{"id":32793,"date":"2026-01-09T14:00:51","date_gmt":"2026-01-09T06:00:51","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=32793"},"modified":"2026-01-09T06:00:52","modified_gmt":"2026-01-09T06:00:52","slug":"panen-raya-jagung-di-lombok-barat-ntb-perkuat-ketahanan-pangan-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/01\/09\/panen-raya-jagung-di-lombok-barat-ntb-perkuat-ketahanan-pangan-2026\/","title":{"rendered":"Panen Raya Jagung di Lombok Barat: NTB Perkuat Ketahanan Pangan 2026"},"content":{"rendered":"<p><strong>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013<\/strong>\u00a0Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)\u00a0kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar utama\u00a0ketahanan pangan\u00a0nasional.<\/p>\n<p>Pada Kamis (8\/1\/2026), langkah nyata dalam mendukung swasembada\u00a0pangan\u00a0diwujudkan melalui pelaksanaan\u00a0Panen\u00a0Raya\u00a0Jagung\u00a0Kuartal I tahun 2026.<\/p>\n<p>Kegiatan yang berpusat di Dusun Batu Samban,\u00a0Desa\u00a0Lembar\u00a0Selatan,\u00a0Kecamatan Lembar,\u00a0Kabupaten Lombok Barat. Ini menjadi bukti keberhasilan kolaborasi lintas sektoral dalam mengoptimalkan potensi lahan\u00a0pertanian\u00a0daerah.<\/p>\n<p>Kegiatan yang dimulai tepat pukul 10.00 WITA tersebut dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, di antaranya Wakil Gubernur NTB Indah Damayanti Putri, S.E., S.I.P.,\u00a0Kapolda NTB\u00a0Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., serta jajaran Forkopimda lainnya.<\/p>\n<p>Kehadiran para tokoh penting ini menandakan bahwa sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, menjadi prioritas strategis dalam pembangunan ekonomi dan stabilitas pangan di awal tahun 2026.<\/p>\n<h3>Komitmen Polda NTB dalam Penguatan Ketahanan Pangan<\/h3>\n<p>Dalam laporan yang disampaikan oleh Karo SDM\u00a0Polda NTB\u00a0selaku Ketua Gugus Tugas\u00a0Ketahanan\u00a0Pangan wilayah. Memaparkan data yang cukup signifikan mengenai progres\u00a0pertanian jagung\u00a0di bumi Gora.<br \/>\nBerdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), luas lahan jagung di Provinsi NTB pada tahun 2025 tercatat seluas 175.327 hektar dengan total produksi mencapai 1.196.952 ton.<\/p>\n<p>Memasuki awal tahun 2026, konsistensi\u00a0Polri\u00a0dalam mendampingi\u00a0kelompok tani\u00a0binaan terus membuahkan hasil.<\/p>\n<p>Tercatat, luas lahan yang sedang ditanami jagung di seluruh wilayah NTB mencapai kurang lebih 23.697,75 hektar dengan estimasi\u00a0hasil panen\u00a0sebesar 118.488,74 ton.<\/p>\n<p>Khusus untuk panen raya serentak yang dilaksanakan di\u00a0Desa Lembar\u00a0Selatan kali ini, luas lahan yang dipanen mencapai 9,74 hektar dengan estimasi hasil mencapai 48,6 ton.<\/p>\n<p>Kapolda NTB, Irjen Pol. Edy Murbowo, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari direktif pimpinan Polri untuk mendukung penuh\u00a0program pemerintah\u00a0pusat.<\/p>\n<p>\u201cPolri bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk membangun ekosistem\u00a0petani jagung\u00a0yang solid. Kegiatan ini mendukung program ketahanan\u00a0pangan nasional, dan kami sangat mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam menyukseskan program ini,\u201d ujar Irjen Pol. Edy Murbowo.<\/p>\n<h3>Menjaga Lahan Produktif dan Kesejahteraan Petani<\/h3>\n<p>Wakil Gubernur NTB, Indah Damayanti Putri, memberikan catatan penting mengenai tantangan pertanian di masa depan.<\/p>\n<p>Ia menyoroti laju pertumbuhan penduduk dan perluasan pemukiman yang berpotensi menggerus\u00a0lahan produktif. Pihaknya berharap melalui Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah disetujui pemerintah pusat,\u00a0Lombok\u00a0Barat dapat membatasi alih fungsi lahan agar tidak mengurangi area pertanian yang ada.<\/p>\n<p>Selain masalah lahan, Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya hilirisasi dan pengelolaan pasca panen agar harga di tingkat\u00a0petani\u00a0tetap stabil saat terjadi puncak panen raya.<\/p>\n<p>\u201cKita harus sadari bersama, tantangan ke depan adalah ke mana hasil panen ini akan dibawa saat mencapai puncaknya. Kita perlu menyediakan fasilitas pengolahan pasca panen dan memfasilitasi pengusaha peternak untuk menyerap langsung hasil dari kelompok tani. Kami berharap\u00a0Bulog\u00a0terus memfasilitasi agar petani tidak kesulitan menjual hasil panennya, sehingga kesejahteraan mereka benar-benar meningkat,\u201d tegas Indah Damayanti Putri.<\/p>\n<p>Wagub juga mengingatkan para pendamping petani untuk terus mengedukasi penggunaan\u00a0pupuk\u00a0yang bijak.<\/p>\n<p>Penggunaan pupuk yang tidak berlebihan sangat krusial untuk menjaga kesuburan tanah agar tetap produktif bagi generasi mendatang.<\/p>\n<h3>Pendampingan Bhabinkamtibmas dan Sinergi Berkelanjutan<\/h3>\n<p>Keberhasilan panen di Kuartal I ini tidak lepas dari peran aktif\u00a0Bhabinkamtibmas\u00a0yang melaksanakan pendampingan langsung kepada 20 kelompok tani binaan Polri.<\/p>\n<p>Kelompok tani ini menjadi mitra strategis dalam memastikan\u00a0program ketahanan pangan\u00a0berjalan sesuai rencana, mulai dari penanaman hingga masa panen.<\/p>\n<p>Sebagai langkah keberlanjutan,\u00a0Polda\u00a0NTB berencana menggelar koordinasi dan evaluasi ketahanan pangan pada minggu depan. Akan melibatkan seluruh unsur terkait guna mengoptimalkan produksi jagung di sepanjang tahun 2026.<\/p>\n<p>Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan\u00a0sosial\u00a0kepada Kelompok Tani Gunungsari, prosesi\u00a0panen jagung\u00a0secara simbolis oleh para tamu undangan. Serta sesi Zoom Meeting bersama Mabes Polri untuk melaporkan hasil\u00a0panen raya jagung\u00a0serentak secara nasional.<\/p>\n<p>Dengan\u00a0sinergi\u00a0yang kuat antara pemerintah, aparat\u00a0keamanan, dan masyarakat tani, NTB optimis dapat terus berkontribusi sebagai lumbung jagung nasional yang memiliki daya saing tinggi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013\u00a0Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)\u00a0kembali menegaskan posisinya&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":32795,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-32793","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32793","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32793"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32793\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32794,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32793\/revisions\/32794"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32795"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32793"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32793"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32793"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}