{"id":48205,"date":"2026-06-17T13:00:31","date_gmt":"2026-06-17T05:00:31","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=48205"},"modified":"2026-06-17T05:00:33","modified_gmt":"2026-06-17T05:00:33","slug":"polisi-lakukan-olah-tkp-dan-penyelidikan-atas-penemuan-jenazah-seorang-perempuan-di-kos-kosan-wilayah-woja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/06\/17\/polisi-lakukan-olah-tkp-dan-penyelidikan-atas-penemuan-jenazah-seorang-perempuan-di-kos-kosan-wilayah-woja\/","title":{"rendered":"POLISI LAKUKAN OLAH TKP DAN PENYELIDIKAN ATAS PENEMUAN JENAZAH SEORANG PEREMPUAN DI KOS-KOSAN WILAYAH WOJA"},"content":{"rendered":"<p>Aparat Kepolisian dari Polsek Woja bersama Unit INAFIS Sat Reskrim Polres Dompu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan serangkaian tindakan kepolisian terkait penemuan jenazah seorang perempuan di sebuah rumah kos yang berlokasi di Lingkungan Bali Bunga, Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Selasa (16\/6\/2026).<\/p>\n<p>Korban diketahui berinisial IA (29), warga Desa Riwo, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Jenazah korban pertama kali ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di depan salah satu kamar kos sekitar pukul 09.00 Wita oleh anak pemilik kos yang saat itu datang untuk mengambil beras di lokasi tersebut.<\/p>\n<p>Setelah menerima informasi adanya penemuan jenazah, Kapolsek Woja IPTU Muh. Norkurniawan, S.H., segera memerintahkan personel piket untuk mendatangi lokasi guna mengamankan TKP dan melakukan langkah-langkah kepolisian yang diperlukan.<\/p>\n<p>Sekitar pukul 09.40 Wita, Unit INAFIS Sat Reskrim Polres Dompu tiba di lokasi dan melakukan olah TKP serta pemeriksaan luar terhadap jenazah. Selanjutnya, atas permintaan pihak keluarga, jenazah dibawa ke RSUD Kabupaten Dompu untuk dilakukan Visum Et Repertum guna kepentingan penyelidikan.<\/p>\n<p>Kapolsek Woja IPTU Muh. Norkurniawan, S.H., menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan serangkaian tindakan cepat setelah menerima laporan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cBegitu menerima informasi, anggota langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, berkoordinasi dengan Unit INAFIS Polres Dompu, serta memfasilitasi proses visum terhadap jenazah. Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan sesuai prosedur dan memperoleh gambaran yang jelas terkait peristiwa yang terjadi,\u201d jelas Kapolsek.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, IPTU Norkurniawan menambahkan bahwa pihak kepolisian juga telah melakukan pendekatan kepada keluarga korban guna memberikan penjelasan terkait proses penanganan perkara dan menjaga situasi tetap kondusif.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan bahwa Polres Dompu menangani setiap laporan masyarakat secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.<\/p>\n<p>\u201cKami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah. Kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari pengamanan TKP, olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, hingga koordinasi dengan pihak medis. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait penyebab meninggalnya korban dan menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak berwenang,\u201d ujar IPTU Nyoman.<\/p>\n<p>Berdasarkan hasil komunikasi dan pendekatan yang dilakukan pihak kepolisian, keluarga korban menyatakan menerima dan mengikhlaskan kepergian almarhumah serta menyampaikan tidak mengajukan permintaan autopsi. Pernyataan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang dibuat oleh pihak keluarga.<\/p>\n<p>Hingga saat ini situasi di sekitar lokasi kejadian maupun di rumah duka terpantau aman dan kondusif. Kepolisian terus melakukan monitoring serta koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan seluruh rangkaian penanganan berjalan dengan baik<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aparat Kepolisian dari Polsek Woja bersama Unit INAFIS&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":48207,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-48205","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48205","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48205"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48205\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":48206,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48205\/revisions\/48206"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/48207"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48205"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48205"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48205"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}