Berita

Cara Polres Lombok Barat Tekan Kecelakaan di Kalangan Remaja

×

Cara Polres Lombok Barat Tekan Kecelakaan di Kalangan Remaja

Share this article
Sat Lantas Polres Lobar Gelar Patroli Dialogis di Dasan Geres

Lombok Barat, NTB – Keamanan dan keselamatan berlalu lintas terus menjadi prioritas utama Kepolisian Resor Lombok Barat. Sebagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan di kalangan remaja, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lombok Barat melaksanakan kegiatan inovatif bertajuk Patroli Dialogis “Polantas Menyapa”. Kegiatan ini menyasar kelompok pelajar yang tengah berkumpul di kawasan Lingkungan Dasan Geres Selatan, Kelurahan Dasan Geres, pada Selasa (20/1).

Langkah proaktif ini dilakukan guna menjalin kedekatan emosional antara aparat kepolisian dengan masyarakat, khususnya generasi muda. Kehadiran personil polisi di tengah-tengah aktivitas warga diharapkan tidak hanya menjadi simbol penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra edukasi yang humanis dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di wilayah hukum Polda NTB.

Edukasi Humanis di Jantung Kota Gerung

Kegiatan yang dimulai pada pukul 11.30 WITA ini menerjunkan personil dari Unit Turjawali Sat Lantas Polres Lombok Barat. Para petugas yang terdiri dari Aiptu Yusuf, Aipda Suprayanto, Aipda Erizal Suhandi, dan Bripka Krisna menyisir titik-titik kumpul pelajar SMK di sekitar Dasan Geres. Tanpa kesan kaku, para petugas menghampiri para siswa dengan sapaan ramah, menciptakan suasana dialogis yang hangat dan terbuka.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., menjelaskan bahwa program “Polantas Menyapa” merupakan wujud nyata kehadiran Polri sebagai pengayom masyarakat. Menurutnya, pendekatan persuasif jauh lebih efektif dalam menanamkan nilai-nilai keselamatan jalan raya kepada kelompok usia produktif dibandingkan dengan sekadar penindakan di lapangan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pengguna jalan, terutama adik-adik kita yang masih duduk di bangku sekolah, memahami pentingnya keselamatan. Melalui patroli dialogis ini, personil kami hadir untuk menyapa dengan ramah, memberikan edukasi, serta membantu kelancaran arus kendaraan. Tujuannya jelas, agar publik merasakan tiga hal penting, yaitu rasa aman, kenyamanan berkendara, dan terjaganya keselamatan di jalan,” ujar AKBP Yasmara Harahap dalam keterangan resminya.

Fokus pada Keselamatan Pelajar SMK

Pelajar SMK menjadi sasaran utama dalam kegiatan kali ini mengingat mobilitas mereka yang cukup tinggi menggunakan kendaraan bermotor untuk menuju sekolah. Petugas di lapangan memberikan pemahaman mendalam mengenai penggunaan helm standar SNI, larangan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (brong), hingga pentingnya memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi yang telah cukup umur.

Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menekankan bahwa keselamatan pelajar adalah investasi masa depan. Ia menyebutkan bahwa seringkali pelanggaran lalu lintas terjadi karena kurangnya pemahaman tentang risiko fatalitas kecelakaan di jalan raya.

“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas patroli biasa. Kami menekankan kepada personil untuk benar-benar menyentuh sisi kesadaran para siswa. Tadi di Dasan Geres, personil kami memberikan edukasi bahwa mematuhi rambu-rambu bukan karena takut ditilang, melainkan karena kebutuhan untuk selamat sampai di rumah. Kami ingin menumbuhkan rasa malu untuk melanggar,” ungkap Iptu Anton Prasetya Wijaya saat mendampingi kegiatan tersebut.

Menciptakan Keamanan dan Kenyamanan Publik

Selain memberikan edukasi, kehadiran unit Turjawali di lokasi tersebut juga berfungsi untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas pada jam-jam sibuk siang hari. Dengan adanya petugas di lapangan, potensi kemacetan maupun tindakan balap liar yang kerap dikeluhkan warga dapat diminimalisir secara signifikan.

Interaksi antara Aiptu Yusuf dan rekan-rekan dengan para siswa SMK terlihat disambut positif. Beberapa siswa tampak bertanya langsung mengenai tata cara pengurusan administrasi kendaraan dan tips berkendara yang aman di cuaca yang tidak menentu. Respons positif dari masyarakat dan kalangan pelajar ini menjadi indikator bahwa kehadiran Polantas di tengah pemukiman memberikan dampak psikologis yang menenangkan bagi warga sekitar.

Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di Lingkungan Dasan Geres Selatan terpantau aman, lancar, dan kondusif. Sat Lantas Polres Lombok Barat berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkesinambungan di berbagai titik strategis lainnya. Dengan konsistensi program “Polantas Menyapa”, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Lombok Barat dapat ditekan semaksimal mungkin, sekaligus mewujudkan kamseltibcarlantas yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…