{"id":59428,"date":"2026-09-19T09:02:27","date_gmt":"2026-09-19T01:02:27","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=59428"},"modified":"2026-09-19T01:02:28","modified_gmt":"2026-09-19T01:02:28","slug":"tekan-risiko-karhutla-polresta-loteng-edukasi-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/09\/19\/tekan-risiko-karhutla-polresta-loteng-edukasi-warga\/","title":{"rendered":"Tekan Risiko Karhutla, Polresta Loteng Edukasi Warga."},"content":{"rendered":"<p>Lombok Tengah, (NTB) \u2013 Polresta Lombok Tengah melalui melalui Polsek Kawasan Mandalika mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan di Dusun Mawun, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut.<\/p>\n<p>Kapolsek Kawasan Mandalika AKP I Ketut Artana, S.H mengimbau agar masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan perkebunan, pertanian maupun kawasan hutan dengan cara membakar.<\/p>\n<p>Ia mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim kemarau, karena pembakaran lahan yang tidak terkendali dapat menyebabkan api dengan cepat merambat dan meluas sehingga membahayakan lingkungan maupun masyarakat di sekitarnya.<\/p>\n<p>&#8220;Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan. Jika api tidak terkendali, dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Selain menyampaikan imbauan terkait Karhutla, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan dengan mengaktifkan kembali kegiatan ronda malam.<\/p>\n<p>Menurutnya, keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat dalam mencegah berbagai potensi gangguan Kamtibmas.<\/p>\n<p>Kegiatan sambang dan penyampaian imbauan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Desa Tumpak.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Tengah, (NTB) \u2013 Polresta Lombok Tengah melalui&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":59430,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-59428","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59428","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59428"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59428\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":59429,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59428\/revisions\/59429"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59430"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59428"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59428"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59428"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}