{"id":32784,"date":"2026-01-09T13:45:49","date_gmt":"2026-01-09T05:45:49","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=32784"},"modified":"2026-01-09T05:45:51","modified_gmt":"2026-01-09T05:45:51","slug":"bhabinkamtibmas-labuapi-ajak-warga-manfaatkan-lahan-kosong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/01\/09\/bhabinkamtibmas-labuapi-ajak-warga-manfaatkan-lahan-kosong\/","title":{"rendered":"Bhabinkamtibmas Labuapi Ajak Warga Manfaatkan Lahan Kosong"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"1\"><strong>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013<\/strong>\u00a0Dalam upaya mendukung penuh program kedaulatan\u00a0pangan\u00a0yang dicanangkan pemerintah pusat, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek)\u00a0Labuapi,\u00a0Polres Lombok Barat, terus mengintensifkan pendampingan kepada masyarakat\u00a0petani\u00a0di tingkat\u00a0desa. Langkah konkret ini diwujudkan melalui aksi sosialisasi dan edukasi langsung di lapangan yang menyasar pemanfaatan lahan-lahan produktif milik\u00a0warga.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"2\">Pada Jumat, 9 Januari 2026, personel\u00a0Bhabinkamtibmas\u00a0Desa Terong Tawah, Bripka S. Huda, melaksanakan kegiatan\u00a0sambang desa\u00a0yang difokuskan di Dusun Terong Tawah Timur. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA ini bertujuan untuk mengajak masyarakat mengoptimalkan setiap jengkal tanah yang dimiliki, baik berupa lahan\u00a0pertanian\u00a0maupun\u00a0pekarangan rumah, guna memperkuat\u00a0ketahanan pangan\u00a0keluarga dan nasional.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"3\"><b data-path-to-node=\"3\" data-index-in-node=\"0\">Edukasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan dan Area Kosong<\/b><\/h3>\n<p data-path-to-node=\"4\">Kehadiran\u00a0Polri\u00a0di tengah area pertanian tersebut bukan sekadar melakukan\u00a0pengamanan, melainkan berperan sebagai fasilitator antara kebijakan pemerintah dan implementasi di masyarakat. Bripka S. Huda meninjau langsung sejumlah\u00a0lahan produktif\u00a0serta berdialog dengan para tokoh masyarakat dan pemilik lahan. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya mengubah lahan yang selama ini terbengkalai atau hanya ditumbuhi rumput liar menjadi area tanam yang menghasilkan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"5\">Fokus utama edukasi ini adalah penanaman tanaman pangan produktif seperti palawija, sayur-mayur, hingga tanaman\u00a0hortikultura\u00a0lainnya yang memiliki masa\u00a0panen\u00a0relatif singkat. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah, warga diharapkan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada\u00a0pasar\u00a0untuk memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari, melainkan dapat memanen hasil jerih payah sendiri.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\">Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung program\u00a0ketahanan\u00a0pangan merupakan instruksi langsung untuk memastikan masyarakat tetap produktif. Menurutnya, ketahanan pangan yang kuat di tingkat desa akan menjadi fondasi utama bagi stabilitas ekonomi nasional yang lebih luas.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\">\u201cKami hadir untuk memastikan program\u00a0ketahanan pangan nasional\u00a0benar-benar menyentuh lapisan terbawah, yaitu keluarga di pedesaan. Kami mendorong warga untuk memanfaatkan lahan kosong atau pekarangan rumah agar lebih produktif. Minimal, hasilnya bisa untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sendiri sebelum kemudian dikembangkan secara ekonomi,\u201d ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa saat memberikan keterangan resminya.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"8\"><b data-path-to-node=\"8\" data-index-in-node=\"0\">Mendengar Aspirasi dan Kendala Petani Lokal<\/b><\/h3>\n<p data-path-to-node=\"9\">Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi Polri untuk menyerap aspirasi dari para petani. Dialog dua arah terjalin saat warga menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi di lapangan, mulai dari masalah ketersediaan\u00a0pupuk, sistem irigasi, hingga tantangan hama yang kerap mengganggu produktivitas hasil tanam.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"10\">Bhabinkamtibmas mencatat setiap keluhan tersebut sebagai bahan koordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait, termasuk\u00a0penyuluh pertanian lapangan\u00a0(PPL) di tingkat kecamatan. Koordinasi yang baik ini diharapkan dapat menjaga semangat warga untuk terus bertani dengan teknik yang lebih efektif dan efisien.\u00a0Kemandirian pangan\u00a0di tingkat desa dinilai sangat krusial, mengingat dinamika ekonomi yang terkadang menyebabkan fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"11\"><b data-path-to-node=\"11\" data-index-in-node=\"0\">Antusiasme Warga dan Dampak Positif Ekonomi Mandiri<\/b><\/h3>\n<p data-path-to-node=\"12\">Kegiatan yang berlangsung di Desa Terong Tawah ini mendapatkan respons positif dari warga setempat. Banyak pemilik lahan yang menyambut baik ajakan Kepolisian untuk lebih aktif mengelola tanah mereka. Antusiasme ini terlihat dari diskusi hangat mengenai jenis tanaman apa yang paling cocok dengan karakteristik tanah di Dusun Terong Tawah Timur agar memberikan hasil maksimal.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"13\">Melalui program pendampingan ini, Polri berharap tercipta kesadaran kolektif bahwa kemandirian pangan adalah tanggung jawab bersama.\u00a0Pemanfaatan lahan\u00a0yang maksimal tidak hanya akan menjamin ketersediaan pangan yang sehat dan segar, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga melalui penghematan pengeluaran rumah tangga.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"14\">Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi terpantau sangat aman dan kondusif.\u00a0Polsek Labuapi\u00a0berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pemanfaatan lahan di wilayahnya secara berkelanjutan. Upaya ini merupakan bentuk\u00a0sinergi\u00a0antara kepolisian, masyarakat, dan pemerintah desa dalam mewujudkan lingkungan yang mandiri, sejahtera, dan tangguh pangan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013\u00a0Dalam upaya mendukung penuh program kedaulatan\u00a0pangan\u00a0yang dicanangkan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":32786,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-32784","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32784","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32784"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32784\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32785,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32784\/revisions\/32785"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32786"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32784"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32784"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32784"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}