{"id":33272,"date":"2026-01-18T13:25:57","date_gmt":"2026-01-18T05:25:57","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=33272"},"modified":"2026-01-18T05:25:59","modified_gmt":"2026-01-18T05:25:59","slug":"polsek-batulayar-perkuat-ketahanan-pangan-di-meninting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/01\/18\/polsek-batulayar-perkuat-ketahanan-pangan-di-meninting\/","title":{"rendered":"Polsek Batulayar Perkuat Ketahanan Pangan di Meninting"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"3\"><strong>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013<\/strong>\u00a0Dalam upaya memperkuat kemandirian\u00a0pangan\u00a0di tingkat\u00a0desa, jajaran\u00a0Polsek Batulayar\u00a0melalui\u00a0Bhabinkamtibmas\u00a0Desa\u00a0Meninting\u00a0melakukan langkah proaktif dengan menyambangi\u00a0warga\u00a0di Dusun Peresak, Desa Meninting,\u00a0Kecamatan Batulayar, pada Minggu, 18 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi serta memotivasi masyarakat agar mampu mengoptimalkan setiap jengkal lahan kosong menjadi area yang produktif dan bernilai ekonomis.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Langkah taktis yang dilakukan oleh pihak kepolisian ini bukan tanpa alasan. Inisiatif tersebut merupakan manifestasi nyata dari komitmen\u00a0Polri\u00a0dalam mendukung penuh program\u00a0ketahanan pangan\u00a0nasional yang menjadi prioritas Pemerintah Republik Indonesia. Dengan menguatkan sektor\u00a0pertanian\u00a0dan peternakan dari unit terkecil yaitu rumah tangga, diharapkan\u00a0ketahanan\u00a0ekonomi masyarakat di wilayah\u00a0Lombok\u00a0Barat dapat semakin kokoh menghadapi tantangan global.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"5\">Sinergi Polri dan Masyarakat di Dusun Peresak<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"6\">Kehadiran personel Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat disambut dengan antusiasme yang tinggi. Petugas tidak hanya datang untuk memberikan imbauan\u00a0kamtibmas, tetapi juga turun langsung memantau perkembangan\u00a0pemanfaatan lahan\u00a0pekarangan yang mulai dikelola oleh warga. Di lokasi tersebut, terlihat berbagai model pertanian mikro yang sangat potensial untuk dikembangkan lebih luas lagi.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\">Kapolres\u00a0Lombok Barat,\u00a0Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kapolsek\u00a0Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., menyatakan bahwa kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya jemput bola untuk memastikan\u00a0program pemerintah\u00a0menyentuh lapisan masyarakat paling bawah. Menurutnya, pemanfaatan\u00a0lahan pekarangan\u00a0adalah solusi cerdas dalam menjaga stabilitas ketersediaan pangan secara mandiri.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\">\u201cKami terus mendorong personel di lapangan, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk terus memberikan pendampingan kepada warga. Tujuannya jelas, yakni mengubah lahan-lahan yang tadinya tidak terurus atau kosong menjadi area hijau yang menghasilkan komoditas pangan berkualitas,\u201d ujar AKP I Putu Krisna Varananda dalam keterangannya di sela-sela kegiatan tersebut.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"9\">Inovasi Pertanian Melalui Greenhouse Sederhana<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"10\">Dalam pantauan di lapangan, petugas kepolisian menyempatkan diri meninjau salah satu titik pengelolaan pembibitan sayuran yang menggunakan sistem greenhouse sederhana. Di tempat ini, berbagai bibit tanaman seperti seledri tumbuh subur di dalam media\u00a0polibag. Penggunaan teknologi tepat guna ini dinilai efektif untuk melindungi tanaman dari\u00a0cuaca ekstrem\u00a0sekaligus memudahkan perawatan di lahan yang terbatas.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\">Selain sayuran hijau, warga juga mulai aktif menanam komoditas\u00a0hortikultura\u00a0seperti tomat. Penataan lahan di area pemukiman tampak rapi dengan penggunaan ajir bambu sebagai penyangga tanaman. Hal ini menunjukkan bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang bagi warga untuk tetap berproduksi. Petugas memberikan apresiasi atas kreativitas warga yang mampu menyulap sudut-sudut rumah menjadi sumber gizi keluarga.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">\u201cKami sangat mengapresiasi warga yang sudah memulai langkah kecil ini. Dengan menanam kebutuhan pokok seperti\u00a0cabai, terong, maupun tomat di rumah sendiri, beban pengeluaran rumah tangga bisa ditekan, dan kualitas pangan yang dikonsumsi pun lebih terjamin kebersihannya,\u201d tambah AKP I Putu Krisna Varananda.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"13\">Mengawal Swasembada Pangan dari Ladang Jagung<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"14\">Tidak berhenti di\u00a0pekarangan rumah, personel Bhabinkamtibmas juga menyisir lahan pertanian yang lebih luas di sekitar Dusun Peresak. Petugas terlihat berdialog langsung dengan para\u00a0petani\u00a0yang sedang mengelola ladang\u00a0jagung. Dalam diskusi hangat tersebut, petugas memberikan semangat dan motivasi agar para petani tetap konsisten dalam mengelola lahan mereka sesuai dengan instruksi Presiden terkait penguatan ketahanan\u00a0pangan nasional.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"15\">Polri berkomitmen untuk mengawal setiap potensi pertanian yang ada di wilayah pedesaan.\u00a0Sinergi\u00a0antara kepolisian dan masyarakat petani diharapkan mampu menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan. Petugas menyarankan agar warga tidak hanya terpaku pada satu jenis komoditas saja, melainkan berani mencoba menanam tanaman pangan yang bervariasi guna memenuhi kebutuhan\u00a0pasar\u00a0maupun kebutuhan domestik secara mandiri.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\">Pemerintah dan Polri berharap, melalui gerakan masif\u00a0pemanfaatan lahan kosong\u00a0ini, Desa Meninting dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di wilayah\u00a0Nusa Tenggara Barat\u00a0dalam hal\u00a0kemandirian pangan. Dengan kerja keras dan kolaborasi yang solid,\u00a0swasembada pangan\u00a0bukan lagi sekadar cita-cita, melainkan realitas yang bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat demi peningkatan kesejahteraan\u00a0ekonomi lokal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013\u00a0Dalam upaya memperkuat kemandirian\u00a0pangan\u00a0di tingkat\u00a0desa, jajaran\u00a0Polsek Batulayar\u00a0melalui\u00a0Bhabinkamtibmas\u00a0Desa\u00a0Meninting\u00a0melakukan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33274,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-33272","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33272","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33272"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33272\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33273,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33272\/revisions\/33273"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33274"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33272"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33272"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33272"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}