{"id":7636,"date":"2025-02-21T01:20:48","date_gmt":"2025-02-21T01:20:48","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=7636"},"modified":"2025-02-21T01:20:48","modified_gmt":"2025-02-21T01:20:48","slug":"melalui-p2l-polres-loteng-siap-kolaborasi-dengan-masyarakat-wujudkan-ketahanan-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2025\/02\/21\/melalui-p2l-polres-loteng-siap-kolaborasi-dengan-masyarakat-wujudkan-ketahanan-pangan\/","title":{"rendered":"Melalui P2L Polres Loteng Siap Kolaborasi Dengan Masyarakat Wujudkan Ketahanan Pangan"},"content":{"rendered":"<p>Lombok Tengah, (NTB) &#8211; Melalui Program Perkarangan Pangan Lestari (P2L), Kepolisian Resor Lombok Tengah siap berkolaborasi bersama masyarakat mewujudkan ketahanan pangan di Lombok Tengah.<\/p>\n<p>Seperti yang dilakukan anggota Polsek Janapria menggalakkan Program Pangan Lestari (P2L) kepada masyarakat untuk meningkatkan ketersediaan pangan dan pendapatan rumah tangga.<\/p>\n<p>&#8220;Pentingnya sinergi antara Polri dan Masyarakat melalui Program Perkarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan langkah kongkrit untuk wujudkan ketahanan pangan,&#8221; kata Kapolres Lombok Tengah melalui Kabag SDM Polres Lombok Tengah, di Praya, Jumat (21\/).<\/p>\n<p>Maskur menerangkan, bahwa tugas Kepolisian dalam hal ini Polres Lombok Tengah hanya mendampingi masyarakat sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik.<\/p>\n<p>Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan inovasi dibidang pertanian, khususnya dalan program Perkarangan Perkarangan Lestari (P2L) guna meningkatkan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu, keluarga dan masyarakat.<\/p>\n<p>&#8220;Harapan kami melalui kegiatan ini, dapat mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan tidur atau lahan sempit untuk menghasilkan pangan yang bernilai gizi,&#8221; jelasnya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Tengah, (NTB) &#8211; Melalui Program Perkarangan Pangan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-7636","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7636","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7636"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7636\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7637,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7636\/revisions\/7637"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7636"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7636"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7636"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}