{"id":32865,"date":"2026-01-10T14:41:38","date_gmt":"2026-01-10T06:41:38","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=32865"},"modified":"2026-01-10T06:41:39","modified_gmt":"2026-01-10T06:41:39","slug":"bhabinkamtibmas-gerung-sambangi-petani-giri-tembesi-pastikan-kamtibmas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/01\/10\/bhabinkamtibmas-gerung-sambangi-petani-giri-tembesi-pastikan-kamtibmas\/","title":{"rendered":"Bhabinkamtibmas Gerung Sambangi Petani Giri Tembesi Pastikan Kamtibmas"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"3\"><strong>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013<\/strong>\u00a0Dalam upaya memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat serta mendukung program\u00a0ketahanan pangan\u00a0nasional,\u00a0Polsek Gerung\u00a0melalui jajaran\u00a0Bhabinkamtibmas\u00a0terus mengintensifkan kegiatan sambang\u00a0desa. Fokus utama kali ini menyasar para\u00a0petani\u00a0di wilayah pelosok guna memberikan rasa aman sekaligus motivasi dalam mengelola sektor\u00a0pertanian\u00a0dan peternakan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Pada Sabtu (10\/1\/2026), Bhabinkamtibmas\u00a0Desa Giri Tembesi\u00a0melaksanakan kunjungan langsung ke areal persawahan dan perkebunan milik\u00a0warga\u00a0di Dusun Gumesa Utara, Desa Giri Tembesi,\u00a0Kecamatan Gerung,\u00a0Kabupaten Lombok Barat. Kehadiran personel\u00a0Polri\u00a0di tengah ladang ini disambut hangat oleh masyarakat yang tengah sibuk dengan rutinitas harian mereka. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bagian dari strategi preemtif Polri dalam menjaga stabilitas\u00a0keamanan\u00a0di tingkat desa.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"5\">Upaya Menjaga Keamanan dan Ketertiban di Lingkungan Pertanian<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"6\">Keamanan di area pertanian seringkali luput dari perhatian, padahal risiko\u00a0kriminalitas\u00a0seperti\u00a0pencurian\u00a0hasil bumi maupun hewan ternak tetap mengintai. Menyadari hal tersebut, personel Bhabinkamtibmas secara humanis berdialog dengan para petani untuk menyampaikan pesan-pesan\u00a0keamanan dan ketertiban masyarakat\u00a0(Kamtibmas). Petani diingatkan untuk selalu waspada terhadap lingkungan sekitar, terutama saat meninggalkan kendaraan bermotor atau alat-alat pertanian di pinggir jalan maupun di area persawahan yang jauh dari pengawasan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\">Kapolsek\u00a0Gerung,\u00a0Polres Lombok Barat,\u00a0Polda NTB, AKP Lale Dewi Lungit Tanauran, menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas sangat krusial sebagai ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi ekonomi masyarakat pedesaan. Menurutnya, rasa aman adalah modal utama bagi petani untuk bekerja dengan tenang sehingga produktivitas mereka tetap terjaga dengan baik.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\">\u201cKami terus mendorong anggota di lapangan untuk aktif menjemput bola, mendengarkan keluh kesah masyarakat, dan memberikan edukasi terkait keamanan mandiri. Kehadiran kami di Dusun Gumesa Utara adalah bentuk nyata dukungan Polri terhadap para petani agar mereka merasa diayomi dalam setiap aktivitasnya,\u201d ujar AKP Lale Dewi Lungit Tanauran dalam keterangannya.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"9\">Motivasi untuk Peningkatan Hasil Panen dan Peternakan<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"10\">Selain aspek keamanan, kegiatan sambang ini juga bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para petani dan peternak. Dalam dialog yang berlangsung santai di sela-sela waktu istirahat petani, Bhabinkamtibmas memberikan dorongan moral agar para petani tetap konsisten dan tekun dalam melakukan pemeliharaan tanaman serta hewan ternak. Konsistensi dalam perawatan merupakan kunci utama untuk mencapai\u00a0hasil panen\u00a0yang maksimal dan kualitas ternak yang unggul.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\">Pesan edukatif ini disampaikan mengingat tantangan sektor pertanian saat ini yang cukup dinamis, mulai dari faktor cuaca hingga pengendalian hama. Dengan adanya pendampingan dan motivasi dari aparat kepolisian, diharapkan muncul semangat kebersamaan untuk saling menjaga dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa melalui hasil bumi yang melimpah.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">AKP Lale Dewi Lungit Tanauran menambahkan bahwa motivasi ini penting agar para petani tidak mudah menyerah dengan kondisi lapangan yang terkadang sulit. Ia menekankan pentingnya\u00a0sinergi\u00a0antara kerja keras petani dengan dukungan keamanan dari kepolisian.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"13\">\u201cHarapan kami, para petani di Desa Giri Tembesi dapat mencapai hasil yang maksimal dalam setiap musim tanam. Kami berpesan agar mereka tetap konsisten dalam pemeliharaan tanaman maupun hewan ternak. Jika produktivitas meningkat, maka kesejahteraan masyarakat juga akan ikut terangkat, dan ini secara tidak langsung akan menciptakan situasi kamtibmas yang lebih kondusif karena ekonomi yang stabil,\u201d jelas AKP Lale Dewi.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"14\">Membangun Komunikasi Dua Arah yang Efektif<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"15\">Kegiatan\u00a0sambang desa\u00a0ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pengumpulan informasi terkait potensi gangguan keamanan di wilayah hukum\u00a0Polsek\u00a0Gerung. Melalui komunikasi dua arah, warga dapat melaporkan secara langsung jika menemukan hal-hal mencurigakan atau membutuhkan bantuan kepolisian tanpa harus merasa segan. Pola pendekatan seperti ini terbukti efektif dalam memangkas jarak antara Polri dan warga.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\">Hingga berakhirnya kegiatan di Dusun Gumesa Utara, situasi terpantau aman dan terkendali. Para petani memberikan apresiasi atas kepedulian Polsek Gerung yang telah bersedia turun ke lapangan dan memberikan perhatian lebih pada aktivitas harian mereka. Langkah ini diharapkan terus berkelanjutan guna mewujudkan wilayah\u00a0Lombok\u00a0Barat yang aman, tentram, dan mandiri secara\u00a0pangan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013\u00a0Dalam upaya memperkuat hubungan antara aparat kepolisian&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":32867,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-32865","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32865","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32865"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32865\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32866,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32865\/revisions\/32866"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32867"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32865"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32865"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32865"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}