{"id":33041,"date":"2026-01-13T14:44:02","date_gmt":"2026-01-13T06:44:02","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=33041"},"modified":"2026-01-13T06:44:05","modified_gmt":"2026-01-13T06:44:05","slug":"ms-regatta-sandar-di-gili-mas-ratusan-turis-asing-eksplor-lombok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/01\/13\/ms-regatta-sandar-di-gili-mas-ratusan-turis-asing-eksplor-lombok\/","title":{"rendered":"MS Regatta Sandar di Gili Mas, Ratusan Turis Asing Eksplor Lombok"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"1\"><strong>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013<\/strong>\u00a0Sektor\u00a0pariwisata\u00a0di Pulau\u00a0Lombok,\u00a0Nusa Tenggara Barat, kembali menunjukkan geliat positif pada awal tahun 2026. Hal ini ditandai dengan kedatangan kapal pesiar mewah, MS Regatta, yang resmi bersandar di Dermaga\u00a0Pelabuhan\u00a0Gili Mas, PT Pelindo\u00a0Lembar, Kabupaten Lombok Barat, pada Selasa pagi, 13 Januari 2026. Kedatangan kapal pesiar berbendera Marshall Island ini membawa ratusan\u00a0wisatawan\u00a0mancanegara yang siap mengeksplorasi berbagai destinasi unggulan di Pulau Seribu Masjid tersebut.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"2\">Proses sandar kapal berlangsung dengan mulus di bawah\u00a0pengamanan\u00a0ketat dari aparat kepolisian dan otoritas pelabuhan terkait. Kehadiran kapal besar ini menjadi angin segar bagi\u00a0ekonomi lokal, khususnya bagi para pelaku industri kreatif, pemandu wisata, hingga penyedia jasa transportasi di kawasan Lembar dan sekitarnya.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"4\">Prosedur Keamanan dan Protokol Kedatangan Kapal<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"5\">Persiapan penyambutan telah dilakukan sejak dini hari oleh personel gabungan. Sebelum kapal bersandar, jajaran\u00a0Polsek\u00a0Kawasan\u00a0Pelabuhan Lembar\u00a0telah menyiagakan personel untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib. Langkah ini diambil guna memberikan rasa nyaman bagi para wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Lombok.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\">Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar,\u00a0Polres Lombok Barat,\u00a0Polda NTB, Iptu Imran, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh mulai dari area dermaga hingga jalur keluar masuk wisatawan. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk menjamin kondusivitas wilayah selama aktivitas pariwisata berlangsung.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7,0\">\u201cKami telah menyiagakan personel sejak pukul 06.00 WITA untuk melaksanakan apel pengamanan. Fokus utama kami adalah memastikan\u00a0keamanan\u00a0dan kenyamanan para wisatawan mancanegara selama berada di wilayah hukum\u00a0Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar. Kami bersinergi dengan instansi terkait agar seluruh prosedur, baik dari sisi keamanan maupun administrasi, berjalan tanpa hambatan,\u201d ujar Iptu Imran saat memberikan keterangan di lokasi.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"9\">Spesifikasi MS Regatta dan Kelengkapan Administrasi<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"10\">Kapal pesiar MS Regatta merupakan kapal mewah milik operator Norwegian Cruise Line America Line dengan bobot mencapai 30.277 Gross Tonnage (GT) dan panjang (LOA) sekitar 181 meter. Kapal yang diageni oleh PT Bahari Laju Anugrah ini datang dari Pelabuhan Benoa,\u00a0Bali, dan dijadwalkan akan melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Celukan Bawang, Bali Utara, setelah menyelesaikan agenda wisata di Lombok.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\">Setelah kapal sandar sempurna pada pukul 06.30 WITA, petugas dari Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Pelabuhan Lembar, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Lembar, serta tim dari Bea Cukai dan Imigrasi Mataram segera naik ke atas kapal. Pemeriksaan kelengkapan administrasi dilakukan secara komprehensif, mencakup dokumen kapal hingga dokumen keimigrasian para penumpang. Setelah dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat, para wisatawan barulah diizinkan untuk turun ke dermaga.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"13\">Eksplorasi Destinasi Wisata Unggulan di Pulau Lombok<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"14\">Berdasarkan data manifest, MS Regatta mengangkut sebanyak 620 wisatawan mancanegara dan didukung oleh 387 orang kru kapal. Dari total penumpang tersebut, ratusan wisatawan langsung bergerak menuju berbagai destinasi wisata populer di Lombok. Mereka terbagi dalam dua kelompok, yakni wisatawan yang mengikuti paket tur resmi dan wisatawan mandiri.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"15\">Sekitar 209 wisatawan memilih untuk menggunakan jasa delapan unit bus besar yang telah disiapkan untuk menuju lokasi-lokasi ikonik. Destinasi yang menjadi tujuan utama meliputi Museum NTB, pusat kerajinan mutiara, Pantai\u00a0Senggigi, Taman Mayura, hingga situs bersejarah Pura\u00a0Lingsar\u00a0dan Pura Narmada. Selain itu, kawasan selatan seperti\u00a0Desa\u00a0Adat Sade, Pantai Kuta, dan Sirkuit\u00a0Mandalika\u00a0juga menjadi daya tarik utama bagi para tamu internasional ini.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\">Tidak hanya menggunakan bus, geliat ekonomi juga dirasakan oleh penyedia transportasi lokal. Koperasi Jasa Angkutan Pelabuhan menyiagakan sekitar 50 unit minibus untuk melayani wisatawan yang ingin melakukan perjalanan mandiri atau private tour ke wilayah\u00a0Sekotong\u00a0hingga pusat kerajinan tenun di Desa Sukarara.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"18\">Harapan bagi Pertumbuhan Ekonomi Lokal<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"19\">Kehadiran kapal pesiar REGATTA diharapkan mampu memberikan dampak domino bagi masyarakat Lombok Barat dan sekitarnya. Dengan durasi kunjungan hingga pukul 17.00 WITA, para wisatawan memiliki waktu yang cukup untuk berinteraksi dengan budaya lokal dan membeli produk-produk\u00a0UMKM\u00a0khas Nusa Tenggara Barat.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"20\">Hingga berita ini diturunkan, situasi di Pelabuhan Gili Mas dilaporkan tetap kondusif. Koordinasi antara Kepolisian, Pelindo, dan pihak agen kapal memastikan bahwa arus\u00a0lalu lintas\u00a0wisatawan berjalan lancar tanpa mengganggu operasional rutin pelabuhan. Keberhasilan penyambutan ini diharapkan semakin memperkuat citra Lombok sebagai destinasi wisata kelas dunia yang aman dan ramah bagi kapal pesiar internasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013\u00a0Sektor\u00a0pariwisata\u00a0di Pulau\u00a0Lombok,\u00a0Nusa Tenggara Barat, kembali menunjukkan geliat&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":33043,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-33041","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33041","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33041"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33041\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33042,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33041\/revisions\/33042"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33043"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33041"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33041"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33041"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}