{"id":42203,"date":"2026-04-30T03:44:29","date_gmt":"2026-04-30T03:44:29","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=42203"},"modified":"2026-04-30T03:44:30","modified_gmt":"2026-04-30T03:44:30","slug":"bbm-non-subsidi-naik-polsek-labuapi-gerak-cepat-pantau-stok-di-spbu-demi-keamanan-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/04\/30\/bbm-non-subsidi-naik-polsek-labuapi-gerak-cepat-pantau-stok-di-spbu-demi-keamanan-warga\/","title":{"rendered":"BBM Non-Subsidi Naik, Polsek Labuapi Gerak Cepat Pantau Stok di SPBU Demi Keamanan Warga"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"3\"><b data-path-to-node=\"3\" data-index-in-node=\"0\">LOMBOK BARAT<\/b> \u2013 Kepolisian Sektor (Polsek) Labuapi, jajaran Polres Lombok Barat, terus bergerak aktif dalam menjaga stabilitas wilayah menyusul adanya kebijakan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi oleh Pertamina. Langkah antisipatif ini dilakukan melalui patroli dialogis dan pemantauan langsung terhadap ketersediaan stok serta pergerakan antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di wilayah Kecamatan Labuapi.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (29\/4\/2026) ini menyasar titik-titik krusial guna memastikan bahwa distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan lancar tanpa hambatan teknis maupun gangguan keamanan. Petugas memastikan bahwa fluktuasi harga tidak memicu kepanikan di tengah masyarakat (panic buying) yang dapat mengganggu ketertiban umum.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"5\">Langkah Preventif Menjaga Kestabilan Wilayah<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"6\">Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa monitoring ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. Menurutnya, koordinasi dengan pihak pengelola SPBU sangat penting guna memetakan ketersediaan stok BBM, baik jenis subsidi maupun non-subsidi, agar kebutuhan warga tetap terpenuhi.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\">&#8220;Kami telah menginstruksikan personil piket jaga dan unit Intelkam untuk turun langsung ke lapangan. Fokus utama kami adalah memastikan tidak terjadi penumpukan kendaraan yang dapat memicu kemacetan, serta memverifikasi bahwa ketersediaan BBM di wilayah Labuapi masih dalam kategori aman terkendali,&#8221; ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa dalam keterangannya.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\">Kegiatan yang dimulai sejak siang hari sekitar pukul 13.00 WITA tersebut melibatkan Ka SPKT I Polsek Labuapi beserta jajaran. Petugas melakukan pengecekan mendalam terhadap volume stok di tangki pendam masing-masing SPBU untuk menghindari adanya kekosongan pasokan yang mendadak.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"9\">Detail Ketersediaan Stok BBM di Sejumlah Titik SPBU<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"10\">Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan BBM di wilayah hukum Polsek Labuapi tercatat masih mencukupi untuk kebutuhan harian masyarakat. Di SPBU 54.833.22 Datar, Desa Merembu, petugas mencatat stok Pertalite sebanyak 8.400 liter, Pertamax 800 liter, Pertamax Turbo 3.400 liter, serta stok Pertamina Dex mencapai 19.300 liter dan Bio Solar sebesar 15.800 liter. Meskipun stok Dexlite dilaporkan nihil pada saat pengecekan, pelayanan tetap berjalan normal dengan jam operasional mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WITA.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\">Kondisi serupa juga terlihat di SPBU 54.833.03 Bengkel, Desa Bengkel. Di lokasi ini, ketersediaan Bio Solar terpantau cukup melimpah dengan angka 28.000 liter. Sementara untuk jenis BBM lain seperti Pertalite berada di angka 12.800 liter, Pertamax 3.100 liter, Pertamax Turbo 1.000 liter, dan Pertamina Dex sebanyak 2.300 liter. Operasional SPBU ini juga tetap konsisten melayani masyarakat hingga malam hari.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">Selanjutnya, pemantauan berlanjut ke SPBU 54.833.23 Jerneng yang terletak di Desa Bagik Polak Barat. Berdasarkan data yang dihimpun petugas, stok Pertalite tercatat sebanyak 15.582 liter, Pertamax 4.380 liter, Pertamax Turbo 1.039 liter, dan Pertamina Dex 5.697 liter. Walaupun stok Bio Solar dilaporkan kosong pada saat pemantauan dilakukan, aktivitas pengisian bahan bakar untuk kendaraan pribadi maupun angkutan umum lainnya tetap terpantau stabil.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"13\">Situasi Kondusif Tanpa Antrean Panjang<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"14\">Salah satu indikator keberhasilan monitoring ini adalah tidak ditemukannya antrean panjang yang mengular hingga ke badan jalan. Fenomena pembelian menggunakan jerigen dalam jumlah besar yang biasanya memicu keresahan juga tidak ditemukan di lokasi. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Labuapi tetap tenang dalam menyikapi perubahan harga BBM non-subsidi yang telah ditetapkan pemerintah dan Pertamina.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"15\">&#8220;Dari hasil pengamatan anggota di lapangan, baik di SPBU Bengkel, Datar, maupun Jerneng, situasi tetap normal seperti hari-hari biasanya. Tidak ada lonjakan volume kendaraan yang signifikan baik roda dua maupun roda empat. Karyawan SPBU juga mengonfirmasi bahwa distribusi sejauh ini lancar dan belum ada kendala berarti terkait pasokan dari depo,&#8221; tambah Iptu I Nyoman Rudi Santosa.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\">Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian patroli dan koordinasi di wilayah Kecamatan Labuapi dilaporkan berjalan dengan aman dan lancar. Pihak Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya terkait kelangkaan BBM. Polsek Labuapi berkomitmen untuk terus melaksanakan pemantauan secara berkala guna menjamin aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LOMBOK BARAT \u2013 Kepolisian Sektor (Polsek) Labuapi, jajaran&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":42205,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-42203","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42203","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42203"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42203\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42204,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42203\/revisions\/42204"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42205"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42203"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42203"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42203"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}