{"id":32922,"date":"2026-01-11T14:54:00","date_gmt":"2026-01-11T06:54:00","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=32922"},"modified":"2026-01-11T06:54:01","modified_gmt":"2026-01-11T06:54:01","slug":"polairud-polres-lobar-perketat-keamanan-pantai-senggigi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/01\/11\/polairud-polres-lobar-perketat-keamanan-pantai-senggigi\/","title":{"rendered":"Polairud Polres Lobar Perketat Keamanan Pantai Senggigi"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"3\"><strong>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013<\/strong>\u00a0Kawasan wisata Pantai\u00a0Senggigi\u00a0tetap menjadi prioritas\u00a0pengamanan\u00a0otoritas kepolisian setempat guna memastikan kenyamanan\u00a0wisatawan\u00a0dan masyarakat sekitar. Menanggapi dinamika aktivitas di pesisir, Satuan\u00a0Polisi\u00a0Perairan dan Udara (Sat Polairud)\u00a0Polres Lombok Barat\u00a0memperketat pengawasan melalui serangkaian kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), mencakup\u00a0edukasi\u00a0kebersihan hingga pengamanan aset vital di laut.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Langkah preventif ini dilakukan secara konsisten untuk menjaga situasi\u00a0keamanan dan ketertiban\u00a0masyarakat (Sitkamtibmas) di salah satu ikon\u00a0pariwisata\u00a0Nusa Tenggara Barat\u00a0tersebut. Berdasarkan pantauan terkini pada Kamis, 8 Januari 2026, personel kepolisian tetap bersiaga mengawal setiap jengkal garis pantai guna meminimalisir potensi gangguan\u00a0keamanan\u00a0maupun\u00a0kecelakaan laut.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"5\">Edukasi Keselamatan dan Kebersihan Lingkungan di Pesisir Pantai<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"6\">Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari pukul 08.00 WITA ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan fisik, tetapi juga menyasar pada ketertiban\u00a0sosial\u00a0dan kelestarian\u00a0lingkungan. Anggota piket Sat\u00a0Polairud\u00a0Pos Senggigi secara aktif mendatangi para pengunjung serta pedagang kaki lima di sekitar pantai untuk memberikan himbauan mengenai pentingnya pengelolaan sampah.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\">Petugas menekankan agar seluruh lapisan masyarakat memiliki kesadaran tinggi untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Hal ini menjadi krusial mengingat kebersihan pantai merupakan daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke\u00a0Lombok\u00a0Barat. Selain itu, aspek keselamatan menjadi perhatian utama, terutama bagi keluarga yang membawa anak-anak.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\">Kasat Polairud\u00a0Polres\u00a0Lombok Barat, AKP L. Nursidi, menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk menciptakan rasa aman bagi setiap individu. Beliau mengingatkan agar orang tua tidak lengah saat mendampingi buah hati mereka beraktivitas di perairan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"9\">\u201cKami secara rutin melalui Anggota Piket Sat Polairud Pos Senggigi melaksanakan himbauan kepada pengunjung maupun pedagang untuk senantiasa menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan oleh petugas. Selain itu, kami juga meminta orang tua untuk mengawasi anak-anak saat mandi maupun bermain di pinggir pantai dan tetap waspada terhadap kondisi arus laut,\u201d ujar AKP L. Nursidi dalam keterangan resminya.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"10\">Patroli Dialogis dan Antisipasi Tindak Kriminalitas 3C<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"11\">Selain memberikan edukasi, petugas juga melakukan\u00a0patroli\u00a0jalan kaki dan pemantauan di seputaran dermaga serta area vital di sekitar Pos Senggigi. Langkah ini merupakan bentuk deteksi dini guna mengantisipasi tindak pidana\u00a03C\u00a0(Pencurian\u00a0dengan Pemberatan, Pencurian dengan Kekerasan, dan Pencurian Kendaraan Bermotor) serta potensi kejahatan lainnya yang kerap menyasar area publik yang ramai.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">Patroli dialogis\u00a0ini memungkinkan adanya interaksi langsung antara polisi dan\u00a0warga, sehingga informasi sekecil apa pun terkait potensi kerawanan dapat segera ditindaklanjuti. Hingga laporan ini diturunkan, situasi di kawasan Senggigi terpantau kondusif tanpa adanya laporan mengenai kejadian menonjol. Sat Polairud memastikan bahwa kegiatan ilegal seperti\u00a0<i data-path-to-node=\"12\" data-index-in-node=\"357\">illegal fishing<\/i>,\u00a0<i data-path-to-node=\"12\" data-index-in-node=\"374\">people smuggling<\/i>, penambangan liar, hingga penggunaan bom ikan berada pada angka nihil.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"13\">\u201cAnggota jaga pos Airud Senggigi terus melaksanakan patroli di seputaran pantai, dermaga, dan sekitaran pos. Fokus kami adalah mengantisipasi tindak\u00a0kejahatan 3C\u00a0agar masyarakat yang berwisata merasa tenang dan terlindungi,\u201d tambah AKP L. Nursidi.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"14\">Pemeliharaan Aset dan Kesiapsiagaan Alutsista Laut<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"15\">Keamanan di wilayah perairan tidak lepas dari kesiapan sarana dan prasarana pendukung. Di sela-sela tugas pengamanan pantai, personel Sat Polairud juga melakukan pengecekan rutin terhadap aset negara berupa kapal patroli. Pengecekan ini meliputi kondisi fisik serta keamanan penambatan kapal di tengah kondisi cuaca yang sering kali tidak menentu.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\">Dua armada penting, yakni Kapal Patroli dengan nomor lambung XXI-1008 dan Kapal Patroli XXI-2003, dilaporkan dalam kondisi prima dan terikat dengan aman di titik\u00a0<i data-path-to-node=\"16\" data-index-in-node=\"162\">mooring<\/i>-nya. Kesiapan armada ini menjadi faktor penentu apabila sewaktu-waktu dibutuhkan tindakan cepat (quick response) di tengah laut, baik untuk urusan penegakan hukum maupun misi pencarian dan pertolongan (SAR).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"17\">Upaya komprehensif yang dilakukan oleh Polres Lombok Barat melalui Sat Polairud ini diharapkan dapat terus mempertahankan citra positif\u00a0pariwisata Lombok. Dengan\u00a0sinergi\u00a0antara petugas keamanan, pedagang, dan wisatawan, stabilitas keamanan di\u00a0Pantai Senggigi\u00a0diharapkan tetap terjaga secara berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013\u00a0Kawasan wisata Pantai\u00a0Senggigi\u00a0tetap menjadi prioritas\u00a0pengamanan\u00a0otoritas kepolisian setempat&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":32924,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-32922","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32922","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32922"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32922\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32923,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32922\/revisions\/32923"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32924"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32922"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32922"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32922"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}