{"id":60691,"date":"2026-09-28T09:53:13","date_gmt":"2026-09-28T01:53:13","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=60691"},"modified":"2026-09-28T01:53:17","modified_gmt":"2026-09-28T01:53:17","slug":"kapolsek-wawo-jadi-pembina-upacara-ajak-pelajar-jauhi-narkoba-dan-kenakalan-remaja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/09\/28\/kapolsek-wawo-jadi-pembina-upacara-ajak-pelajar-jauhi-narkoba-dan-kenakalan-remaja\/","title":{"rendered":"Kapolsek Wawo Jadi Pembina Upacara, Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja"},"content":{"rendered":"<p>Kota Bima, NTB \u2013 Kapolsek Wawo Polres Bima Kota IPTU Eka Farman, S.H., M.H., menjadi pembina upacara bendera di SMA Negeri 1 Wawo, Senin (28\/9\/2026) sekitar pukul 07.00 WITA.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Wawo menyampaikan sejumlah pesan dan imbauan kepada para pelajar terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, tawuran, serta pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial.<\/p>\n<p>Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Wawo IPTU Eka Farman, S.H., M.H., mengatakan bahwa generasi muda harus memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kesehatan, pendidikan, hubungan keluarga hingga masa depan.<\/p>\n<p>\u201cSaya ingin menyampaikan empat pesan penting. Pertama, jauhi narkoba. Narkoba bukan sesuatu yang keren, bukan tanda keberanian dan bukan tanda pergaulan modern. Narkoba juga bukan jalan untuk menyelesaikan masalah,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ia mengingatkan para pelajar agar tidak pernah mencoba, menyimpan maupun membawa narkoba, terlebih terlibat dalam peredarannya.<\/p>\n<p>\u201cJangan pernah mencoba narkoba, jangan menyimpan narkoba, jangan membawa narkoba dan jangan menjadi bagian dari peredaran narkoba. Kalau ada orang yang mengatakan, \u2018coba sedikit saja, tidak akan ketagihan\u2019, jangan percaya,\u201d pesan IPTU Eka Farman.<\/p>\n<p>Kapolsek juga mengajak para siswa untuk berani menolak ajakan negatif dari lingkungan pergaulan.<\/p>\n<p>\u201cKalau ada teman yang mengajak, kalian harus berani mengatakan, \u2018Tidak! Saya tidak mau merusak masa depan saya.\u2019 Itulah keberanian yang sebenarnya,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Selain bahaya narkoba, Kapolsek Wawo mengingatkan para pelajar agar tidak terlibat dalam kenakalan remaja maupun aksi tawuran. Para siswa juga diminta menggunakan media sosial secara bijak serta tidak mudah terpengaruh oleh konten atau ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.<\/p>\n<p>\u201cJangan terlibat kenakalan remaja dan tawuran, bijak bermedia sosial dan jadilah generasi yang membanggakan orang tua,\u201d pesannya.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, IPTU Eka Farman juga menegaskan bahwa kehadiran Polsek Wawo tidak hanya ketika terjadi gangguan keamanan atau tindak pidana, tetapi juga dalam upaya pencegahan dan pembinaan masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan.<\/p>\n<p>\u201cPolsek Wawo bukan hanya hadir ketika terjadi kejahatan. Kami juga hadir untuk mencegah, membina, melindungi dan mendampingi masyarakat, termasuk adik-adik semua. Kalau kalian mempunyai masalah, jangan takut untuk bercerita,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia kemudian memotivasi para pelajar untuk terus belajar, menjaga pergaulan dan mengejar cita-cita.<\/p>\n<p>\u201cKalian adalah generasi penerus. Suatu hari nanti, di antara kalian mungkin akan ada yang menjadi Polisi, TNI, dokter, guru, pengusaha, hakim, jaksa, dosen, pemimpin daerah, bahkan mungkin ada yang menjadi pemimpin bangsa,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Kegiatan pembinaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pelajar untuk menjauhi narkoba, menghindari kenakalan remaja dan tawuran, serta membangun karakter yang disiplin, bertanggung jawab dan berprestasi.<\/p>\n<p>Kegiatan upacara bendera di SMA Negeri 1 Wawo berlangsung dengan tertib, aman dan kondusif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kota Bima, NTB \u2013 Kapolsek Wawo Polres Bima&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[7],"class_list":["post-60691","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita","tag-hukrimbimakota"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60691","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60691"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60691\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":60692,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60691\/revisions\/60692"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60691"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60691"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60691"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}