlihat hadir Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP., M.Si., bersama Bupati Lombok Barat, H. Lalu Muhammad Zaini, Wakil Bupati Lobar, Hajah Nurul Adha, serta jajaran Forkopimda termasuk Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si.

Sinergi Pengamanan Pastikan Kelancaran Tradisi

Demi menjamin kenyamanan masyarakat dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan wisata, Polres Lombok Barat menyiagakan personel di berbagai titik strategis. Pengamanan ketat dilakukan mulai dari rute ziarah hingga lokasi hiburan rakyat di pesisir pantai.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kabag Ops Polres Lombok Barat, Polda NTB, AKP I Putu Wirawan, S. Adm., M.I.Kom., menegaskan bahwa pihak kepolisian telah memetakan potensi kerawanan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung.

“Kami dari jajaran Polres Lombok Barat berkomitmen penuh untuk mengawal jalannya perayaan Lebaran Topat 2026 agar masyarakat dapat beribadah dan berwisata dengan aman. Personel kami tempatkan mulai dari titik pengambilan air suci di Lingkoq Beleq, area Makam Batulayar, hingga sepanjang jalur pawai di Senggigi untuk memastikan tidak ada kendala keamanan maupun hambatan lalu lintas yang berarti,” ujar AKP I Putu Wirawan saat ditemui di lokasi kegiatan, Sabtu (28/3/2026).

Ritual Lingkoq Beleq dan Ziarah Makam Batulayar

Rangkaian acara dimulai pada pukul 07.30 WITA dengan prosesi pengambilan air di Lingkoq Beleq (Lingkoq Emas). Bupati Lombok Barat bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat bergerak dari Kantor Camat Batulayar menuju sumber mata air tersebut. Air yang diambil kemudian digunakan untuk menyirami petilasan di Makam Batulayar, sebuah ritual simbolis yang melambangkan penyucian diri dan penghormatan kepada leluhur.

Setelah prosesi di Lingkoq Beleq, rombongan melanjutkan agenda dengan Ziarah Makam Batulayar yang dipimpin langsung oleh tokoh masyarakat setempat. Suasana haru dan khusyuk menyelimuti area pemakaman saat doa-doa dipanjatkan, memohon keberkahan bagi bumi Patut Patuh Patju.

Parade Cidomo dan Pawai Gunungan Topat yang Ikonik

Keunikan Lebaran Topat tahun ini semakin terasa dengan adanya Parade Cidomo. Usai melakukan ziarah, rombongan pejabat daerah menggunakan 15 unit Cidomo—alat transportasi tradisional khas Lombok—menuju Senggigi Square. Kehadiran kereta kuda yang dihias cantik ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang kebetulan sedang berada di kawasan Senggigi.

Puncak kemeriahan pecah saat Pawai Gunungan Topat dimulai sekitar pukul 08.40 WITA. Pawai ini diikuti oleh perwakilan desa-desa di Kecamatan Batulayar serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lombok Barat. Gunungan yang disusun rapi dari ribuan ketupat dan hasil bumi diarak menuju panggung utama, melambangkan kemakmuran dan rasa berbagi.

“Lebaran Topat bukan sekadar perayaan makan ketupat bersama, namun merupakan manifestasi spiritualitas masyarakat setelah menjalankan puasa sunah Syawal. Kami sangat mengapresiasi keterlibatan seluruh lapisan masyarakat yang tetap menjaga ketertiban selama acara berlangsung,” tambah AKP I Putu Wirawan.

Kuliner Tradisional dan Panggung Hiburan Rakyat

Setelah prosesi pawai berakhir, masyarakat diajak menikmati sajian ketupat dari masing-masing peserta lomba di Amphiteater Pasar Seni. Tak hanya urusan perut, panitia juga memanjakan pengunjung dengan berbagai atraksi kesenian daerah dan live musik yang berlangsung hingga siang hari.

Sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI yang diwakili oleh jajaran Korem 162/WB dan Kodim 1606/Mataram, serta Polri terbukti sukses menyelenggarakan event berskala besar ini. Hingga berita ini diturunkan, situasi di wilayah hukum Polres Lombok Barat dilaporkan tetap kondusif, meski volume kendaraan di jalur wisata terpantau padat merayap namun tetap terkendali.

Langkah antisipatif yang dilakukan kepolisian, termasuk pengaturan kantong parkir dan patroli di bibir pantai, menjadi kunci suksesnya Lebaran Topat 2026 yang aman, lancar, dan berkesan bagi seluruh warga maupun wisatawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…