{"id":33424,"date":"2026-01-20T11:45:07","date_gmt":"2026-01-20T03:45:07","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=33424"},"modified":"2026-01-20T03:45:08","modified_gmt":"2026-01-20T03:45:08","slug":"polisi-di-lombok-barat-sulap-pekarangan-warga-jadi-sumber-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/01\/20\/polisi-di-lombok-barat-sulap-pekarangan-warga-jadi-sumber-pangan\/","title":{"rendered":"Polisi di Lombok Barat Sulap Pekarangan Warga Jadi Sumber Pangan"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"3\"><strong>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013<\/strong>\u00a0Pemerintah terus memperkuat pilar\u00a0ketahanan pangan\u00a0nasional hingga ke level terkecil di tingkat\u00a0desa. Dalam mendukung misi besar tersebut, jajaran Kepolisian Resor\u00a0Lombok\u00a0Barat melalui personel\u00a0Bhabinkamtibmas\u00a0mengambil peran aktif sebagai motor penggerak bagi masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan memberikan edukasi langsung mengenai\u00a0pemanfaatan lahan\u00a0pekarangan di wilayah hukum\u00a0Polsek Labuapi.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Pada Selasa (20\/1\/2026), personel Bhabinkamtibmas\u00a0Desa Bajur\u00a0melaksanakan kegiatan sambang dialogis yang menyasar\u00a0warga\u00a0binaan. Fokus utama dari kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan upaya intensif untuk mengedukasi warga tentang pentingnya optimalisasi area\u00a0pekarangan rumah\u00a0maupun kebun kosong yang selama ini belum tergarap maksimal.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"5\">Transformasi Lahan Sempit Menjadi Sumber Ekonomi<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"6\">Kegiatan sambang ini menunjukkan bagaimana keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang bagi warga untuk tetap produktif. Di lokasi, petugas kepolisian meninjau langsung area budidaya tanaman yang dikelola secara kreatif oleh warga menggunakan sistem\u00a0polibag\u00a0dan instalasi bambu sederhana. Transformasi lahan sempit menjadi area hijau yang menghasilkan ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah, baik dari sisi ekonomi maupun pemenuhan nutrisi keluarga.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\">Kapolres\u00a0Lombok Barat,\u00a0Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kapolsek\u00a0Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa kehadiran\u00a0Polri\u00a0di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan solusi nyata atas kebutuhan dasar warga. Pemanfaatan lahan yang efektif merupakan kunci utama dalam menjaga kestabilan ketersediaan\u00a0pangan\u00a0di tingkat rumah tangga.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\">\u201cKami terus mendorong personel di lapangan, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk terus menjadi konsultan bagi warga dalam hal-hal positif. Pemanfaatan\u00a0lahan produktif\u00a0ini adalah cara cerdas bagi masyarakat untuk mandiri secara pangan. Dengan menanam di lingkungan sendiri, warga tidak lagi terlalu bergantung pada harga\u00a0pasar\u00a0untuk komoditas tertentu,\u201d ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa dalam keterangan resminya.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"9\">Integrasi Budidaya Tanaman dan Perikanan Skala Rumah Tangga<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"10\">Berdasarkan pengamatan di lapangan, edukasi yang diberikan oleh Bhabinkamtibmas Desa Bajur mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Warga didorong untuk menanam komoditas yang paling sering dibutuhkan di dapur, seperti\u00a0cabai, tomat, dan terong. Tidak hanya sayuran, pola\u00a0pertanian\u00a0terpadu juga mulai diterapkan oleh beberapa warga dengan mengintegrasikan budidaya tanaman dan kolam ikan kecil di bawah rak tanaman.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\">Sistem integrasi ini dinilai sangat efisien karena menggunakan konsep sirkulasi yang sederhana namun berdampak besar bagi\u00a0kemandirian pangan. Iptu I Nyoman Rudi Santosa menambahkan bahwa keberhasilan di satu titik pekarangan dapat menjadi contoh bagi warga lainnya untuk melakukan hal serupa.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">\u201cLangkah ini bukan hanya soal menanam, tapi soal membangun kesadaran kolektif. Ketika satu keluarga berhasil memanen cabai atau ikan dari halaman sendiri, tentu beban pengeluaran rumah tangga akan berkurang. Inilah esensi dari\u00a0pemberdayaan masyarakat\u00a0yang kita cita-citakan bersama,\u201d ungkap Kapolsek Labuapi tersebut.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"13\">Mendukung Visi Ketahanan Pangan Nasional<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"14\">Inisiatif yang dilakukan oleh jajaran\u00a0Polres Lombok Barat\u00a0ini sejatinya merupakan pengejawantahan dari program\u00a0ketahanan\u00a0pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Dengan mengawal sektor pangan dari hulu, Polri berperan memastikan bahwa\u00a0kedaulatan pangan\u00a0dapat dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"15\">Pemanfaatan lahan produktif\u00a0di Desa Bajur menjadi bukti bahwa\u00a0sinergi\u00a0antara aparat\u00a0keamanan\u00a0dan masyarakat dapat menciptakan ekosistem desa yang mandiri. Dukungan teknis dan motivasi yang diberikan secara rutin oleh Bhabinkamtibmas diharapkan mampu menjaga keberlanjutan program ini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh lapisan masyarakat.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\">Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., senantiasa mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh anggotanya di lapangan. Menurutnya, ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. \u201cKeamanan suatu wilayah tidak hanya diukur dari rendahnya tingkat\u00a0kriminalitas, tetapi juga dari tingkat kesejahteraan dan kecukupan pangan masyarakatnya. Oleh karena itu, jajaran\u00a0Polres\u00a0Lombok Barat akan selalu hadir untuk menyukseskan\u00a0program pemerintah\u00a0yang berdampak langsung pada rakyat,\u201d tegas AKBP Yasmara Harahap.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"17\">Dengan adanya edukasi yang berkelanjutan, diharapkan Desa Bajur dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di wilayah Lombok Barat dalam hal kemandirian pangan berbasis pemanfaatan\u00a0lahan pekarangan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013\u00a0Pemerintah terus memperkuat pilar\u00a0ketahanan pangan\u00a0nasional hingga ke&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33426,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-33424","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33424","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33424"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33424\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33425,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33424\/revisions\/33425"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33426"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33424"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33424"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33424"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}