{"id":33495,"date":"2026-01-21T11:38:21","date_gmt":"2026-01-21T03:38:21","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=33495"},"modified":"2026-01-21T03:38:22","modified_gmt":"2026-01-21T03:38:22","slug":"bhabinkamtibmas-batulayar-dorong-warga-manfaatkan-lahan-kosong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/01\/21\/bhabinkamtibmas-batulayar-dorong-warga-manfaatkan-lahan-kosong\/","title":{"rendered":"Bhabinkamtibmas Batulayar Dorong Warga Manfaatkan Lahan Kosong"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"1\"><strong>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013<\/strong>\u00a0Upaya memperkuat kedaulatan\u00a0pangan\u00a0nasional kini semakin masif dilakukan hingga ke pelosok\u00a0desa. Di\u00a0Kabupaten Lombok Barat, Personel\u00a0Bhabinkamtibmas\u00a0Desa\u00a0Batulayar\u00a0terus mengintensifkan kegiatan sambang dialogis sebagai langkah nyata mendukung program prioritas Pemerintah Republik Indonesia dalam menjaga stabilitas dan\u00a0kemandirian pangan\u00a0masyarakat.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"2\">Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (21\/1) ini dipusatkan di Dusun Batulayar,\u00a0Kecamatan Batulayar. Dalam aksi lapangan tersebut, petugas kepolisian menyasar para\u00a0petani\u00a0serta\u00a0warga\u00a0pemilik lahan kosong untuk diberikan edukasi serta pendampingan teknis mengenai pemanfaatan\u00a0lahan produktif. Langkah ini bertujuan untuk mengubah lahan yang sebelumnya tidak tergarap menjadi sumber pangan yang bernilai ekonomis tinggi.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"3\">Inovasi Budidaya Polibag di Area Perbukitan<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"4\">Berdasarkan fakta visual di lokasi, personel Bhabinkamtibmas terjun langsung memberikan pendampingan kepada warga yang sedang mengelola budidaya tanaman pangan. Menariknya, keterbatasan kontur tanah di area perbukitan tidak menjadi penghalang. Warga setempat memanfaatkan sistem\u00a0polibag\u00a0untuk menanam berbagai komoditas dapur.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"5\">Terlihat puluhan bibit tanaman\u00a0cabai\u00a0yang tertata rapi di lereng-lereng perbukitan. Penggunaan polibag dinilai sangat efektif untuk wilayah dengan kemiringan tertentu karena memudahkan dalam perawatan dan pengawasan nutrisi tanaman. Inisiatif mandiri ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan harian rumah tangga sekaligus menekan angka inflasi yang sering dipicu oleh fluktuasi harga bumbu dapur seperti cabai.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\">Kapolres\u00a0Lombok\u00a0Barat,\u00a0Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme warga dalam mengelola potensi lokal tersebut. Menurutnya, peran kepolisian saat ini tidak hanya terbatas pada sektor\u00a0keamanan, tetapi juga sebagai motivator pembangunan\u00a0ekonomi desa.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,0\">\u201cKami melalui fungsi Bhabinkamtibmas berkomitmen untuk terus mengawal program\u00a0ketahanan pangan\u00a0ini.\u00a0Polri hadir\u00a0bukan hanya untuk memantau, tetapi menjadi rekan diskusi dan penggerak bagi warga agar lebih produktif dalam mengelola lahan. Jika setiap rumah tangga memiliki kemandirian pangan, maka\u00a0ketahanan\u00a0pangan nasional\u00a0secara otomatis akan semakin kokoh,\u201d ujar AKBP Yasmara Harahap, S.I.K.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"9\">Pemanfaatan Greenhouse dan Sistem Akuaponik<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"10\">Selain sektor\u00a0pertanian\u00a0konvensional, pemantauan di lokasi lain menunjukkan adanya inovasi yang lebih maju. Beberapa warga mulai membangun sistem pertanian terpadu dengan mendirikan instalasi greenhouse sederhana. Fasilitas ini mengintegrasikan\u00a0budidaya sayuran\u00a0dengan kolam ikan melalui sistem akuaponik.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\">Langkah inovatif ini mendapat sorotan positif karena mampu memaksimalkan lahan yang sangat terbatas. Dalam satu instalasi, warga bisa memanen sayuran segar sekaligus mendapatkan sumber protein hewani dari ikan yang dipelihara di bawahnya.\u00a0Sinergi\u00a0antara kotoran ikan sebagai\u00a0pupuk\u00a0alami bagi tanaman menciptakan ekosistem yang berkelanjutan dan minim biaya operasional.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., yang turut memantau perkembangan di wilayahnya, menegaskan bahwa edukasi secara berkelanjutan adalah kunci keberhasilan program ini. Pihaknya terus mendorong personil di lapangan untuk tidak bosan mengajak masyarakat menanam komoditas produktif.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"13,0\">\u201cKami secara rutin mensosialisasikan agar masyarakat konsisten menanam tanaman seperti cabai, terong, dan tomat. Melalui sistem akuaponik dan greenhouse ini, warga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada\u00a0pasar. Kami ingin\u00a0Desa Batulayar\u00a0menjadi pelopor kemandirian pangan di Lombok Barat dengan memanfaatkan teknologi pertanian tepat guna,\u201d ungkap AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"14\">Dukungan Polri Terhadap Program Strategis Pemerintah<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"15\">Kegiatan sambang dialogis dan pendampingan ini merupakan bagian dari dukungan nyata\u00a0Polri\u00a0terhadap\u00a0program ketahanan pangan\u00a0berkelanjutan yang digagas oleh Pemerintah Pusat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani diharapkan dapat memangkas hambatan psikologis maupun teknis yang dihadapi masyarakat dalam memulai usaha tani mandiri.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\">Polri berkomitmen untuk hadir sebagai jembatan informasi antara kebijakan pemerintah dan implementasi di tingkat akar rumput. Melalui pendampingan yang berkesinambungan, Desa Batulayar diharapkan dapat bertransformasi menjadi desa mandiri yang mampu mengelola potensi sumber daya alamnya secara maksimal demi kesejahteraan bersama.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"17\">Dengan semangat gotong royong antara aparat kepolisian dan warga, optimalisasi lahan produktif di Desa Batulayar menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor mampu menciptakan dampak positif bagi ketahanan\u00a0ekonomi keluarga\u00a0di tengah tantangan global saat ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013\u00a0Upaya memperkuat kedaulatan\u00a0pangan\u00a0nasional kini semakin masif dilakukan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33497,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-33495","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33495","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33495"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33495\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33496,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33495\/revisions\/33496"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33497"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33495"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33495"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33495"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}