{"id":30092,"date":"2025-11-26T17:58:53","date_gmt":"2025-11-26T09:58:53","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=30092"},"modified":"2025-11-26T09:58:54","modified_gmt":"2025-11-26T09:58:54","slug":"hut-polairud-ke-75-personel-larung-bunga-sebagai-tanda-pengabdian-tanpa-henti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2025\/11\/26\/hut-polairud-ke-75-personel-larung-bunga-sebagai-tanda-pengabdian-tanpa-henti\/","title":{"rendered":"HUT Polairud ke-75, Personel Larung Bunga sebagai Tanda Pengabdian Tanpa Henti"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Jakarta \u2013 Langit pagi yang bersih dan laut tenang di kawasan Teluk Jakarta, Selasa pagi (25\/11\/2025), rangkaian acara tabur bunga pun digelar sebagai bagian dari peringatan ke-75 tahun Korpolairud Baharkam Polri (Korps Kepolisian Perairan dan Udara). Acara berlangsung khidmat dengan hadirnya jajaran Polairud, sekaligus meneguhkan komitmen menjaga keutuhan wilayah laut Indonesia.<\/p>\n<p>Mekanik Kepulisan Madya Tk. III Baharkam Polri, Kombes Pol Dr I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, menjelaskan makna mendalam di balik kegiatan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKegiatan tabur bunga di laut ini bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, ini adalah bentuk penghormatan kami kepada para pahlawan laut dan udara, serta janji kami bahwa keamanan perairan akan tetap kami kawal sebaik mungkin,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Pria berdarah Bali sapaan Kombes Dewa Wijaya itu, memang memiliki rekam jejak karier yang panjang dan menarik di lingkup Polri. Di antaranya pengalaman menjadi Penerbng Polri di polisi udara, Kanit tipikor, kasat reskrim soetta, kapolsek serpong, Kasat reskrim Tangerang, Kasat Rolda Polairud Polda NTB selama 5 Tahun, kasubagjianstra Astamaops dan akhirnya Kembali ke Polisi Udara, pengamanan perairan dan udara, serta gelar akademis S3 yang dimilikinya.<\/p>\n<p>Dimulai dengan pembukaan upacara Tabur bunga di geladak kapal, oleh Kakor polairud Baharkam Polri ditemani Pejabat utama Polarud Baharkam Serta anggota, penghormatan dan mengheningkan cipta sejenak untuk mengenang jasa para pahlawan yang mengabdi di wilayah laut dan udara. Setelah itu dilanjutkan pelarungan bunga ke laut sebagai simbol penghormatan dan penyegaran komitmen.<\/p>\n<p>\u201cLaut adalah bagian dari ruang pengabdian kami \u2014 bukan hanya menjaga lalu lintas laut dan potensi kejahatan laut, tapi juga menjaga harkat dan martabat Indonesia di tiap gelombang,\u201d ujar Kombes Dewa Wijaya.<\/p>\n<p>Dalam momentum HUT ke-75 itu, Korpolairud Baharkam Polri menggunakan tema yang mengajak seluruh jajaran, untuk terus menguatkan sinergi dengan masyarakat pesisir dan lembaga kemaritiman.<br \/>\n\u201cSemangat kami: Polairud Presisi menuju Indonesia Emas 2045,\u201d demikian salah satu slogan yang diangkat dalam rangkaian acara.<\/p>\n<p>Menurut Kombes Dewa Wijaya, acara seperti itu penting agar publik tahu jika tugas Polairud bukan hanya patroli atau penegakan hukum semata, tetapi juga penghormatan terhadap sejarah dan pengabdian.<\/p>\n<p>\u201cSetiap tabur bunga adalah ungkapan terima kasih, dan di saat yang sama, pengingat bahwa tugas kami tidak pernah selesai,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Melalui gelaran tabur bunga di laut tersebut, Korpolairud Baharkam Polri menegaskan kembali posisi mereka sebagai penjaga, sekaligus pelayan publik di wilayah laut dan udara. Dengan pengalaman dan dedikasi para perwira seperti Kombes Dewa Wijaya, harapan besar pun tertuju agar ke depan Polairud semakin kuat, sinergis, dan hadir nyata di tengah masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Jakarta \u2013 Langit pagi yang bersih dan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":30094,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-30092","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30092","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30092"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30092\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30093,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30092\/revisions\/30093"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30094"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30092"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30092"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30092"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}