Berita

Respons Sigap Satlantas Polres Dompu Tangani Laka Lantas Maut di Tekasire, Satu Orang Meninggal Dunia

×

Respons Sigap Satlantas Polres Dompu Tangani Laka Lantas Maut di Tekasire, Satu Orang Meninggal Dunia

Share this article

Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa. Peristiwa nahas tersebut terjadi di jalan umum Dusun Janamawa, Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, pada Senin malam (19/5/2025) sekitar pukul 21.33 WITA.

Insiden tragis ini melibatkan dua kendaraan jenis R6 Light Truk, masing-masing bernopol EA 8277 SC dan B 9084 UYW yang sama-sama melaju dari arah Manggelewa menuju Dompu. Berdasarkan keterangan Kasat Lantas Polres Dompu IPTU NOVIT HARU PRASETYO, S.Trk, S.IK melalui Kasi Humas AKP Zuharis, SH kecelakaan diduga terjadi akibat tabrakan dari belakang.

“Truk dengan nopol EA 8277 SC yang dikemudikan oleh almarhum Junaidin (30), warga Kota Bima, menabrak bagian belakang truk B 9084 UYW yang dikemudikan Heri Suriansyah (32), warga Kandai Satu, Dompu. Akibat benturan keras, pengemudi EA 8277 SC meninggal dunia di tempat kejadian,” jelas AKP Zuharis,SH

Mendapati laporan dari masyarakat sekitar pukul 22.10 WITA, Kasat Lantas Polres Dompu segera mengerahkan Regu 2 Unit Laka yang dipimpin oleh Aipda Mochaery Atmaja beserta dua anggota lainnya untuk mendatangi lokasi kejadian. Langkah cepat ini dilakukan guna melakukan penanganan awal di TKP serta memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

“Langkah awal yang kami lakukan adalah mengecek kondisi korban, melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta mencari keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi,” tambah AKP Zuharis.

Truk dengan nopol EA 8277 SC mengalami kerusakan parah di bagian depan, sedangkan kendaraan yang ditabraknya mengalami kerusakan ringan di bagian belakang. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke fasilitas medis terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian sudah terpantau aman dan kondusif. Satlantas Polres Dompu masih terus mendalami faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan maut ini.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya menjaga jarak aman antar kendaraan, terlebih saat berkendara di malam hari. Polres Dompu mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…