{"id":32712,"date":"2026-01-08T14:01:38","date_gmt":"2026-01-08T06:01:38","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=32712"},"modified":"2026-01-08T06:01:39","modified_gmt":"2026-01-08T06:01:39","slug":"polri-dorong-ketahanan-pangan-di-lembahsari-lombok-barat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/01\/08\/polri-dorong-ketahanan-pangan-di-lembahsari-lombok-barat\/","title":{"rendered":"Polri Dorong Ketahanan Pangan di Lembahsari Lombok Barat"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"3\"><strong>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013<\/strong>\u00a0Ketahanan pangan\u00a0nasional kini menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Republik Indonesia yang memerlukan dukungan dari berbagai lapisan instansi, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Di tingkat kewilayahan, peran\u00a0Bhabinkamtibmas\u00a0menjadi sangat krusial sebagai ujung tombak dalam mengedukasi masyarakat untuk memaksimalkan potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar mereka.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Langkah konkret ini terlihat jelas di wilayah hukum\u00a0Polres Lombok Barat, tepatnya di\u00a0Desa\u00a0Lembahsari. Pada Kamis (8\/1), jajaran Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan sambang\u00a0warga\u00a0yang bertujuan untuk mendorong pemanfaatan\u00a0lahan produktif. Kegiatan yang berpusat di Dusun Lendang Re ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan sebuah misi strategis untuk memperkuat kedaulatan\u00a0pangan\u00a0dari level rumah tangga.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"5\">Edukasi Pemanfaatan Lahan di Dusun Lendang Re<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"6\">Personel Bhabinkamtibmas Desa Lembahsari turun langsung ke tengah perkebunan untuk berdialog dengan para\u00a0petani\u00a0dan pemilik lahan. Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan edukasi mengenai cara mengelola lahan tidur atau lahan yang belum terpakai agar menjadi area tanam yang menghasilkan. Fokus utama dari sosialisasi ini adalah penanaman komoditas sayuran esensial yang sangat dibutuhkan dalam kebutuhan dapur sehari-hari namun seringkali mengalami fluktuasi harga di\u00a0pasar.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\">Jenis tanaman seperti\u00a0cabai, terong, dan tomat menjadi komoditas unggulan yang disarankan untuk ditanam. Selain karena masa\u00a0panen\u00a0yang relatif cepat, komoditas ini memiliki nilai guna yang sangat tinggi, baik untuk memenuhi kebutuhan konsumsi internal keluarga guna menekan pengeluaran, maupun untuk dijual kembali sebagai penopang\u00a0ekonomi lokal. Kehadiran\u00a0polisi\u00a0di tengah ladang ini memberikan semangat baru bagi warga untuk lebih produktif dalam mengolah tanah mereka.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"8\">Komitmen Polsek Batulayar dalam Program Nasional<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"9\">Kapolsek\u00a0Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian dalam pendampingan sektor\u00a0pertanian\u00a0ini merupakan implementasi dari peran Polri sebagai pelindung dan pengayom yang juga peduli terhadap kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat. Menurutnya,\u00a0ketahanan\u00a0pangan yang kuat di tingkat desa akan menciptakan stabilitas nasional yang lebih baik.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"10\">Dalam keterangannya, AKP I Putu Krisna Varananda menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari instruksi pimpinan Polri untuk mendukung penuh\u00a0swasembada pangan. \u201cKami melalui personel di lapangan, khususnya Bhabinkamtibmas, terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya\u00a0kemandirian pangan.\u00a0Pemanfaatan lahan\u00a0produktif di\u00a0pekarangan rumah\u00a0maupun lahan kosong adalah solusi efektif dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini,\u201d ujar AKP I Putu Krisna Varananda.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\">Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan\u00a0program pemerintah\u00a0pusat benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke tingkat dusun. \u201cKami ingin masyarakat tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen, minimal untuk kebutuhan mereka sendiri. Dengan menanam cabai atau tomat sendiri, warga akan lebih tangguh dalam menghadapi kenaikan harga pangan di pasar,\u201d tambahnya.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"12\">Dampak Berkelanjutan bagi Stabilitas Ekonomi Desa<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"13\">Selain memberikan dampak ekonomi, kegiatan sambang ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan warga. Dengan terjalinnya komunikasi yang harmonis, pesan-pesan terkait\u00a0keamanan dan ketertiban masyarakat\u00a0(Kamtibmas) juga dapat tersampaikan dengan lebih humanis. Ketahanan pangan dinilai berkaitan erat dengan ketahanan\u00a0sosial; ketika kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, maka potensi gangguan\u00a0keamanan\u00a0akibat tekanan ekonomi dapat diminimalisir.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"14\">Hingga saat ini, program\u00a0pemanfaatan lahan kosong\u00a0di Desa Lembahsari menunjukkan progres yang positif. Banyak warga mulai menyadari bahwa lahan sekecil apa pun memiliki potensi jika dikelola dengan teknik pertanian yang tepat. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus memantau dan mendampingi perkembangan lahan-lahan produktif ini sebagai bagian dari prosedur berkelanjutan di wilayah binaan mereka.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"15\">Dengan adanya\u00a0sinergi\u00a0yang kuat antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat Desa Lembahsari, diharapkan wilayah ini dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di\u00a0Lombok\u00a0Barat dalam hal kemandirian pangan. Inisiatif ini membuktikan bahwa peran kepolisian masa kini melampaui tugas penegakan hukum konvensional, yakni turut hadir sebagai katalisator pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di sektor-sektor fundamental.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013\u00a0Ketahanan pangan\u00a0nasional kini menjadi salah satu prioritas&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":32714,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-32712","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32712","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32712"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32712\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32713,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32712\/revisions\/32713"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32714"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32712"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32712"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32712"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}