{"id":6654,"date":"2025-02-10T01:00:05","date_gmt":"2025-02-10T01:00:05","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=6654"},"modified":"2025-02-10T01:00:06","modified_gmt":"2025-02-10T01:00:06","slug":"polres-loteng-amankan-terduga-pelaku-pembuangan-bayi-di-kopang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2025\/02\/10\/polres-loteng-amankan-terduga-pelaku-pembuangan-bayi-di-kopang\/","title":{"rendered":"Polres Loteng Amankan Terduga Pelaku Pembuangan Bayi di Kopang."},"content":{"rendered":"<p>Lombok Tengah, (NTB) &#8211; Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Sat Reskrim Polres Lombok Tengah mengamankan seorang siswi diduga melakukan pembuangan bayi yang baru dilahirkan di Kecamatan Kopang.<\/p>\n<p>Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat, S.I.K melalui Kasat Reskrim IPTU Luk Luk il Maqnum, STrK., SIK., MH saat dikonfirmasi, Jumat (7\/2) mengatakan terduga pelaku inisial DA yang masih berstatus pelajar kelas 12 membuang bayi yang dia lahirkan sendiri di toilet Puskesmas Kopang.<\/p>\n<p>\u201cTerduga pelaku membuang bayi yang ia lahirkan melalui jendela toilet, saat ditemukan bayi tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Menurut Kasat Reskrim kejadian tersebut terjadi pada hari Kamis (7\/2), saat pulang sekolah terduga pelaku awalnya merasakan sakit perut, kemudian sekitar pukul 24.00 wita terduga pelaku kemudian dibawa oleh orang tuanya ke Puskesmas Kopang.<\/p>\n<p>Terduga pelaku kemudian langsung dibawa keruangan UGD Puskesmas, terduga pelaku saat itu masih merasakan sakit perut dan memutuskan untuk ke toilet.<\/p>\n<p>\u201cSaat berada di toilet terduga pelaku kemudian melahirkan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki, karena panik terduga pelaku kemudian membuang bayi tersebut melalui jendela toliet,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Saat ditemukan, kata Kasat Reskrim bayi tersebut sudah dalam keadaan meninggal. Bayi tersebut saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan outopsi.<\/p>\n<p>\u201cTerduga pelaku saat ini sudah kita amankan untuk dimintai keterangan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Tengah, (NTB) &#8211; Unit PPA (Perlindungan Perempuan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-6654","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6654","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6654"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6654\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6655,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6654\/revisions\/6655"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6654"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6654"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6654"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}