{"id":51911,"date":"2026-07-13T14:28:49","date_gmt":"2026-07-13T06:28:49","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=51911"},"modified":"2026-07-13T06:28:50","modified_gmt":"2026-07-13T06:28:50","slug":"gelar-kryd-polsek-sekotong-pastikan-stabilitas-keamanan-objek-vital-dan-perbankan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/07\/13\/gelar-kryd-polsek-sekotong-pastikan-stabilitas-keamanan-objek-vital-dan-perbankan\/","title":{"rendered":"Gelar KRYD, Polsek Sekotong Pastikan Stabilitas Keamanan Objek Vital dan Perbankan"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"0\"><b data-path-to-node=\"0\" data-index-in-node=\"0\">LOMBOK BARAT<\/b> \u2013 Aparat kepolisian sektor Sekotong terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya melalui tindakan preventif yang nyata. Sebagai bentuk implementasi atas instruksi langsung dari pimpinan Polres Lombok Barat (Lobar 3), personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sekotong memperketat pengamanan dengan menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Senin (13\/07\/2026). Langkah strategis ini menyasar sejumlah objek vital demi memastikan aktivitas masyarakat dan operasional instansi strategis berjalan tanpa kendala.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"1\">Patroli intensif yang dimulai sejak pukul 10.00 WITA tersebut difokuskan pada kawasan strategis yang menjadi pusat mobilitas dan pelayanan publik. Dalam pelaksanaannya, korps berbaju cokelat ini menyisir area perkantoran instansi pemerintah, lembaga perbankan, hingga pusat-pusat distribusi energi. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memetakan potensi kerawanan sekaligus memberikan rasa aman bagi para pekerja dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"2\">Antisipasi Kerawanan di Objek Vital Nasional<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"3\">Salah satu titik krusial yang menjadi pusat perhatian dalam patroli KRYD kali ini adalah Kantor Depot LPG Lombok yang terletak di Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Mengingat statusnya sebagai objek vital nasional yang mengelola hajat hidup orang banyak terkait pasokan energi, kepolisian memandang perlu adanya pengawasan berlapis dan koordinasi internal yang kuat dengan pihak pengamanan setempat.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Dipimpin langsung oleh Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (Ka SPKT) 2, Aiptu I Made Prama Yuana S., sebanyak empat personel piket jaga Polsek Sekotong menyambangi lokasi tersebut. Petugas kepolisian segera berdialog dengan satuan pengamanan (Satpam) yang tengah bertugas guna mengevaluasi sistem keamanan lingkungan kerja serta memastikan seluruh instrumen keselamatan berfungsi dengan optimal.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"5\">Himbauan Kamtibmas dan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"6\">Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemantauan fisik semata, melainkan juga wadah komunikasi dua arah antara kepolisian dan elemen masyarakat. Selain memitigasi potensi tindak kriminalitas seperti pencurian maupun sabotase, petugas di lapangan juga menyelipkan pesan edukatif terkait faktor alam.<\/p>\n<blockquote data-path-to-node=\"7\">\n<p data-path-to-node=\"7,0\">&#8220;Kami menginstruksikan anggota agar tidak hanya fokus pada pengamanan konvensional, tetapi juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, termasuk pihak keamanan objek vital, untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu bisa berubah secara drastis,&#8221; ujar Iptu I Ketut Suriarta saat memberikan konfirmasi mengenai jalannya operasi.<\/p>\n<\/blockquote>\n<p data-path-to-node=\"8\">Lebih lanjut, Iptu I Ketut Suriarta menambahkan bahwa partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kondusivitas wilayah. Kepolisian meminta pihak keamanan internal perusahaan dan perbankan agar tidak ragu melapor apabila menemukan pergerakan individu atau kelompok yang mencurigakan di area sekitar mereka.<\/p>\n<blockquote data-path-to-node=\"9\">\n<p data-path-to-node=\"9,0\">&#8220;Sinergitas antara kepolisian dan masyarakat adalah kunci utama. Jika ada hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban, kami meminta agar segera menyampaikannya kepada personel Polsek Sekotong sehingga penanganan dini bisa langsung dilakukan,&#8221; tegas Kapolsek Sekotong.<\/p>\n<\/blockquote>\n<h3 data-path-to-node=\"10\">Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Pelayanan Publik<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"11\">Sesuai dengan arahan pimpinan, ruang lingkup operasi KRYD Polsek Sekotong sejatinya mencakup wilayah yang cukup luas. Pengawasan secara berkala terus diarahkan ke berbagai lembaga perbankan baik BUMN seperti BRI, BCA, BNI, BTPN, maupun Bank Mandiri, hingga BUMD seperti Bank NTB dan BPR. Pusat perbelanjaan, pasar tradisional, dan kantor pegadaian juga tidak luput dari pemantauan berkala guna menjamin roda perekonomian masyarakat Sekotong tetap berputar dengan aman.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">Hingga berakhirnya masa patroli siang hari ini, Polsek Sekotong melaporkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) di wilayah Kecamatan Sekotong secara umum berada dalam kondisi yang sangat kondusif. Petugas tidak menemukan adanya aktivitas menonjol ataupun indikasi gangguan keamanan yang berarti di seluruh titik koordinat patroli.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"13\">Kehadiran aktif aparat kepolisian di tengah-tengah masyarakat ini mendapat respons positif dari warga setempat maupun para pekerja di objek vital. Mereka menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi jajaran Polsek Sekotong yang konsisten menghadirkan rasa aman melalui patroli dialogis ini. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan berakhir dalam situasi yang aman terkendali.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LOMBOK BARAT \u2013 Aparat kepolisian sektor Sekotong terus&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":51913,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-51911","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51911","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=51911"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51911\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":51912,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/51911\/revisions\/51912"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/51913"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=51911"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=51911"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=51911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}