{"id":33642,"date":"2026-01-23T12:20:22","date_gmt":"2026-01-23T04:20:22","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=33642"},"modified":"2026-01-23T04:20:24","modified_gmt":"2026-01-23T04:20:24","slug":"bhabinkamtibmas-lombok-barat-tinjau-greenhouse-bambu-di-perampuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/01\/23\/bhabinkamtibmas-lombok-barat-tinjau-greenhouse-bambu-di-perampuan\/","title":{"rendered":"Bhabinkamtibmas Lombok Barat Tinjau Greenhouse Bambu di Perampuan"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"1\"><strong>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013<\/strong>\u00a0Di tengah upaya pemerintah memperkuat fondasi\u00a0ketahanan pangan\u00a0nasional, sebuah inisiatif inspiratif muncul dari sudut\u00a0Desa\u00a0Perampuan,\u00a0Kecamatan Labuapi. Personel\u00a0Bhabinkamtibmas\u00a0Desa Perampuan\u00a0melaksanakan kegiatan silaturahmi produktif dengan menyambangi\u00a0warga\u00a0binaan yang sukses mengelola\u00a0lahan pekarangan\u00a0menjadi sumber\u00a0pangan\u00a0bergizi pada Jumat (23\/1). Langkah ini dipandang sebagai bentuk nyata dukungan\u00a0Polri\u00a0terhadap program\u00a0swasembada pangan\u00a0yang berkelanjutan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"2\">Ketahanan\u00a0pangan kini bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang dimulai dari unit terkecil, yakni rumah tangga. Dengan memanfaatkan lahan yang terbatas, warga setempat mampu menciptakan sistem\u00a0pertanian\u00a0mandiri yang tidak hanya mencukupi kebutuhan gizi keluarga, tetapi juga berpotensi meningkatkan\u00a0ekonomi lokal.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"4\">Inovasi Pertanian Terpadu dalam Greenhouse Bambu<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"5\">Kegiatan\u00a0sambang desa\u00a0ini memberikan pemandangan yang berbeda dari biasanya. Berdasarkan pantauan di lokasi, personel Bhabinkamtibmas meninjau langsung sistem pertanian terpadu yang dikembangkan warga di dalam struktur pelindung atau\u00a0<i data-path-to-node=\"5\" data-index-in-node=\"234\">greenhouse<\/i>\u00a0sederhana berbahan bambu. Meski menggunakan material lokal, sistem yang diterapkan tergolong sangat inovatif dan efisien.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\">Di dalam area tersebut, warga menerapkan teknik budidaya yang mengintegrasikan sektor tanaman pangan dengan perikanan air tawar. Detail visual menunjukkan penggunaan rak bertingkat yang menampung barisan\u00a0polibag\u00a0berisi bibit sayuran hijau yang tumbuh subur. Menariknya, di bawah rak tanaman tersebut, terdapat instalasi kolam terpal yang dimanfaatkan untuk budidaya ikan. Ekosistem ini menciptakan siklus\u00a0pangan mandiri\u00a0yang cerdas di lahan yang sangat terbatas.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\">Kapolres\u00a0Lombok\u00a0Barat,\u00a0Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi antara personel kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat akar rumput. Menurutnya, peran Bhabinkamtibmas sangat krusial dalam memberikan edukasi dan pendampingan agar masyarakat lebih berdaya.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8,0\">\u201cKami sangat mendukung penuh langkah-langkah kreatif warga dalam memanfaatkan lahan pekarangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat adalah untuk memastikan bahwa program ketahanan pangan ini berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga,\u201d ujar AKBP Yasmara Harahap, S.I.K.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"10\">Mendorong Varietas Tanaman dan Peternakan Kecil<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"11\">Dalam kunjungan tersebut, personel Bhabinkamtibmas tidak hanya meninjau, tetapi juga memberikan dorongan motivasi kepada warga agar semakin maksimal dalam mengelola lahan kosong yang tersedia. Masyarakat diajak untuk lebih variatif dalam menanam komoditas yang memiliki nilai ekonomis tinggi namun mudah dirawat, seperti\u00a0cabai\u00a0dan tomat.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">Selain tanaman sayur, pihak kepolisian juga menyarankan pengembangan\u00a0sektor peternakan\u00a0kecil, seperti ayam petelur atau kelinci, guna melengkapi kebutuhan protein dan gizi keluarga secara mandiri. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menekan angka\u00a0stunting\u00a0melalui pemenuhan gizi seimbang yang berasal dari sumber pangan lokal yang segar dan organik.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"13\">Kapolsek\u00a0Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa pendampingan ini akan terus dilakukan secara berkala. Ia melihat potensi besar di Desa Perampuan untuk menjadi percontohan bagi desa-desa lainnya di wilayah Lombok Barat.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"14,0\">\u201cKegiatan silaturahmi produktif ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mengawal\u00a0swasembada\u00a0pangan. Kami ingin Desa Perampuan menjadi\u00a0<i data-path-to-node=\"14,0\" data-index-in-node=\"140\">role model<\/i>\u00a0kemandirian pangan\u00a0desa, di mana setiap rumah tangga mampu memenuhi kebutuhan pokoknya sendiri tanpa harus bergantung sepenuhnya pada\u00a0pasar,\u201d tutur Iptu I Nyoman Rudi Santosa.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"16\">Keberlanjutan dan Stabilitas Pangan Nasional<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"17\">Keberhasilan warga Desa Perampuan dalam mengintegrasikan kolam ikan dengan tanaman sayuran membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukanlah penghalang untuk berinovasi. Penggunaan sistem rak bertingkat memaksimalkan ruang vertikal, sementara kolam terpal di bawahnya menjaga kelembapan mikro di dalam\u00a0<i data-path-to-node=\"17\" data-index-in-node=\"298\">greenhouse<\/i>, menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan tanaman.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"18\">Melalui pendampingan yang intensif dari Polri, diharapkan semangat kemandirian ini dapat menular ke seluruh lapisan masyarakat. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus mengawal pemanfaatan\u00a0lahan produktif\u00a0sebagai langkah nyata dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan di masyarakat secara berkelanjutan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"19\">Stabilitas pangan yang terjaga di tingkat desa secara otomatis akan memperkuat ketahanan pangan di tingkat kabupaten hingga nasional. Dengan\u00a0sinergi\u00a0yang kuat antara aparat\u00a0keamanan\u00a0dan warga, cita-cita Indonesia untuk mencapai swasembada pangan bukan lagi hal yang mustahil untuk diwujudkan dalam waktu dekat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013\u00a0Di tengah upaya pemerintah memperkuat fondasi\u00a0ketahanan pangan\u00a0nasional,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33644,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-33642","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33642","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33642"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33642\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33643,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33642\/revisions\/33643"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33644"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}