{"id":43433,"date":"2026-05-10T12:38:14","date_gmt":"2026-05-10T12:38:14","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=43433"},"modified":"2026-05-10T12:38:17","modified_gmt":"2026-05-10T12:38:17","slug":"tower-senyap-di-bongancina-warga-pertanyakan-legalitas-dan-transparansi-proyek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/05\/10\/tower-senyap-di-bongancina-warga-pertanyakan-legalitas-dan-transparansi-proyek\/","title":{"rendered":"Tower &#8220;Senyap&#8221; di Bongancina: Warga Pertanyakan Legalitas dan Transparansi Proyek"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u200bBULELENG \u2013 Sebuah proyek pembangunan menara telekomunikasi di Desa Bongancina, Kecamatan Busungbiu, kini tengah menjadi buah bibir masyarakat setempat. Menara yang mulai berdiri sejak awal Mei 2026 ini memicu polemik lantaran proses pembangunannya dinilai tertutup dan mengabaikan prinsip sosialisasi kepada warga terdampak.<\/p>\n<p>\u200bKeluhan dari Ring Satu<br \/>\n\u200bKritik tajam datang dari Dewa Mertayasa, anggota BPD Desa Bongancina yang juga merupakan warga terdampak karena bermukim hanya sekitar 50 meter dari lokasi proyek. Ia menyayangkan sikap pelaksana proyek yang terkesan mengabaikan persetujuan tetangga penyanding.<\/p>\n<p>\u200b&#8221;Pembangunan ini berjalan tanpa pemberitahuan yang jelas kepada kami yang tinggal di radius terdekat. Hingga saat ini, belum ada persetujuan resmi dari warga yang bersebelahan langsung dengan lokasi tersebut,&#8221; ujar Dewa Mertayasa (10\/5\/26).<\/p>\n<p>\u200bMenurutnya, pihak pelaksana disinyalir hanya mengandalkan rekomendasi tingkat desa dan persetujuan kecamatan tanpa melengkapi proses perizinan yang lebih komprehensif, termasuk izin lingkungan dari masyarakat sekitar.<br \/>\n\u200bLangkah Persuasif hingga Jalur Hukum<br \/>\n\u200bMenanggapi ketidakpastian tersebut, perwakilan warga telah mengambil langkah-langkah preemtif dan persuasif guna mencari kejelasan. Sejumlah instansi terkait telah didatangi, di antaranya:<\/p>\n<p>\u200bDinas Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Buleleng untuk memverifikasi kelengkapan dokumen.<\/p>\n<p>\u200bKetua DPRD Kabupaten Buleleng sebagai bentuk pengaduan aspirasi rakyat.<br \/>\n\u200bKantor Camat Busungbiu, yang diterima langsung oleh Sekretaris Camat (Sekcam).<br \/>\n\u200bMenempuh Jalur Formal ke Polda Bali.<\/p>\n<p>\u200bKetidakpuasan warga tidak berhenti pada upaya audiensi saja. Guna memastikan adanya perlindungan hak-hak warga dan penegakan regulasi, semoga persoalan ini segera di Respon Polda Bali, dengan harapan agar pihak kepolisian dapat menindaklanjuti keberatan warga serta memeriksa legalitas pembangunan menara tersebut secara mendalam. Warga berharap pembangunan di wilayah pedesaan tetap mengedepankan etika bertetangga dan ketaatan pada hukum yang berlaku di Kabupaten Buleleng.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; \u200bBULELENG \u2013 Sebuah proyek pembangunan menara telekomunikasi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":43435,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-43433","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43433","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43433"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43433\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43434,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43433\/revisions\/43434"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43435"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43433"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43433"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43433"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}