Berita

Bhabinkamtibmas Dorong Warga Jagaraga Manfaatkan Pekarangan untuk Pangan

×

Bhabinkamtibmas Dorong Warga Jagaraga Manfaatkan Pekarangan untuk Pangan

Share this article
Sinergi Polri-Warga: Pekarangan Rumah Jadi Kunci Mandiri Pangan

LOMBOK BARAT – Aparat kepolisian terus menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung program prioritas pemerintah, salah satunya adalah penguatan Ketahanan Pangan Nasional. Melalui inisiatif proaktif di tingkat desa, Bhabinkamtibmas Desa Jagaraga, AIPTU I GEDE DODIT, melaksanakan kunjungan dan pendampingan kepada warga binaannya guna mendorong pemanfaatan lahan produktif, khususnya pekarangan rumah, untuk sektor pangan.

Kegiatan strategis ini berlangsung pada Rabu, 05 November 2025, dimulai sekitar pukul 09.40 WITA bertempat di Dusun Karang Bucu, Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan. Fokus utama kunjungan adalah Bapak Bahrudin, salah satu warga binaan yang dinilai memiliki potensi untuk digerakkan dalam upaya kemandirian pangan.

Peran Kunci Bhabinkamtibmas sebagai Motor Penggerak Ketahanan Pangan Lokal

Bhabinkamtibmas Desa Jagaraga, AIPTU I GEDE DODIT, tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), namun juga menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyukseskan program-program pembangunan. Dalam kunjungan kali ini, AIPTU Dodit secara langsung memberikan motivasi dan edukasi mengenai pentingnya program ketahanan pangan di tingkat keluarga dan desa.

Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah dialog tatap muka dan ajakan konkret untuk mengoptimalkan setiap jengkal lahan yang dimiliki. Pemanfaatan lahan produktif, baik itu persawahan, kebun, maupun pekarangan rumah, didorong untuk ditanami tanaman pangan, budidaya ternak, atau perikanan. Langkah ini bertujuan ganda: memastikan ketersediaan pangan bagi keluarga sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan nasional secara lebih luas.

“Kami rutin menyambangi warga untuk memastikan program pemerintah sampai ke akar rumput. Ketahanan pangan ini bukan hanya tugas pemerintah pusat, tapi tanggung jawab kita bersama. Dengan memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayur, beternak ayam, atau memelihara ikan, kita tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga punya cadangan pangan mandiri,” jelas AIPTU I GEDE DODIT, Bhabinkamtibmas Desa Jagaraga.

Respons Positif Warga dan Jaminan Situasi Kondusif

Sambutan dari Bapak Bahrudin, warga binaan yang menjadi sasaran, dilaporkan sangat positif. Dialog yang terjalin dengan baik berhasil menumbuhkan kesadaran dan komitmen dari warga untuk turut serta aktif dalam program ini.

“Alhamdulillah, Bapak Bahrudin menyatakan kesediaannya untuk mendukung penuh program ketahanan pangan ini. Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya kemandirian pangan di tengah berbagai tantangan global dan nasional,” tambah AIPTU Dodit.

Kerja sama yang terjalin antara Polri dan masyarakat ini menjadi indikator suksesnya pendekatan persuasif dalam menciptakan lingkungan yang tidak hanya aman dari ancaman kriminalitas, tetapi juga tahan terhadap kerawanan pangan. Hasil dari kunjungan ini adalah terjalinnya silaturahmi yang erat serta tumbuhnya komitmen warga untuk bertani dan berbudidaya mandiri.

Dukungan Penuh dari Kapolsek Kuripan

Kapolsek Kuripan, Polres Lombok Barat, Ipda I Wayan Eka Ariyana, S.H., menegaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas merupakan implementasi nyata dari tugas pokok Polri dalam mendukung pembangunan nasional.

“Kami telah menginstruksikan kepada seluruh Bhabinkamtibmas untuk tidak hanya fokus pada Kamtibmas, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam program Ketahanan Pangan. Langkah yang dilakukan AIPTU Dodit di Dusun Karang Bucu adalah contoh nyata bagaimana Polri hadir dan memberikan solusi praktis bagi masyarakat. Setiap Bhabinkamtibmas harus menjadi motor penggerak ekonomi dan kesejahteraan di desa binaannya,” tegas Ipda I Wayan Eka Ariyana, S.H.

Kapolsek menambahkan, kegiatan semacam ini akan terus digalakkan di seluruh wilayah hukum Polsek Kuripan untuk memastikan potensi lahan yang ada dimanfaatkan secara maksimal. Ketersediaan pangan yang stabil di tingkat desa adalah fondasi utama bagi stabilitas dan kemakmuran nasional.

Mengalirkan Narasi Positif dan Hasil yang Konkret

Secara keseluruhan, kegiatan pendampingan dan sosialisasi program ketahanan pangan di Dusun Karang Bucu, Desa Jagaraga, berjalan dengan lancar dan situasi dilaporkan kondusif. Inisiatif ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya konkret Polri dalam membumikan program strategis pemerintah, mengubah pekarangan menjadi lumbung pangan keluarga, dan memperkuat fondasi ekonomi lokal. Dengan sinergi antara aparat dan warga, visi untuk mencapai swasembada pangan nasional menjadi semakin realistis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Polsek Pekat Amankan Terduga Penyalahgunaan Narkotika, Sabu Bruto 0,97 Gram Diserahkan ke Satresnarkoba Dompu, NTB — Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY (35), warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Dari hasil penggeledahan di sebuah rumah di Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, petugas menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,97 gram. Pengungkapan tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan pencurian dua ekor sapi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Pekat melakukan penyelidikan hingga menemukan dua ekor sapi yang diduga berkaitan dengan laporan tersebut di rumah seorang pembeli sapi di wilayah Kecamatan Pekat. Selanjutnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, anggota Polsek Pekat melakukan penindakan terhadap terduga MY di wilayah Desa Soritatanga. Dalam rangkaian penggeledahan yang disaksikan saksi masyarakat, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang bukti yang diamankan antara lain tiga klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu, plastik klip, satu bong lengkap sebagai alat hisap, serta sebuah tas/dompet yang berisi gunting, korek api dan klip kosong bekas pakai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, narkotika jenis sabu tersebut memiliki berat bruto 0,97 gram. Selain itu, dari rangkaian penanganan perkara awal, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan penadahan/pencurian ternak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 16.00 Wita, anggota Polsek Pekat kemudian menyerahkan terduga beserta barang bukti dugaan narkotika kepada Penyidik Satresnarkoba Polres Dompu di ruang Satresnarkoba Polres Dompu untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kasatresnarkoba Polres Dompu IPTU RAHMADUN SISWADI, S.H., membenarkan adanya penyerahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setelah menerima terduga dan barang bukti dari Polsek Pekat, pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai prosedur hukum. “Setelah menerima penyerahan dari Polsek Pekat, Satresnarkoba Polres Dompu melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga dan barang bukti yang diserahkan. Selanjutnya kami akan mendalami asal-usul narkotika, keterlibatan pihak lain serta melakukan serangkaian tindakan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar IPTU Rahmadun. Menurutnya, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menginterogasi terduga, melakukan penyelidikan terhadap sumber narkotika, serta melaksanakan gelar perkara sebagai bagian dari proses penentuan langkah hukum selanjutnya. “Penyidik akan bekerja secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang diperoleh. Setiap perkembangan akan kami tindak lanjuti sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan saksi, penyusunan laporan polisi, pemberkasan dan koordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya. Terhadap terduga, penyidik mendalami dugaan tindak pidana memiliki, menguasai atau menyimpan narkotika, dengan penerapan pasal yang akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh. Sementara itu, Tanggapan Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat anggota Polsek Pekat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga menemukan adanya dugaan tindak pidana narkotika. “Polres Dompu berkomitmen untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Dompu. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan apabila ditemukan adanya tindak pidana, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelas IPTU I Nyoman Suardika. Ia menambahkan bahwa sinergi antara masyarakat, Polsek jajaran dan Satresnarkoba sangat penting dalam mengungkap peredaran narkotika. “Polres Dompu mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika. Identitas pelapor akan ditangani sesuai ketentuan dan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional,” pungkasnya. Saat ini, Satresnarkoba Polres Dompu masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap sumber narkotika serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Seluruh rangkaian kegiatan penangkapan, penggeledahan hingga penyerahan terduga dan barang bukti berlangsung dalam keadaan aman dan lancar. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu
Berita

Anggota Polsek Pekat mengamankan seorang laki-laki berinisial MY…