{"id":33275,"date":"2026-01-18T13:28:25","date_gmt":"2026-01-18T05:28:25","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=33275"},"modified":"2026-01-18T05:28:26","modified_gmt":"2026-01-18T05:28:26","slug":"polres-lombok-barat-gelar-patroli-blue-light-di-jalur-bypass-bil-ii","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/01\/18\/polres-lombok-barat-gelar-patroli-blue-light-di-jalur-bypass-bil-ii\/","title":{"rendered":"Polres Lombok Barat Gelar Patroli Blue Light di Jalur Bypass BIL II"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"3\"><strong>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013<\/strong>\u00a0Kepolisian Resor\u00a0Lombok\u00a0Barat terus berkomitmen menjaga stabilitas\u00a0keamanan dan ketertiban\u00a0masyarakat (Kamtibmas), khususnya di titik-titik rawan\u00a0kriminalitas. Sebagai langkah nyata dalam menekan angka\u00a0kejahatan jalanan, personel Unit\u00a0Patroli\u00a0Sat Samapta\u00a0Polres Lombok Barat\u00a0melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa\u00a0patroli preventif\u00a0dengan metode\u00a0<i data-path-to-node=\"3\" data-index-in-node=\"382\">Blue Light<\/i>\u00a0di sepanjang jalur\u00a0Bypass BIL\u00a0II, Sabtu malam (17\/1\/2026).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Langkah ini diambil mengingat\u00a0jalur Bypass BIL\u00a0II merupakan urat nadi transportasi yang vital namun sering kali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi tindak pidana maupun gangguan ketertiban umum pada jam-jam rawan.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"5\">Strategi Preventif Melalui Metode Blue Light<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"6\">Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 23.45 WITA ini memfokuskan pemantauan pada sepanjang jalur bypass yang masuk dalam wilayah hukum\u00a0Polres\u00a0Lombok Barat. Dengan menyalakan lampu rotator berwarna biru secara konsisten, kehadiran\u00a0polisi\u00a0di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan efek gentar (<i data-path-to-node=\"6\" data-index-in-node=\"297\">deterrent effect<\/i>) bagi para pelaku kriminalitas yang hendak melancarkan aksinya.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\">Kapolres\u00a0Lombok Barat,\u00a0Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kasat Samapta,\u00a0Iptu Eko Nugroho, S.H., menegaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya sistematis kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada pengguna jalan dan\u00a0warga\u00a0sekitar. Kehadiran fisik petugas di lapangan menjadi kunci utama dalam meminimalisir niat dan kesempatan para pelaku kejahatan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\">\u201cKami melaksanakan giat KRYD Patroli Preventif dengan metode\u00a0<i data-path-to-node=\"8\" data-index-in-node=\"61\">Blue Light<\/i>\u00a0ini secara intensif di\u00a0jalur Bypass BIL II. Tujuannya sangat jelas, yakni guna mencegah terjadinya aksi\u00a03C\u00a0(Curat, Curas, dan\u00a0Curanmor) serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya yang dapat meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polres Lombok Barat,\u201d ujar Iptu Eko Nugroho saat memberikan keterangan resmi.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"9\">Antisipasi Balap Liar dan Kejahatan Jalanan<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"10\">Selain fokus pada pencegahan\u00a0tindak pidana 3C, personel Unit\u00a0Patroli Samapta\u00a0juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi aksi\u00a0balap liar\u00a0yang kerap dikeluhkan oleh masyarakat. Jalur bypass yang lurus dan mulus sering kali disalahgunakan oleh sekelompok\u00a0pemuda\u00a0untuk melakukan aksi balap liar pada tengah malam hingga dini hari, yang tidak hanya membahayakan diri mereka sendiri tetapi juga pengguna jalan lainnya.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\">Selama penyisiran, personel kepolisian tidak hanya melintas secara kontinu, namun juga menerapkan strategi berhenti sejenak di titik-titik strategis. Beberapa area seperti\u00a0<i data-path-to-node=\"11\" data-index-in-node=\"172\">underpass<\/i>\u00a0dan lokasi yang minim penerangan menjadi sasaran stasioner petugas guna memastikan tidak ada celah bagi pelaku kriminalitas seperti pembegalan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">\u201cKami juga mengantisipasi terjadinya aksi balap liar, begal, serta tindak kriminalitas lainnya di sepanjang jalur\u00a0Bypass BIL I. Personel kami sesekali berhenti di\u00a0<i data-path-to-node=\"12\" data-index-in-node=\"163\">underpass<\/i>\u00a0atau di tempat-tempat yang dianggap rawan begal dan 3C. Hal ini dilakukan guna menciptakan dan memastikan situasi Kamtibmas di seputaran dalam keadaan aman dan kondusif bagi siapa saja yang melintas,\u201d tambah Iptu Eko Nugroho.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"13\">Sinergi Menuju Situasi Kondusif<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"14\">Dalam pelaksanaan tugasnya, para personel tetap mengedepankan sikap humanis namun tegas. Mereka memantau setiap pergerakan yang mencurigakan di sepanjang jalur tersebut. Patroli ini diharapkan mampu memberikan dampak psikologis positif bagi masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari, sekaligus mengirimkan pesan kuat kepada para pelaku kejahatan bahwa kepolisian selalu bersiaga.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"15\">Sejauh pemantauan di lapangan hingga berakhirnya giat patroli pada dini hari tersebut, situasi di sepanjang jalur\u00a0Bypass BIL II\u00a0terpantau aman terkendali. Tidak ditemukan adanya kerumunan yang mengarah pada aksi balap liar maupun laporan mengenai tindak kekerasan jalanan. Polres Lombok Barat pun mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemui hal-hal yang mencurigakan di\u00a0lingkungan\u00a0sekitar mereka.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\">Dengan konsistensi pelaksanaan Patroli\u00a0<i data-path-to-node=\"16\" data-index-in-node=\"39\">Blue Light<\/i>\u00a0ini, Polres Lombok Barat berharap wilayah tersebut tetap menjadi zona yang aman bagi masyarakat dan\u00a0wisatawan\u00a0yang melintas menuju pusat kota maupun bandara, sekaligus memperkuat citra positif\u00a0keamanan\u00a0di wilayah\u00a0Nusa Tenggara Barat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013\u00a0Kepolisian Resor\u00a0Lombok\u00a0Barat terus berkomitmen menjaga stabilitas\u00a0keamanan dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33277,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-33275","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33275","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33275"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33275\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33276,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33275\/revisions\/33276"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33277"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33275"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33275"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33275"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}