{"id":33361,"date":"2026-01-19T13:24:53","date_gmt":"2026-01-19T05:24:53","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=33361"},"modified":"2026-01-19T05:24:54","modified_gmt":"2026-01-19T05:24:54","slug":"polri-kawal-ketahanan-pangan-di-kuranji-dalang-lombok-barat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/01\/19\/polri-kawal-ketahanan-pangan-di-kuranji-dalang-lombok-barat\/","title":{"rendered":"Polri Kawal Ketahanan Pangan di Kuranji Dalang Lombok Barat"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"1\"><strong>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013<\/strong>\u00a0Ketahanan pangan\u00a0nasional dimulai dari kemandirian masyarakat di tingkat\u00a0desa. Menyadari hal tersebut, jajaran Kepolisian Resor\u00a0Lombok\u00a0Barat melalui\u00a0Polsek Labuapi\u00a0terus mengintensifkan peran personel\u00a0Bhabinkamtibmas\u00a0untuk turun langsung ke tengah masyarakat. Upaya ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketersediaan\u00a0pangan\u00a0di wilayah hukum\u00a0Polda NTB.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"2\">Pada Senin (19\/1\/2026), suasana di area persawahan\u00a0Desa Kuranji\u00a0Dalang tampak berbeda dengan kehadiran personel kepolisian yang berinteraksi akrab dengan para\u00a0petani. Kunjungan lapangan ini menjadi bukti nyata komitmen\u00a0Polri\u00a0dalam mengawal program\u00a0ketahanan\u00a0pangan, sekaligus memastikan para petani mendapatkan dukungan moril untuk terus berproduksi di tengah dinamika tantangan sektor\u00a0pertanian\u00a0saat ini.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"3\">Dorongan Moril Bhabinkamtibmas untuk Produktivitas Pertanian<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"4\">Dalam pantauan di lokasi, personel\u00a0Bhabinkamtibmas Desa Kuranji\u00a0Dalang yang mengenakan seragam lengkap tampak tidak canggung menginjakkan kaki di area perkebunan. Mereka meninjau langsung lahan-lahan yang kini mulai dikelola secara modern menggunakan sistem mulsa plastik. Teknik ini diketahui efektif dalam menjaga kelembapan tanah serta menekan pertumbuhan gulma, sehingga\u00a0hasil panen\u00a0diharapkan dapat lebih optimal.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"5\">Kapolres\u00a0Lombok Barat,\u00a0Polda\u00a0NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kapolsek\u00a0Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di lahan pertanian adalah bentuk pengabdian untuk masyarakat. \u201cKami menginstruksikan kepada seluruh Bhabinkamtibmas untuk menjadi motor penggerak bagi\u00a0warga. Kehadiran mereka di lapangan adalah untuk memberikan motivasi agar masyarakat tetap konsisten dalam mengelola lahan, baik itu sawah yang luas maupun\u00a0pemanfaatan pekarangan\u00a0rumah,\u201d ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\">Beliau juga menambahkan bahwa sektor pangan adalah fondasi utama\u00a0keamanan wilayah. \u201cMelalui pendampingan ini, kami ingin memastikan bahwa ketersediaan pangan di tingkat desa tetap terjaga dengan baik. Jika setiap keluarga mampu mandiri secara pangan, maka stabilitas ekonomi daerah secara otomatis akan ikut menguat,\u201d imbuhnya dalam pernyataan resmi tersebut.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"7\">Pemanfaatan Lahan Tidur dan Pekarangan Rumah<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"8\">Salah satu poin utama yang ditekankan dalam sosialisasi di lapangan adalah pentingnya optimalisasi lahan. Personel Bhabinkamtibmas mengajak warga untuk tidak membiarkan ada lahan yang menganggur atau menjadi\u00a0lahan tidur. Setiap jengkal tanah, termasuk area di sekitar hunian, memiliki potensi besar jika ditanami dengan komoditas sayur-sayuran atau tanaman produktif lainnya.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"9\">Langkah ini diambil sebagai strategi antisipatif terhadap fluktuasi harga kebutuhan pokok di\u00a0pasar. Dengan menanam sendiri sayur-sayuran di pekarangan, warga diharapkan dapat menekan pengeluaran rumah tangga sekaligus mendapatkan asupan pangan yang lebih segar dan sehat. Edukasi mengenai\u00a0kemandirian pangan\u00a0ini disambut positif oleh warga Desa\u00a0Kuranji Dalang\u00a0yang mulai menyadari pentingnya peran sektor pertanian mikro bagi kesejahteraan keluarga.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"10\">Menyerap Aspirasi dan Kendala Petani di Lapangan<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"11\">Kegiatan ini tidak hanya bersifat searah. Sembari meninjau tanaman, personel kepolisian juga membuka ruang dialog untuk menyerap aspirasi serta mendengarkan kendala yang dihadapi oleh para petani. Mulai dari permasalahan distribusi\u00a0pupuk, ketersediaan air irigasi, hingga tantangan hama tanaman menjadi topik bahasan yang hangat di tengah sawah.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan ini diharapkan dapat memicu semangat inovasi di kalangan petani.\u00a0Polsek\u00a0Labuapi berkomitmen untuk menjembatani komunikasi antara petani dengan pihak-pihak terkait jika ditemukan kendala teknis yang memerlukan penanganan lebih lanjut.\u00a0Sinergi\u00a0antara penegak hukum dan pelaku sektor pertanian ini menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem desa yang mandiri dan tangguh.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"13\">Mewujudkan Desa Kuranji Dalang Sebagai Model Kemandirian Pangan<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"14\">Dengan adanya pemantauan rutin dan dorongan semangat yang diberikan secara langsung, Desa Kuranji Dalang diproyeksikan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah Lombok Barat. Keberhasilan dalam memproduksi komoditas sayuran berkualitas secara mandiri akan memberikan dampak domino yang positif bagi pasar lokal.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"15\">Pihak Kepolisian Sektor Labuapi berjanji akan terus mengawal program ini hingga mencapai target yang diharapkan. Kolaborasi yang harmonis antara Bhabinkamtibmas dan petani bukan hanya tentang menanam bibit, melainkan tentang membangun mentalitas masyarakat yang produktif dan berdaya saing. Melalui langkah-langkah nyata ini, ketahanan pangan lokal bukan lagi sekadar wacana, melainkan realitas yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013\u00a0Ketahanan pangan\u00a0nasional dimulai dari kemandirian masyarakat di&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33363,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-33361","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33361","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33361"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33361\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33362,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33361\/revisions\/33362"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33363"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33361"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33361"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33361"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}