{"id":32505,"date":"2026-01-05T11:19:22","date_gmt":"2026-01-05T03:19:22","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=32505"},"modified":"2026-01-05T03:19:25","modified_gmt":"2026-01-05T03:19:25","slug":"polsek-lembar-perkuat-ketahanan-pangan-di-lombok-barat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2026\/01\/05\/polsek-lembar-perkuat-ketahanan-pangan-di-lombok-barat\/","title":{"rendered":"Polsek Lembar Perkuat Ketahanan Pangan di Lombok Barat"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"3\"><strong>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013<\/strong>\u00a0Institusi Kepolisian Sektor (Polsek)\u00a0Lembar, di bawah naungan\u00a0Polres Lombok Barat, terus berkomitmen mendukung program strategis nasional, khususnya dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan\u00a0pangan\u00a0di tingkat akar rumput. Melalui peran aktif\u00a0Bhabinkamtibmas, pihak kepolisian kini gencar melakukan sosialisasi penguatan\u00a0ketahanan pangan\u00a0dengan menyasar masyarakat di wilayah pedesaan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Langkah nyata ini terlihat dalam kegiatan kunjungan kewilayahan yang dilaksanakan oleh personel Bhabinkamtibmas\u00a0Desa Lembar\u00a0di Dusun Kebun Bongor pada Senin (5\/1). Kegiatan tersebut bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan sebuah upaya edukatif untuk mengubah pola pikir masyarakat dalam mengelola potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar hunian mereka.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"5\">Urgensi Kemandirian Pangan di Tingkat Rumah Tangga<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"6\">Kesadaran akan pentingnya\u00a0ketahanan\u00a0pangan mandiri\u00a0menjadi fokus utama dalam sosialisasi ini. Mengingat dinamika ekonomi global yang tidak menentu, kemampuan rumah tangga untuk memproduksi pangan sendiri dianggap sebagai benteng pertahanan pertama dalam menghadapi potensi krisis. Oleh karena itu, Bhabinkamtibmas hadir memberikan motivasi agar\u00a0warga\u00a0tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen dalam skala kecil.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\">Kapolsek Lembar, Ipda Ruslan, S.H., menegaskan bahwa kehadiran\u00a0Polri\u00a0di tengah masyarakat bertujuan untuk memastikan\u00a0program pemerintah\u00a0tersampaikan dengan baik hingga ke pelosok\u00a0desa. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan pilar stabilitas\u00a0keamanan wilayah\u00a0yang saling berkaitan erat satu sama lain.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\">\u201cKami menginstruksikan seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk terus mendampingi warga dalam memaksimalkan potensi lokal. Tujuan utama kami adalah menciptakan\u00a0kemandirian pangan\u00a0yang dimulai dari tingkat rumah tangga, sehingga masyarakat memiliki daya tahan yang kuat terhadap fluktuasi harga kebutuhan pokok di\u00a0pasar,\u201d ujar Ipda Ruslan dalam keterangan resminya.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"9\">Optimalisasi Lahan Tidur Menjadi Lahan Produktif<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"10\">Salah satu poin krusial yang ditekankan dalam pertemuan di Dusun Kebun Bongor adalah\u00a0pemanfaatan lahan\u00a0pekarangan kosong. Selama ini, banyak area terbuka di sekitar rumah warga yang dibiarkan tidak terurus atau sekadar menjadi lahan tidur. Melalui edukasi ini, petugas mendorong warga dan para\u00a0petani\u00a0untuk mengubah area tersebut menjadi \u201capotek hidup\u201d atau sumber pangan keluarga yang produktif.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\">Petugas menyarankan agar warga menanam berbagai jenis tanaman bergizi yang memiliki nilai manfaat tinggi, seperti sayur-mayur, umbi-umbian, hingga tanaman obat. Dengan pengelolaan yang tepat, lahan yang sempit sekalipun dapat menghasilkan produk pangan berkualitas yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi harian keluarga tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pasokan luar.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">Ipda Ruslan, S.H., menambahkan bahwa langkah ini juga memiliki dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat setempat. Beliau menekankan bahwa efisiensi pengeluaran rumah tangga dapat tercapai jika kebutuhan dasar pangan sudah tersedia di halaman rumah sendiri.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"13\">\u201cKami memberikan edukasi serta dorongan kepada warga dan para petani untuk lebih produktif dalam mengelola aset yang dimiliki. Fokus utama arahan tersebut adalah pemanfaatan\u00a0lahan pekarangan\u00a0kosong agar dapat dikelola secara optimal menjadi sumber pangan mandiri. Jika setiap rumah tangga mampu memproduksi sayur atau kebutuhan pokok sendiri, maka ketahanan ekonomi warga akan lebih stabil,\u201d jelasnya.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"14\">Diversifikasi Melalui Budidaya Ternak Skala Kecil<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"15\">Selain sektor\u00a0pertanian, sosialisasi ini juga menyentuh aspek diversifikasi pangan melalui budidaya ternak. Masyarakat dimotivasi untuk mulai mengembangkan peternakan skala kecil, seperti unggas atau budidaya ikan dalam ember, sebagai upaya melengkapi pemenuhan kebutuhan protein keluarga. Pola integrasi antara pertanian dan peternakan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pangan yang berkelanjutan di Desa Lembar.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\">Petugas di lapangan memberikan panduan praktis mengenai cara memulai budidaya sederhana yang tidak memerlukan modal besar namun memberikan hasil nyata. Pendekatan persuasif ini disambut baik oleh warga yang mulai menyadari bahwa keterbatasan lahan bukanlah penghalang untuk tetap produktif di tengah keterbatasan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"17\">\u201cMasyarakat juga dimotivasi untuk mulai mengembangkan budidaya ternak skala kecil sebagai upaya melengkapi pemenuhan kebutuhan protein keluarga. Kami ingin warga memiliki kemandirian, sehingga ke depannya Dusun Kebun Bongor dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam hal\u00a0swasembada pangan\u00a0tingkat desa,\u201d tutup Ipda Ruslan.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"18\">Dengan adanya\u00a0sinergi\u00a0antara\u00a0Polri dan masyarakat\u00a0dalam\u00a0program ketahanan pangan\u00a0ini, diharapkan kesejahteraan warga Desa Lembar dapat meningkat seiring dengan terciptanya lingkungan yang produktif dan mandiri. Kegiatan ini rencananya akan terus dilakukan secara berkesinambungan di berbagai dusun lainnya di wilayah hukum\u00a0Polres\u00a0Lombok\u00a0Barat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat,\u00a0NTB\u00a0\u2013\u00a0Institusi Kepolisian Sektor (Polsek)\u00a0Lembar, di bawah naungan\u00a0Polres&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":32507,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-32505","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32505","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32505"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32505\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32506,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32505\/revisions\/32506"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32507"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32505"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32505"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32505"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}