{"id":65624,"date":"2026-11-05T10:34:12","date_gmt":"2026-11-05T02:34:12","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=65624"},"modified":"2026-11-05T02:34:13","modified_gmt":"2026-11-05T02:34:13","slug":"perkuat-sinergitas-lintas-sektoral-polresta-tuban-pastikan-kesiapan-hadapi-potensi-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/11\/05\/perkuat-sinergitas-lintas-sektoral-polresta-tuban-pastikan-kesiapan-hadapi-potensi-bencana\/","title":{"rendered":"Perkuat Sinergitas Lintas Sektoral, Polresta Tuban Pastikan Kesiapan Hadapi Potensi Bencana"},"content":{"rendered":"<p>TUBAN &#8211; Sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi potensi bencana alam akibat perubahan cuaca, Polresta Tuban menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi bersama unsur lintas sektoral, kamis (5\/11\/2026)<\/p>\n<p>Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan terjadinya bencana di wilayah Kabupaten Tuban.<\/p>\n<p>Apel kesiapsiagaan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla. Dalam kegiatan tersebut, seluruh unsur yang terlibat diharapkan memiliki kesiapan dan pemahaman yang sama dalam menghadapi potensi bencana, khususnya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang serta berbagai dampak cuaca ekstrem lainnya.<\/p>\n<p>Dalam amanatnya, Kapolresta Tuban menegaskan bahwa pelaksanaan apel kesiapsiagaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh personel dan perlengkapan pendukung penanggulangan bencana benar-benar dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu.<\/p>\n<p>Menurutnya, keberhasilan penanggulangan bencana tidak hanya ditentukan oleh kecepatan bertindak ketika bencana terjadi, tetapi juga sangat bergantung pada kesiapan, kewaspadaan serta langkah-langkah mitigasi yang dilakukan sejak dini.<\/p>\n<p>&#8220;Oleh karena itu, seluruh unsur harus memiliki kesiapan yang optimal,&#8221; tegas Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan.<\/p>\n<p>Kapolresta juga menyampaikan sejumlah penekanan kepada seluruh personel dan instansi terkait sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas di lapangan.<\/p>\n<p>Pertama, meningkatkan deteksi dini dan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami bencana hidrometeorologi. Pemantauan secara berkala terhadap kondisi cuaca, debit air sungai, daerah rawan banjir, tanah longsor serta potensi bencana lainnya harus terus dilakukan guna mengetahui perkembangan situasi sedini mungkin.<\/p>\n<p>Kedua, memastikan kesiapan seluruh personel, sarana dan prasarana pendukung penanggulangan bencana. Pengecekan terhadap kendaraan operasional, peralatan evakuasi, alat komunikasi, perlengkapan keselamatan, hingga kebutuhan logistik harus dilakukan secara berkala agar dapat digunakan secara maksimal ketika dibutuhkan.<\/p>\n<p>Ketiga, memperkuat sinergitas dan koordinasi lintas sektoral dengan TNI, BPBD, pemerintah daerah, Basarnas, PMI, tenaga kesehatan, relawan, serta seluruh elemen masyarakat. Komunikasi yang efektif dinilai sangat penting agar setiap perkembangan situasi dapat segera direspons secara cepat, tepat dan terpadu.<\/p>\n<p>Keempat, meningkatkan kegiatan patroli dan sambang pada wilayah yang berpotensi terdampak bencana. Selain melakukan pemantauan, personel juga diminta aktif memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, memahami langkah-langkah penyelamatan diri, serta segera melaporkan apabila ditemukan potensi terjadinya bencana.<\/p>\n<p>Kelima, dalam setiap penanganan bencana seluruh personel diminta mengedepankan tindakan kemanusiaan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat. Perhatian khusus harus diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas, sehingga proses evakuasi dapat berjalan aman dan tertib.<\/p>\n<p>Keenam, seluruh personel harus melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab dengan tetap mengutamakan keselamatan diri serta memperhatikan prosedur operasional dan standar keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas.<\/p>\n<p>Kapolresta Tuban juga mengingatkan bahwa penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan kerja sama, kepedulian dan komitmen sekaligus sinergitas seluruh pihak agar setiap potensi bencana dapat diantisipasi serta ditangani secara optimal.<\/p>\n<p>&#8220;Jangan menunggu bencana terjadi baru kita bergerak. Lakukan langkah-langkah pencegahan dan mitigasi sejak dini, bangun kesiapsiagaan di semua lini, serta pastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya ketika mereka menghadapi situasi darurat&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Kapolresta berharap melalui kegiatan apel kesiapsiagaan tersebut, seluruh personel dan instansi terkait semakin siap dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana, sekaligus mampu memberikan perlindungan, pelayanan, dan pertolongan kepada masyarakat secara cepat, tepat, efektif dan profesional.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan ini, Polresta Tuban menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergitas bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Sebab, kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.<\/p>\n<p>Dengan kesiapan dan koordinasi yang kuat, diharapkan potensi risiko bencana dapat diminimalkan serta dampak yang ditimbulkan dapat ditangani secara cepat dan tepat demi keselamatan masyarakat Kabupaten Tuban.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TUBAN &#8211; Sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi potensi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":65626,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-65624","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65624","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65624"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65624\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":65625,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65624\/revisions\/65625"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/65626"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65624"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65624"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65624"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}