Berita

Polri Humanis! Polres Lombok Barat Salurkan Tongkat untuk Lansia dan Penyandang Lumpuh

×

Polri Humanis! Polres Lombok Barat Salurkan Tongkat untuk Lansia dan Penyandang Lumpuh

Share this article
Program Peduli Mantap: Wujud Nyata Kepedulian Polres Lombok Barat untuk Lansia

Lombok Barat, NTB – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat, melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas), kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan sosial masyarakat. Aksi nyata ini diwujudkan melalui pelaksanaan Program Peduli Mantap dengan menyalurkan bantuan berupa tongkat bagi masyarakat lanjut usia (lansia) dan penyandang sakit lumpuh di Dusun Labuapi Barat, Desa Labuapi, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat.

Kegiatan humanis ini berlangsung pada Senin, 1 Desember 2025, mulai Pukul 10.10 Wita, dipimpin langsung oleh jajaran Sat Binmas Polres Lombok Barat. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri untuk hadir lebih dekat dan memberikan kontribusi positif di tengah komunitas, mencerminkan visi kepolisian yang humanis dan peduli sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat.

Hadir Memberikan Dukungan Mobilitas kepada Lansia

Program PEDULI MANTAP yang secara rutin dilaksanakan oleh Polres Lombok Barat memang berfokus pada kegiatan sosial dan kemanusiaan, menyasar kelompok-kelompok rentan seperti lansia, anak yatim, dan masyarakat kurang mampu. Penyaluran bantuan kali ini secara spesifik ditujukan untuk membantu meningkatkan mobilitas dan kualitas hidup lansia serta warga yang mengalami keterbatasan fisik.

Tim pelaksana kegiatan yang turun langsung ke lapangan dipimpin oleh Kanit Bintibsos Ipda Rusdin, didampingi oleh Kanit Binpolmas Aiptu Heri Santoso, serta anggota Sat Binmas lainnya, yakni Aiptu Indra S. dan Bripka Alimudin. Mereka bahu-membahu menyalurkan bantuan tongkat lansia kepada penerima manfaat.

Sasaran utama dalam kegiatan kali ini adalah masyarakat yang mengalami sakit lumpuh dan para lansia. Salah satu penerima bantuan yang dikunjungi adalah Ibu Inaq Rukaya, seorang lansia berumur 58 tahun di Desa Labuapi yang menerima bantuan tongkat. Pemberian bantuan ini diharapkan dapat berfungsi sebagai alat bantu jalan yang signifikan untuk mendukung aktivitas hariannya.

Penegasan Komitmen Humanis Polri di Tengah Masyarakat

Kasat Binmas Polres Lombok Barat, Iptu Muh. Mahrip, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah refleksi dari visi kepolisian yang ingin selalu hadir dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan bahwa kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kesulitan warga.

“Program Peduli Mantap ini adalah wujud konkret dari pendekatan humanis Polri. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran kami benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi para lansia yang membutuhkan alat bantu untuk menjalani aktivitas harian mereka,” ujar Iptu Muh. Mahrip dengan lugas.

Menurutnya, tongkat lansia yang disalurkan mungkin terlihat sederhana, namun memiliki dampak emosional dan praktis yang besar bagi para penerima. Bantuan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat baru bagi para lansia untuk tetap aktif dan mandiri.

Mempererat Jalinan Silaturahmi dan Kepercayaan Publik

Lebih dari sekadar distribusi bantuan fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat jalinan komunikasi dan silaturahmi antara personel kepolisian dan masyarakat setempat. Dalam kunjungan tersebut, tim Sat Binmas juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan Inaq Rukaya dan keluarganya.

Pendekatan secara kekeluargaan dan penuh kehangatan yang ditunjukkan oleh personel Sat Binmas dinilai berhasil menciptakan suasana akrab. Hal ini sejalan dengan upaya Polri untuk membangun kepercayaan publik (public trust) dengan cara mendekatkan diri dan memahami kebutuhan riil warga di tingkat desa.

“Kami tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga mendengarkan aspirasi dan kondisi mereka secara langsung. Respons warga sangat positif. Banyak yang tersenyum dan mengucapkan terima kasih. Hal ini menjadi penyemangat besar bagi kami untuk terus berbuat kebaikan dan hadir di tengah masyarakat,” tambah salah satu anggota tim pelaksana.

Kegiatan penyaluran Program Peduli Mantap ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Polres Lombok Barat dalam menjalankan fungsi pembinaan masyarakat secara menyeluruh. Polres Lombok Barat bertekad untuk terus melancarkan program-program sosial lainnya di masa depan guna memastikan bahwa kepolisian hadir sebagai sahabat yang peduli terhadap warga yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi penerima. Kami akan terus melakukan kegiatan serupa, karena bagi kami, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat adalah prioritas yang juga menjadi bagian dari tugas pembinaan kami,” tutup Iptu Muh. Mahrip.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…