Berita

Personel Polres Bima Kota Gelar KRYD, Sampaikan Himbauan Humanis kepada Masyarakat

×

Personel Polres Bima Kota Gelar KRYD, Sampaikan Himbauan Humanis kepada Masyarakat

Share this article

Kota Bima, NTB (19 Oktober 2025) – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, personel Polres Bima Kota melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu (18/10/2025) sekitar pukul 21.30 Wita.

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kasikum Polres Bima Kota IPTU Bambang, dengan melibatkan personel gabungan Polres Bima Kota bersama Anggota Pokdarkamtibmas Bhayangkara Polres Bima Kota Polda NTB.

Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas Polres Bima Kota Ipda Baiq Fitria Ningsih menjelaskan bahwa kegiatan patroli KRYD ini merupakan upaya preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Bima Kota.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas dengan cara yang humanis,” ujar Kasi Humas.

Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan patroli jalan kaki di seputaran Lapangan Serasuba Kota Bima, serta menyambangi Taman Amahami—dua lokasi yang menjadi titik keramaian warga, baik masyarakat Kota Bima maupun pengunjung dari Kabupaten Bima.

Melalui pendekatan humanis, petugas memberikan himbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan umum.

Selain itu, IPTU Bambang juga menekankan kepada seluruh personel agar mengutamakan sikap humanis dan profesional dalam setiap pelaksanaan kegiatan, serta meminimalisir hal-hal kontra produktif yang dapat menimbulkan perdebatan dengan masyarakat.

“Kami juga mengingatkan personel agar selalu menerapkan sistem body system dalam setiap kegiatan, untuk memastikan keselamatan antaranggota di lapangan,” tegas IPTU Bambang.

Melalui kegiatan KRYD yang dikemas dengan pendekatan humanis ini, Polres Bima Kota berharap terciptanya suasana aman, tertib, dan damai di tengah masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…