Berita

Piket Polsek Maluk Gelar Patroli Dialogis Pasar, Warga Diimbau Waspada Modus Penipuan Online

×

Piket Polsek Maluk Gelar Patroli Dialogis Pasar, Warga Diimbau Waspada Modus Penipuan Online

Share this article

Sumbawa Barat, NTB – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel piket Polsek Maluk melaksanakan kegiatan patroli dialogis pada Senin (21/4) pukul 10.00 WITA di pasar yang ada di Desa Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat.

Patroli ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta mempererat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, anggota patroli menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung kepada warga yang dijumpai.

Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam patroli dialogis kali ini adalah maraknya penipuan berkedok arisan atau investasi bodong yang kerap merugikan masyarakat. Investasi bodong bahkan penipuan dengan modus perbelanjaan partai besar (grosir) secara online yang kerap menimpa toko maupun usaha dagang lainnya harus diwaspadai dan hati-hati jika ada tawaran belanja seperti itu. Personel juga mengingatkan agar warga lebih selektif dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial serta saat melakukan transaksi jual beli kendaraan secara online, khususnya yang ditawarkan dengan harga sangat murah dan tidak wajar.

Selain itu, masyarakat diminta untuk aktif berperan menjaga kondusifitas lingkungan masing-masing. Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, warga diimbau segera melaporkannya ke Polsek Maluk agar dapat segera ditindaklanjuti.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Zulkarnain, S.I.K., melalui Kasi Humas, AKP Zainal Abidin, S.H., menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan jajaran Polsek Maluk dalam menjaga situasi kamtibmas.

“Patroli dialogis ini menjadi sarana penting bagi personel kami untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat. Melalui pendekatan humanis ini, kami berharap masyarakat semakin sadar dan waspada terhadap potensi gangguan keamanan, terutama yang berkaitan dengan penipuan online dan kejahatan berbasis digital,” ujar AKP Zainal.

Kegiatan patroli dialogis berjalan lancar dalam keadaan aman dan kondusif, dengan harapan dapat meningkatkan sinergitas antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4. Intip Strategi Energi Terbarukan Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Dorong 6 Langkah untuk RI BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 69, mengkaji strategi penguatan energi terbarukan di Tiongkok. Studi pada 26–30 Oktober 2026 ini menghasilkan enam rekomendasi untuk mempercepat transisi energi di Indonesia, mulai dari penguatan jaringan listrik hingga kepastian investasi. Dipimpin Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Muhammad Taufiq, delegasi berdiskusi dengan China National Academy of Governance (CNAG) dan National Energy Administration (NEA), serta mengunjungi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) Yanqing di kawasan Longqingxia, Beijing. Kepala LAN Muhammad Taufiq menegaskan pentingnya kepemimpinan adaptif dan kolaborasi lintas sektor, dalam menghadapi tantangan transisi energi. “Pengalaman Tiongkok dalam tata kelola publik, pemanfaatan energi baru terbarukan, teknologi PLTS, serta integrasi jaringan energi menjadi pembelajaran berharga bagi delegasi kami,” ujar Taufiq, Selasa (27/10/2026). Sementara Ketua Angkatan PKN I/69 I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya mengatakan, pengembangan energi bersih membutuhkan perencanaan terpadu, kesiapan jaringan, dan teknologi penyimpanan energi. “Kunjungan ke PLTS Longqingxia memberikan pembelajaran tentang tata kelola pembangkit energi bersih. Kami juga mendalami pengembangan sistem kelistrikan Tiongkok yang mengandalkan energi surya dan angin, didukung penguatan jaringan serta penyimpanan energi,” jelasnya. Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan RUPTL PLN 2025–2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit dan penyimpanan energi sebesar 69,5 gigawatt (GW). Dari jumlah tersebut, 42,6 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT), termasuk 17,1 GW tenaga surya. Sekretaris Angkatan PKN I/69, Mohammad Averrouce, menekankan pentingnya kepastian investasi, pengembangan industri nasional, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Kesiapan jaringan transmisi dan kepastian pembiayaan menjadi kunci. Penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) juga perlu berjalan bersama alih teknologi dan pengembangan tenaga kerja agar transisi energi membuka lebih banyak lapangan kerja hijau,” ungkapnya. Dari studi ke Tiongkok tersebut, delegasi merumuskan enam rekomendasi utama, yakni menyelaraskan pembangunan pembangkit dan jaringan listrik, mempercepat pengembangan sistem penyimpanan energi baterai (BESS), memperkuat kepastian investasi, menyederhanakan koordinasi perizinan dan pemanfaatan lahan, mengembangkan industri nasional, serta memperluas digitalisasi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Seluruh rekomendasi akan dituangkan dalam policy brief dan Matriks Adaptasi Kebijakan, sebagai masukan bagi kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Hasil studi itu juga diharapkan mempercepat pengembangan energi terbarukan, memperkuat keandalan pasokan listrik, meningkatkan daya saing industri, serta memperluas lapangan kerja hijau di Indonesia.
Berita

  BEIJING — Delegasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN)…