{"id":2753,"date":"2024-12-08T06:14:50","date_gmt":"2024-12-08T06:14:50","guid":{"rendered":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/?p=2753"},"modified":"2024-12-08T06:14:50","modified_gmt":"2024-12-08T06:14:50","slug":"kryd-polsek-sekotong-patroli-malam-untuk-keamanan-ternak-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/2024\/12\/08\/kryd-polsek-sekotong-patroli-malam-untuk-keamanan-ternak-warga\/","title":{"rendered":"KRYD Polsek Sekotong: Patroli Malam untuk Keamanan Ternak Warga"},"content":{"rendered":"<p><strong>Lombok Barat, 8 Desember 2024<\/strong> \u2013 Dalam rangka menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Sekotong, Polres Lombok Barat, Polda NTB, terus meningkatkan patroli rutin dengan melibatkan seluruh anggotanya. Kegiatan yang dikenal dengan istilah Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) ini dilaksanakan pada Minggu, 8 Desember 2024, mulai pukul 01.15 WITA hingga selesai. Lokasi kegiatan patroli kali ini terfokus di Dusun Gili Genting, Desa Persiapan Pesisir Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.<\/p>\n<h3>Sasaran Utama Patroli<\/h3>\n<p>Patroli ini memiliki dua sasaran utama, yakni <em>kandang kumpul<\/em> peliharaan hewan ternak sapi milik warga dan upaya pencegahan tindak kriminalitas, terutama tiga jenis kejahatan yang sering terjadi di wilayah ini, yaitu pencurian, perampokan, dan kekerasan (3C). Menurut Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., Kapolsek Sekotong, kegiatan patroli ini bertujuan untuk meminimalisir segala bentuk gangguan Kamtibmas yang berpotensi terjadi pada jam rawan.<\/p>\n<p>\u201cPatroli rutin yang kami tingkatkan ini kami laksanakan dengan fokus pada jam-jam rawan, terutama di tempat-tempat yang menjadi potensi sasaran tindak kriminal. Kami juga menyambangi kandang hewan ternak warga untuk memastikan bahwa tidak ada kejadian yang merugikan masyarakat,\u201d ujar Iptu I Ketut Suriarta.<\/p>\n<h3>Waktu dan Lokasi Patroli<\/h3>\n<p>Pada pukul 01.15 WITA, personel yang dipimpin oleh Ka Spk I Polsek Sekotong, Aiptu Tri Buana, memulai patroli. Mereka mengunjungi kawasan-kawasan yang dianggap rawan, termasuk kandang sapi yang sering menjadi sasaran pencurian atau gangguan lainnya. Peternakan sapi menjadi target karena nilai ekonomi yang cukup tinggi dari ternak tersebut, sehingga rentan terhadap tindakan kriminal.<\/p>\n<p>\u201cDengan melaksanakan patroli pada jam-jam rawan ini, kami berharap dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama mereka yang memiliki hewan ternak. Kami juga memberikan edukasi agar warga tetap waspada dan menjaga lingkungan mereka,\u201d tambah Aiptu Tri Buana.<\/p>\n<h3>Pemberian Himbauan Kepada Masyarakat<\/h3>\n<p>Selain patroli rutin, kegiatan ini juga mencakup upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar. Personel Polsek Sekotong tidak hanya melakukan patroli fisik, tetapi juga memberikan himbauan secara langsung kepada warga setempat. Himbauan tersebut meliputi pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan selalu berhati-hati terhadap perubahan cuaca yang ekstrem.<\/p>\n<p>\u201cPerubahan cuaca ekstrem bisa terjadi kapan saja. Oleh karena itu, kami mengimbau warga untuk selalu siap menghadapi kemungkinan buruk dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan bersama,\u201d ungkap Iptu Suriarta.<\/p>\n<h3>Hasil dan Dampak Positif Kegiatan Patroli<\/h3>\n<p>Kegiatan patroli ini berjalan dengan lancar dan berakhir dengan situasi yang kondusif. Kehadiran petugas kepolisian di tengah-tengah masyarakat memberi dampak positif yang signifikan. Warga merasa lebih aman dan nyaman karena adanya penjagaan pada jam-jam rawan, yang biasanya menjadi waktu rawan terjadinya kejahatan.<\/p>\n<p>\u201cMasyarakat di sini sangat mengapresiasi kehadiran polisi yang rutin mengunjungi daerah kami, terutama pada malam hari. Ini membuat kami merasa lebih aman, terutama bagi mereka yang memiliki ternak,\u201d ujar salah satu warga Dusun Gili Genting yang enggan disebutkan namanya.<\/p>\n<p>Kehadiran patroli ini turut memberikan dampak langsung terhadap terciptanya situasi Kamtibmas yang lebih kondusif di wilayah hukum Polsek Sekotong. Masyarakat pun semakin sadar akan pentingnya peran aktif dalam menjaga lingkungan, serta berkoordinasi dengan pihak kepolisian.<\/p>\n<h3>Tindak Lanjut dan Evaluasi<\/h3>\n<p>Kapolsek Sekotong menekankan bahwa kegiatan patroli ini bukanlah kegiatan yang hanya dilakukan sekali saja. Patroli akan terus dilaksanakan secara rutin, terutama pada waktu-waktu rawan, untuk menjaga agar situasi keamanan tetap terkendali.<\/p>\n<p>\u201cKami akan terus melakukan patroli secara intensif, tidak hanya di Dusun Gili Genting, tetapi juga di wilayah lain yang menjadi perhatian. Kami juga akan terus meningkatkan kerjasama dengan masyarakat untuk mewujudkan situasi yang aman dan nyaman,\u201d tambah Iptu I Ketut Suriarta.<\/p>\n<p>Selain itu, petugas juga akan terus memantau perkembangan situasi dan melakukan evaluasi untuk memastikan bahwa kegiatan yang dilakukan tepat sasaran dan efektif dalam mengurangi tindak kriminalitas.<\/p>\n<p>Patroli rutin yang ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan oleh Polsek Sekotong di wilayah Dusun Gili Genting Desa Persiapan Pesisir Mas, Kecamatan Sekotong, terbukti efektif dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.<\/p>\n<p>Dengan adanya patroli pada jam-jam rawan, masyarakat merasa lebih terlindungi, terutama dalam menjaga hewan ternak mereka dari ancaman kejahatan. Selain itu, himbauan-himbauan yang diberikan oleh petugas kepolisian turut meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan bersama.<\/p>\n<p>Ke depannya, diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlangsung dan semakin mempererat hubungan antara pihak kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lombok Barat, 8 Desember 2024 \u2013 Dalam rangka&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2753","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2753","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2753"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2753\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2754,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2753\/revisions\/2754"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2753"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2753"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hukrim.kuak.web.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2753"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}